<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738</id><updated>2011-11-27T15:58:18.675-08:00</updated><category term='Islam'/><category term='khusyu saat sholat'/><category term='azab meninggalkan sembahyang'/><category term='Surga Allah'/><category term='kecantikan'/><category term='Si Miskin dan Si Kaya'/><category term='neraka dan surga'/><category term='Hari Aasyura'/><category term='kisah taulada'/><category term='siapa setan yang sebenarnya'/><category term='rahasia khusyu dalam sembahyang'/><category term='Surga Firdaus'/><category term='7 kalimat sehari-hari'/><category term='pandangan islam tentang Valentine&apos;s Day'/><category term='sejarah setan'/><category term='setan dan iblis'/><category term='keutamaan syukur'/><category term='perilaku setan'/><category term='valentine&apos;s day'/><category term='Kisah tauladan'/><category term='tips islami'/><category term='wanita'/><category term='Sunnah Rasul SAW'/><category term='sebuah tulisan di pintu surga'/><category term='tips'/><category term='tentang setan dan iblis'/><category term='soleha'/><category term='pintu'/><category term='agama'/><category term='Puasa 10 Muharram'/><category term='permohonan si miskin dan si kaya'/><category term='tips menghafal al-qur&apos;an'/><category term='kelembutan wanita'/><category term='islami'/><category term='khasiat ayat kursi'/><category term='hukum hari valentine&apos;s day'/><category term='Hari Kasih Sayang'/><category term='ayat kursi menjelang tidur'/><category term='hikmah'/><title type='text'>Komunitas Islami - Moslem Community</title><subtitle type='html'>Menjelaskan tentang Kemurnian dan Kebenaran Islam, disertai artikel dan bukti mengenai perjalanan yang ditempuh anak manusia Dunia-Akhirat</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>70</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-7662343108877210808</id><published>2011-03-16T00:24:00.000-07:00</published><updated>2011-03-16T00:34:06.834-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surga Firdaus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips menghafal al-qur&apos;an'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surga Allah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sunnah Rasul SAW'/><title type='text'>Mengintip Surga Lewat Al-Qur'an dan Sunnah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Apa Sih Surga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-C7EFB2371gY/TYBm49eX6pI/AAAAAAAAA90/b5FxLXvDCuo/s1600/emanmedia_net_islamic_lights.5elui4gkmnk8s8gow4k48kkow.2ob3lob1nvsw4440kcosg0wg8.th.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 241px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-C7EFB2371gY/TYBm49eX6pI/AAAAAAAAA90/b5FxLXvDCuo/s320/emanmedia_net_islamic_lights.5elui4gkmnk8s8gow4k48kkow.2ob3lob1nvsw4440kcosg0wg8.th.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584576666700081810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Surga itu adalah tempat kenikmatan yang kekal sempurna yang tidak ada didalamnya kekurangan sama sekali. Ia disediakan ALLAH bagi mereka yang mentaati Perintah-Nya dan tidak mengingkari Kebenaran yang dibawa Rasul-Rasul-Nya, yakni orang-orang yang beramal shaleh semasa hidup didunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kenikmatan didunia yang dapat menandingi kenikmatan yang disediakan ALLAH didalamnya. ALLAH SWT didalam hadits Qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari dari Abu Hurairah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shaleh segala sesuatu yang tidak pernah terlihat oleh mata, tidak pernah terdengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia"&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah bersabda, 'bacalah jika kalian mau"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seorang pun tidak mengetahuinya apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan" (QS As Sajdah :17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disurga manusia tidak pernah merasa susah atau capek-capek. Tidak ada kebosanan serta usaha yang keras, sebab kerja keras sudah dilakukan semasa di Dunia dengan berjuang sekuat-kuatnya mempertahankan iman dan ketaqwaan kepada ALLAH. Di surga tinggal memetik hasilnya saja, hasil dari amal-amal kita semasa hidup didunia. Kita disana tidak akan pernah menjadi tua dan tidak pernah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul SAW bersabda :"Diserukan oleh orang yang menyerukan 'wahai penduduk surga, sesungguhnya untukmu adalah kesehatan, maka kamu tidak akan sakit selamanya. Untuk kamu adalah kehidupan, maka kamu tidak pernah mati selama-lamanya. Untuk kamu selalu muda, maka kamu tidak akan tua selama-lamanya. Untuk kamu selalu bersenang-senang, maka kamu tidak akan susah selama-lamanya....dan seterusnya." (HR. Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur'an ALLAH SWT menerangkan :&lt;br /&gt;"Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan" (QS. Annisa:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"....Dan diserukan kepada mereka: 'ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.'"(QS. Al-Aaraf:43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga 'Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar"(QS.At-Taubah:72)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi ayat-ayat didalam Al-Qur'an yang menerangkan tentang Surga ini. Diantaranya Al-Baqarah 25, Al-Furqan 10, Al-Hajj 14, Alhajj 23, Al-Aaraf 46, At-Taubah 100, Ath Thalaaq 11, Al-Kahfi 31, Ath Thuur 17, Ath Thuur 23, Al Fath 5, Al Fath 17, Al Ahqaaf 14, Al Jaatsiyah 30, Az Zukhruf 73, dan ada banyak lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam Hadits Rasulullah juga menerangkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahwa penduduk surga itu saling melihat orang yang berada dikamar di atas mereka, sebagaimana kamu melihat bintang-bintang yang ada diufuk timur maupun barat dikarenakan kurang-lebihnya diantara mereka. Para sahabat bertanya, 'Ya Rasul, itu adalah tempat para Nabi, yang tidak akan dicapai kecuali mereka?'. Nabi SAW menjawab 'tidak! demi Tuhan yang diriku dalam kekuasaan-Nya, mereka itu laki-laki yang beriman kepada ALLAH dan membenarkan para utusan". (HR Imam Bukhari-Muslim dari Abu Sa'id Al-Khudri ra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tingkatan-tingkatan Surga dan Penghuninya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-q-5H8q3qovg/TYBm4zbB1XI/AAAAAAAAA98/pAHYBMNVgjg/s1600/surga.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 226px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-q-5H8q3qovg/TYBm4zbB1XI/AAAAAAAAA98/pAHYBMNVgjg/s320/surga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584576664001697138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa beriman kepada ALLAH dan Rasul-Nya dan mendirikan shalat serta berpuasa di bulan Ramadhan, maka wajib bagi ALLAH untuk memasukkannya ke dalam surga. Dan orang yang berjihad dijalan ALLAH atau duduk di negerinya dimana ia dilahirkan. Maka sahabat berkata : 'Ya Rasulullah, tidakkah kamu beritakan kepada orang-orang?" Rasul SAW menjawab : "Sesungguhnya di dalam surga ada seratus tingkatan yang disediakan ALLAH bagi orang-orang yang berjihad di jalan ALLAH, jarak antara dua tingkatan seperti antara langit dan bumi. Maka apabila kamu memohon kepada ALLAH, mohonlah (surga) Firdaus kepada-Nya, karena ia terletak ditengah surga-surga yang tertinggi'. Saya rasa beliau mengucapkan :'Dan diatas-Nya ada Arsy Ar-Rahman dan dari situ dipancarkan sungai-sungai surga". (HR. Bukhari dari Abu Hurairah ra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain dijelaskan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya penghuni tingkatan-tingkatan yang tinggi bisa terlihat orang-orang dibawah mereka sebagaimana kalian melihat bintang yang naik di cakrawala langit, dan sesungguhnya Abu Bakar dan Umar termasuk dari mereka dan keduanya bersenang-senang". (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban, dari Abi Said).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Al-Qurthubi, bahwa kamar-kamar disurga itu berbeda-beda dalam ketinggian dan sifatnya sesuai dengan perbedaan amal-amal para penghuninya. Sebagiannya lebih tinggi dan mulia dari pada sebagian yang lain. Penghuni tingkatan yang tinggi berada dalam kenikmatan yang lebih tinggi dari pada orang-orang yang dibawah mereka. ALLAH telah menyebutkan bahwa Dia menyediakan dua surga bagi orang-orang yang takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan bagi yang takut saat menghadap Tuhannya ada dua surga". (QS Ar-Rahman:46).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan selain dari dua surga itu ada dua syurga lagi” (QS Ar Rahman:62)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ibnu Abbas dan Abu Musa Al-Asy’ari, bahwa dua surga yang pertama itu disediakan ALLAH untuk para muqaribbin. Sedangkan dua surga yang dibawahnya diperuntukkan mereka dari golongan kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan keduanya terkait dengan sifat yang ada didalamnya. Seperti Firman ALLAH :&lt;br /&gt;“Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang mengalir” (QS. Ar Rahman 50), sedangkan dua surga yang dibawahnya :&lt;br /&gt;“Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang memancar” (QS. Ar Rahman:66).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga mengenai buah-buahan yang ada didalamnya. Dalam dua surga yang pertama terdapat macam-macam : “… buah-buahan yang berpasangan” (QS Ar Rahman: 52), sedangkan dua surga dibawahnya hanya disebutkan : “ada (macam-macam buah-buahan dan kurma serta delima". (QS. Ar Rahman: 68).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dua surga pertama ALLAH berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat” (QS Ar Rahman:54).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dua surga dibawahnya ALLAH menerangkan :&lt;br /&gt;“Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah” (QS Ar Rahman :76).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya disebutkan pula mengenai sifat-sifat bidadari yang ada didalamnya. Dalam dua surga yang pertama, ALLAH menyebutkan : “Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan” (QS Ar Rahman : 58). Sedangkan bidadari yang ada dalam dua surga dibawahnya disebutkan ALLAH : “Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang baik- baik lagi cantik-cantik” (QS Ar Rahman:70).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai derajat surga yang paling rendah dan paling tinggi, Rasulullah SAW menyebutkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Musa bertanya kepada Tuhannya : ‘siapakah penghuni surga yang terendah derajatnya?’&lt;br /&gt;Allah menjawab : ‘ia adalah seorang anak laki-laki yang dating sesudah penghuni surga dimasukkan kesurga. Kemudian dikatakan kepadanya : ‘masuklah kedalam surga’. Maka ia berkata, ‘Ya Tuhanku, bagaimana? Orang-orang telah menempati tempat-tempat mereka dan mengambil bagian-bagian mereka?’. Maka dikatakan padanya : ‘Tidakkah engkau suka memiliki seperti kerajaan seorang raja didunia?’. Orang itu menjawab : ‘aku rela Wahai Tuhanku’ Maka ALLAH berkata : ‘bagimu kerajaan ini sepuluh kali seperti itu dan bagimu apa yang disukai oleh dirimu dan menyedapkan pandanganmu’. Orang itu berkata : ‘ Aku rela wahai Tuhanku’. Musa berkata : ‘ya Tuhanku, siapakah orang yang paling tinggi derajatnya disurga?’ ALLAH menjawab : ‘Mereka itu adalah orang-orang yang ku kehendaki, Ku-tanam kemuliaannya dengan kekuasaan-Ku dan Aku segel diatasnya. Maka ia tidak pernah terlihat oleh mata, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ibnu Katsir dalam An-Nihayah, orang yang mendapatkan derajat tertinggi di surga itu adalah Wasiilah, yang didalamnya ada kedudukan Rasulullah SAW. Jadi, mendapatkan derajat tertinggi di surga Insya ALLAH adalah Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan diantara mereka yang akan mendapatkan tingkatan tinggi di surga adalah para syuhada'. Dan yang paling utama dari syuhada’ adalah mereka yang berperang dibarisan pertama, dan mereka tidak berpaling sedikitpun hingga mereka terbunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul SAW menerangkan dalam Hadits :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Para syuhada’ yang paling utama adalah orang-orang yang berperang dibarisan pertama. Mereka tidak memalingkan wajah-wajah mereka sehingga mereka terbunuh. Mereka itu berbaring dikamar-kamar tertinggi disurga. Tuhanmu tertawa pada mereka. Apabila Tuhanmu tertawa kepada seorang hamba disuatu tempat, maka baginya tidak dikenai hisab” (HR. Imam Ahmad dan Thabrani dari Nua’im bin Hammar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga mereka yang membantu janda dan orang miskin termasuk yang mengasuh anak yatim. Demikian juga, orang tua yang karena kebaikan do’a anak-anaknya. Kesemuanya itu termasuk mereka yang mendapat derajat tinggi di surga kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Makanan dan Minuman Ahli Surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan disurga jelas saja sangat jauh berbeda dengan didunia. Disana tidak dikenal istilah kuman dan makanan yang membawa bakteri penyakit. Karena disurga tidak ada lagi yang namanya kesusahan sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sesungguhnya penghuni surga makan dan minum di dalamnya, mereka tidak meludah, tidak kencing, tidak buang air besar, dan tidak mengeluarkan ingus. Para Sahabat berkata : ‘Kemana sisa makanannya?’ Nabi SAW menjawab : ‘menjadi sendawa seperti sendawa misik’". (Shahih Muslim dari Jabir bin Abdullah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam surga kita dapat memilih makanan yang kita sukai dari buah-buahan, daging burung dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menerangkan dalam Al-Qur’an :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata. seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda. dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir. mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk. dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih. dan daging burung dari apa yang mereka inginkan. Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan". (QS Al Waaqi'ah : 15-24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim meriwayatkan hadits :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Yahudi bertanya kepada Rasul SAW, “Apakah hidangan mereka ketika masuk surga?’ Rasul Menjawab : ‘Kelebihan hati ikan’. Ia bertanya lagi : ‘Apakah makanan mereka sesudah itu?’. Nabi SAW menjawab ‘disembelih bagi mereka sapi surga yang makan dari tanamannya’. Orang itu bertanya : ‘Apakah minuman mereka sesudah itu?’ Nabi menjawab : ‘Dari mata air yang bernama Salsabil’. Orang itu berkata :’Engkau berkata benar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu minuman disurga telah ALLAH siapkan lautan air, lautan susu, lautan madu, dan sungai-sungai yang memancar dari lautan ini, sampai kepada lautan khamar. Hah khamar???????????&lt;br /&gt;Iya disurga Khamar dihalalkan. Khamar haram di dunia tapi halal di Surga (Akhirat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur’an ALLAH menerangkan :&lt;br /&gt;“Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir. (Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya". (QS. Ash Shaaffaat 45-47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka….”(QS Muhammad:47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya". (QS.Al Insaan 5-6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Para Bidadari Surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-q_R8M07cBFE/TYBnn5lDHKI/AAAAAAAAA-M/ePx1C7h8p-0/s1600/Bidadari%2BSurga.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 243px; height: 193px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-q_R8M07cBFE/TYBnn5lDHKI/AAAAAAAAA-M/ePx1C7h8p-0/s320/Bidadari%2BSurga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584577473108188322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sih yang nggak tau bidadari? Mungkin kata-kata bidadari udah akrab sekali nempel dikuping kita di kehidupan sehari-hari. Terutama lewat lagu-lagu Padi, Ada Band, . Atau lewat cerita-cerita tradisional atau cerita nenek-nenek kita yang sangat sering menyebut istilah “bidadari turun dari kayangan”. Tapi apakah sudah kenal siapa itu bidadari? Hehehe.. Yuk kenalan ama Bidadari…&lt;br /&gt;Mengenai ini kita bisa membuka Al-Qur’an surat Ad Dukhan ayat 54. Disana ALLAH menjelaskan : “demikianlah, dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai sosoknya ALLAH sudah menerangkan didalam Al-Quran dibeberapa ayat. Diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat Al-Waqi’ah 22-23.&lt;br /&gt;“Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik disini tentu tidak sama dengan versi baiknya kita didalam kehidupan dunia. Baik yang di katakan ALLAH ini tentu sesuatu yang sangat sangat baik. Soalnya ALLAH yang mengatakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat Ar Rahman 56 sampai 58 :&lt;br /&gt;“Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan Surat Ar Rahman Ayat 58 diatas, Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;“Wajah bidadari dipandang dalam penutupnya itu lebih bersih dari pada cermin. Mutiara (bidadari) yang paling sedikit itu menyinari diantara timur dan barat, yang diatasnya ada 70 lapis pakaian yang bisa tembus oleh penglihatannya. Sehingga ia bisa melihat sum-sum tulang betisnya dari belakang (karena indah)” (HR. Imam Abu Yu’la, melalui Abu Said Al-Khudri ra.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW juga menceritakan : “Andaikata seorang wanita dari wanita surga (bidadari) itu melihat ke bumi, pastilah diantara bumi penuh dengan cahaya. Dan surga itu bau-bauan". (HR. Muslim dari Anas RA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ulama Mujahid, bahwa bidadari-bidadari di surga itu suci. Mereka tidak mengalami siklus duniawi seperti haid, beranak, buang air besar, kencing, meludah, berdahak, dan keluar mani. Sesuai dengan penafsirannya tentang Surat Ali Imran:15&lt;br /&gt;“dan isteri-isteri (pasangan) yang suci”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda :&lt;br /&gt;“Tidak ada seorang yang masuk surga, kecuali bilamana ia duduk pada sisi kepala dan kakinya ada dua bidadari yang menyanyi untuknya, dengan suara yang indah, yang bisa didengarkan oleh manusia dan jin. Itu bukanlah semacam serunai setan (musik yang menimbulkan syair kejahatan) melainkan merupakan pujian dan pensucian kepada ALLAH SWT” (HR. Thabrani dari Abu Amamah Al-Bahily)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Pakaian dan Perabotan Ahli Surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-i4a8AGiUZuA/TYBm5D4lzoI/AAAAAAAAA-E/KCoGcLGkmmo/s1600/emanmedia_pray_in_the_sky.1enal3nrst0gk0s0c4ggc040w.2ob3lob1nvsw4440kcosg0wg8.th.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-i4a8AGiUZuA/TYBm5D4lzoI/AAAAAAAAA-E/KCoGcLGkmmo/s320/emanmedia_pray_in_the_sky.1enal3nrst0gk0s0c4ggc040w.2ob3lob1nvsw4440kcosg0wg8.th.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584576668420656770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surga disediakan istana-istana, tempat-tempat duduk dikebun, dan tanaman-tanamannya disiapkan dengan berbagai pemadani yang indah untuk duduk-duduk dan bersandar dan sebagainya. Tempat-tempat tidur disurga terbuat dari sutra.&lt;br /&gt;“Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan, dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya), dan bantal-bantal sandaran yang tersusun, dan permadani-permadani yang terhampar". (QS Al Ghaasyiyah 13-16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat.” (QS Ar Rahman : 54)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian, Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata, seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan” (QS Al-Waqi’ah:13-16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah juga menerangkan :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.” (QS Al Hajj:23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Kenikmatan Tertinggi : Melihat Wajah ALLAH Yang Maha Mulia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kenikmatan penghuni surga yang melebihi kenikmatan yang terakhir ini. Yakni kenikmatan merindukan ALLAH dan dapat melihat Wajah ALLAH Yang Maha Agung. Ibnu Katsir menyatakan, bahwa melihat ALLAH adalah puncak tertinggi dalam kenikmatan akhirat dan derajat tertinggi dan berbagai pemberian ALLAH yang istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sesuai dengan Firman ALLAH didalam Al-Qur’an :&lt;br /&gt;“Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat.” (QS. Al-Qiyamah:22-23).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul SAW bersabda :&lt;br /&gt;“Ketika penghuni surga masuk surga, ALLAH swt berkata : ‘apakah kalian menginginkan supaya Aku menambah sesuatu?’ Mereka kemudian menjawab: ‘Bukankah Engkau telah memutihkan wajah-wajah kami? Bukankan Engkau telah memasukkan kami kedalam surga dan menyelamatkan kamu dari neraka?’ Nabi SAW bersabda : ‘Kemudian tabir disingkapkan, maka mereka tidak diberi sesuatu yang lebih mereka sukai daripada memandang kepada Tuhan mereka ALLAH TABARRAKA WA TA’ALA.” (HR. Muslim dan Tirmidzi dari Shuaib Ar-Rumi ra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sifat Surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manusia yang sangat kecil dan tidak tahu apa-apa ini , tentu kita tidak bisa membayangkan bentuk surga itu secara persis. Paling-paling bayangkan kita tentang surga 99,999 % masih memasuk-masukan bentuk alam bumi ini. Hehe… ketika membayangkan bentuk kamar-kamar disurga malah yang adanya kembali ada bayangan kamar sendiri. Padahal tidak seperti itu. Surga sangat sangat jauuuuuuuuuuh perbandingannya dengan bumi yang kita diami sekarang. Paling-paling kita hanya bisa membayangkannya seadanya saja, Sesuai dengan batas taraf pemikiran manusia bumi yang lemah seperti kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tanah disurga itu adalah misik yang putih bersih" (Shahih Muslim dan Musnad Imam Ahmad).&lt;br /&gt;Seperti yang diriwayatkan Shahihain dari Anas bin Malik dari Abi Dzaar dalam hadist mi’raj ia bersabda : “Aku dimasukkan dalam surga. Ternyata didalamnya terdapat batu-batu mutiara dan tanahnya dari misik”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai sungainya Rasul SAW menerangkan :&lt;br /&gt;“Ia adalah sebuah sungai yang diberikan ALLAH kepadaku di surga. Tanahnya adalah misik, airnya lebih putih daripada susu dan lebih manis dari pada madu. Sungai itu didatangi burung-burung yang lehernya seperti leher unta” (HR. Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah juga menerangkannya didalam Al Quran :&lt;br /&gt;“(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?” (QS Muhammad: 15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perihal rumah di surga diterangkan oleh Nabi dalam Haditsnya :&lt;br /&gt;Jibril mendatangi Rasulullah SAW dan berkata :&lt;br /&gt;”Ya Rasulullah, ini khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan. Jika ia datang kepadamu, sampaikan salam kepadanya dari Tuhan dan dariku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah baginya di surga dari emas, tidak ada keributan di dalamnya dan tidak ada kepayahan” (HR. Bukhari-Muslim dari Abu Hurairah ra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW juga menerangkan tentang bau surga yang harum dapat tercium baunya dari jarak empat puluh tahun. Dalam shahih Bukhari, Musnad Ahmad, Sunan Nasai dan Ibnu Majah diriwayatkan dari Abdullah bin Amru bahwa Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;“barangsiapa membunuh mu’ahid (orang kafir yang berdamai dengan kaum muslimin), maka ia tidak mencium bau surga, padahal baunya dapat tercium dari jarak 40 tahun”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih sangat banyak lagi sifat-sifat surga yang Sangat Indah yang tidak dapat kita gambarkan secara rinci satu persatu. Ini hanya sebagian kecil saja yang dapat kita gambarkan yang tentu saja hanya merupakan titik yang sangat kecil dari pada gambaran surga yang sebenarnya. Seperti kemah, buah-buahan, binatang-binatang surga dan seterusnya. Namun yang terpenting bagi kita adalah hikmah bagi kita semua. Semoga kita merupakan salah satu hamba yang diperkenankan ALLAH untuk menjadi penghuni surganya, Amin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(seperti dikutip dari &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.imam77.co.cc/2009/06/mengintip-surga-lewat-al-quran-dan.html"&gt;http://www.imam77.co.cc/2009/06/mengintip-surga-lewat-al-quran-dan.html&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-7662343108877210808?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/7662343108877210808/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=7662343108877210808' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7662343108877210808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7662343108877210808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2011/03/mengintip-surga-lewat-al-quran-dan.html' title='Mengintip Surga Lewat Al-Qur&apos;an dan Sunnah'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-C7EFB2371gY/TYBm49eX6pI/AAAAAAAAA90/b5FxLXvDCuo/s72-c/emanmedia_net_islamic_lights.5elui4gkmnk8s8gow4k48kkow.2ob3lob1nvsw4440kcosg0wg8.th.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-2953785797999772885</id><published>2010-09-08T20:08:00.000-07:00</published><updated>2010-09-08T20:09:20.362-07:00</updated><title type='text'>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dear Temans/Sahabats,&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://dewyazura.co.cc/wp-content/uploads/2010/09/kartu-ucapan-selamat-idul-fitri-1431-h.png"&gt;&lt;img class="size-medium wp-image-560 aligncenter" title="kartu-ucapan-selamat-idul-fitri-1431-h" src="http://dewyazura.co.cc/wp-content/uploads/2010/09/kartu-ucapan-selamat-idul-fitri-1431-h-300x213.png" alt="kartu-ucapan-selamat-idul-fitri-1431-h" width="300" height="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hari ini, genap sudah satu bulan kita menjalankan ibadah puasa di bulan penuh kemuliaan, yang datang menghampiri setiap setahun sekali, Ramadhan... Apapun jenis/macam/bentuk amal ibadah kita, mudah-mudahan diterima semuanya oleh Allah SWT. Tanpa kecuali, walaupun ada yang g' sah atau kurang sempurna, marilah berdo'a agar Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang berkenan menerimanya. Amin Ya Rabbal 'Alamiin...&lt;/p&gt;Sedihnya.... Ramadhan tinggal hari ini aja, sedangkan ibadah masih secuil. Ya Allah, biarpun amal hambaMu yang hina ini hanya secuil, mohon Ya Allah, agar Engkau terima dan Engkau lipat gandakan pahalanya... Walaupun dari ibadah yang secuil itupun kurang sempurna, mohon dengan KeagunganMu, Engkau jadikan besar Ya Rabbi... Ya Allah, setelah tenggelamnya matahari hari ini, jadikanlah hamba dan seluruh muslimin dan muslimat termasuk kedalam golongan orang-orang yang MENANG, orang-orang yang bertakwa kepadaMu, Tuhan Semesta Alam beserta isinya... Ya Mujiib...&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Taqobbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum minal aidin wal faidzin, Taqabbal Yaa Kariim...&lt;/p&gt;Allahumma innaka 'afuwwun karim... Tuhibbul 'Afwa, fa'fu'anni...&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saudara/i ku seiman, mohon maaf lahir batin ya... Maafin atas segala kesalahan dan kekurangan.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Wasalam,&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#fa2d7f;"&gt;&lt;strong&gt;Dewy Azura&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-2953785797999772885?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/2953785797999772885/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=2953785797999772885' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2953785797999772885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2953785797999772885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2010/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1431-h.html' title='Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8050173291244238371</id><published>2010-03-01T23:38:00.000-08:00</published><updated>2010-03-01T23:40:06.233-08:00</updated><title type='text'>Neraka...</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Bismillahirrahmanirrahiim&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Wahai manusia yang durhaka dan senantiasa bergelimang dengan maksiat dan dosa, tidakkah kedahsyatan jahannam menggetarkan hatimu? Allah menyediakan bagi hamba-hamba-Nya yang ingkar lagi sombong. Ingatlah tatkala jahannam ditarik dengan 70.000 tali kekang dan setiap tali ditarik oleh 70.000 malaikat, saat itu orang-orang kafir dalam kehinaan, mereka berharap seandainya dapat menebus semua itu dengan emas sebesar dunia.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sungguh besar kehinaan dan kecelakaan para penghuninya. Sungai neraka adalah darah dan nanah busuk yang menggelegak, minumannya adalah air yang mendidih, naungannya adalah awan hitam yang panas, anginnya adalah samum yang membawa hawa panas, makanannya adalah zaqqum yang jika setetesnya jatuh ke bumi, niscaya hancurlah dunia dan seisinya, bahan bakarnya adalah manusia dan batu api, panasnya membakar kulit hingga ke ulu hati, pakaiannya adalah baju ter yang membakar, kedalamannya sejauh batu yang diluncurkan selama 70 tahun. Suara neraka akan meraung geram kepada penghuninya. Mereka akan dibelenggu dengan rantai besi membara dan dipukul dengan palu godam, yang jika mengenai sebuah gunung niscaya gunung tesebut akan menjadi abu, wajah-wajah mereka diseret di atas bara api sedang tangan mereka terikat. Duhai . kecelakaan apalagi yang pedih besar dari itu semua. Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari siksa Jahannam . Amiin.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;LOKASI NERAKA&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Jika surga terletak di langit ke tujuh, maka sebagian salaf berkata neraka terletak di dasar bumi yang ke tujuh (begitu pendapat Ibnu Mas’ud dan lainnya). Namun para jumhur tawaqquf (berdiam diri) dalam masalah ini, dan inilah pendapat yang dipilih oleh As-Suyuthi dan Waliyullah Ad-Dahlawi. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;PEMANDANGAN LAIN DI JAHANNAM&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;1. Di Jahannam terdapat sebuah gunung api Shu’uda yang Allah memerintahkan orang kafir (Al-Walid bin Mughirah) untuk mendakinya. (Lihat QS. Al-Muddatstsir: 17). Menurut riwayat Imam Ahmad, setiap kali dia meletakkan tangannya di atas gunung tersebut, maka tangannya langsung meleleh. Dan ketika diangkat kembali seperti semula. Dia akan menghabiskan waktu selama 70 tahun untuk mendakinya, dan menuruninya selama 70 tahun juga. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Di Jahannam juga terdapat lembah Al-Ghayy, yaitu lembah di dasar Jahannam yang dialiri nanah bercampur darah dari para penghuni neraka. Lembah ini disediakan Allah kepada mereka yang meremehkan shalat dan mengikuti syahwatnya. (Lihat QS. Maryam: 59).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;3. Juga lembah Atsam yang berisi ular dan kalajengking, adzab di dalamnya berlipat-lipat. Lembah ini diperuntukkan bagi mereka yang berbuat syirik, berzina dan membunuh jiwa tanpa hak. (Lihat QS. Al-Furqan: 68).&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;4. Ada juga lembah Maubiqa yang berisi nanah di dalam neraka Jahannam. Allah menyiapkannya untuk para penyembah berhala. (Lihat QS. Al-Kahfi: 51-52). &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Ada juga sebuah rumah bernama Al-Falaq, Ibnu Rajab mengatakan jika pintunya dibuka, maka seluruh penduduk neraka akan menjerit karena tidak mampu menahan panasnya. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;6. Di Jahannam juga terdapat penjara Bulas dimana orang-orang yang menyombongkan diri akan digiring seperti semut-semut kecil berbentuk manusia, mereka diselimuti dengan kobaran api dan terbenam dalam keringat dan nanah yang bercampur darah penduduk neraka. (HR. Ahmad, hasan).&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;7. Belenggu Jahannam. Di dalam Jahannam ada tiga belenggu; Al-Aghlal, yaitu belenggu dari besi membara yang dipasang dileher penduduk neraka. (QS. Saba: 33), Al-Ashfad, yaitu tali api yang sangat kuat sehingga membuat seseorang tak berdaya. (QS. Ibrahim: 49) dan As-Salasil, yaitu rantai besi yang panjangnya 70 hasta. (QS. Al-Haqqah: 32). &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;8. Cambuk Jahannam. Allah berfirman: "Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi." (QS. Al-Hajj: 21).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;PARA PENJAGA NERAKA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Allah menggambarkan tentang karakter malaikat penjaga neraka, mereka adalah makhluk yang sangat keras dan kasar. Allah berfirman:&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim: 6). &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;MAKANAN DAN MINUMAN DI NERAKA&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;1. Pohon Zaqqum, mayangnya seperti kepala syetan, tumbuh di bawah dasar neraka Jahim, setiap yang memakannya, maka ususnya akan terburai. (QS. Ash-Shaffat: 62-68). &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Pohon Dhari, yaitu pohon duri yang sangat keras, tidak dapat menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar, karena ia menyumbat tenggorokan, tidak keluar dan tidak juga masuk ke dalam perut, demikian menurut Ibnu Abbas. (QS. Al-Ghasiyah: 6).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;3. Ghislin, yaitu nanah bercampur darah yang keluar dari tubuh penduduk neraka. (QS. Al-Haqqah: 35-37).&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;4. Al-Hamim, yaitu air yang sangat panas yang akan disuguhkan dengan besi panas yang ujungnya dibengkokkan. (QS. An-Naba’: 24-25). &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;5. Al-Ghassaq, air yang sangat dingin. Menurut Ibnu Umar ia adalah nanah kental yang jika setetesnya ditumpahkan di barat bumi, niscaya penduduk timur akan mencium baunya yang sangat busuk.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;6. Ash-Shadid, (QS. Ibrahim: 16), yaitu air nanah bercampur darah. Ibnu Rajab berkata, air shadid akan membuat wajah mereka hangus, sekaligus membuat seluruh kulit kepala dan rambutnya mengelupas&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8050173291244238371?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8050173291244238371/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8050173291244238371' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8050173291244238371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8050173291244238371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2010/03/neraka.html' title='Neraka...'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8687552719732889248</id><published>2010-03-01T23:22:00.000-08:00</published><updated>2010-03-01T23:24:55.163-08:00</updated><title type='text'>Dua Metode Kumpulkan Rezeki</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;كُلُّ سُلَامَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: Rasulullah saw bersabda: “Pada setiap hari dari tiap sendi manusia ketika matahari terbit terdapat sedekah. (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad bin Hambal, dari Abi Hurairah ra.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sabda yang lain, Rasulullah saw menegaskan bahwa anak adam itu memiliki 360 sendi dalam tubuhnya. Masing-masing itu perlu disedekahi. Lalu Rasul menyampaikan keutamaan shalat dhuha itu mampu menyedekahkan kepada sendi-sendir tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam dalam acara ngobrol bareng dengan kyai Buntet setelah melaksanakan acara rutin ngaji, ada tamu yang mengadukan masalah pribadi kepada sang kyai namun bagi si tamu tadi, tidak berkeberatan jika orang lain mendengarkan masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu tersisa 7 orang yang tengah bercengkrama. Adapun maksud orang ini datang agar dia segera dapat dibantu do’a agar hutang-hutangnya dapat diselesaikan segera. Intinya sih minta didoakan agar bisa cepat bayar. Lah orang ini minta masalah hutangnya bisa lunas kok ke kyai sih, gumamku dalam batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hutang saya tidak banyak, kurang lebih Rp. 90 juta rupiah”, katanya. Masya Allah kaget saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengakuannya, ia sungguh pusing sebab mengapa tidak sanggup membayar hutang. Padahal ia hanya memiliki 2 orang isteri dengan 3 anak. Dari sisi kebutuhan tidak besar, sebab masing-masing isterinya bisa bekerja. Bahkan isteri pertama berstatus sebagai PNS sama dengan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Harusnya saya mampu mengumpulkan uang harian sedikit-demi-sedikit misalnya apakah di ditabung lama-lama kelamaan Insya Allah bisa mencicil hutang-hutangku” katanya. “Tapi anehnya, saya tidak pernah punya simpanan!, ini yang membuat saya bingung, seolah-olah kepalaku hampir pecah bila memikirkan hutang yang belum sanggup dibayar” katanya menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari orbrolan selanjutnya orang ini memiliki suatu kebiasaan yang susah dihilangkan yaitu suka memberikan uang kepada orang yang menurutnya kesusahan; baik itu teman, saudara maupun tetangga. Menurutnya uang ini habis untuk mentraktir teman-temannya. Jadi berapa saja uang yang ada di kantongnya seandainya ada saudara yang membutuhan ia lebih memiliki orang yang ada di depannya. Lalu kyai saya bertanya: “apakah sering memberikan uang kepada orang tua?”, “tidak! ” jawabnya tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengaduan orang ini, Cara yang dilakukannya menurut kyai saya itu kurang tepat! Sebab prioritas sedekah yang diberikan tidak sesuai tata aturan baik aturan ekonomi maupun agama. Untuk mengatasi agar uang kita bisa stabil, bisa melalui dua jalan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pertama&lt;br /&gt;Melalui metoda ketat, pelit atau medit! (bakhil). Dengan cara ini anggaran harus ketat, dianggarkan setiap bulan, dibajetkan, dibuat semacam anggaran pemasukan dan pengeluara pribadi/keluarga. Cara ini dapat membantu mengumpulkan uang sedikit-demi sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kedua&lt;br /&gt;Setiap hari jangan pegang uang. Habiskan jika uang ada di tangan! Setiap uang yang ada di tangan atau yang dimiliki harus diberikan kepada orang lain tanpa ada sisa sedikitpun. Paling disediakan sekedar untuk kebutuhan besoknya. Atau benar-benar tanpa sisa. Biarkan saja besok apa adanya. Besok urusan besok yang penting hari ini harus habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saluran Sedekah&lt;br /&gt;Dalam agama telah diatur kemana saja sedekah itu disalurkan. Setidaknya ada lima tempat menafkahkan harta. Seperti tertulis dalam Al Qur’anul Karim (Al Baqarah: 215) Sebab ayat ini turun, menurut Tafsir Al Qurthubi, berkaitan dengan pertanyaan sahabat Nabi saw Amr bin Jamukh, “Ya Rasulullah harta saya banyak, kemana saya harus menyalurkan sedekah?” kemudian turun ayat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: “Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.” dan apa saja kebaikan yang kamu buat, Maka Sesungguhnya Allah Maha mengetahuinya. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 5 ranking saluran sedekah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang tua; baik nasabi maupun sababi. Disamping ada orang tua sababi ada orang tua nasabi. Orang tua nasabi adalah yang melahirkan kita, sedangkan orang tua sababi adalah orang-orang yang secara pribadi sangat berjasa kepada kita, baik dalam pembentukan jasmani maupun rohani. Mereka dalah termasuk orang tua sababi. Kepada merekalah sedekah diutamakan terlebih dahulu. Berikan harta yang sangat bernilai untuk mereka. Niscaya Allah akan memberikan ganti lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;2. Kerabat; siapakah saudara kita ini, dimana adanya maka sebaiknya kepada merekalah kita memberikan kasih shadaqah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3. Anak Yatim; menurut kitab Fathul Baari, yatamah atau yatim adalah mereka yang ditinggal ayahnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;4. Orang-orang miskin&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;5. Sabilillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niat Besedekah&lt;br /&gt;Cara memberi sedekah yang cukup menarik dari saran kyai saya itu katanya dengan niat dalam hati seperti berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, saya titipkan harta ini di sisiMu melalui orang-orang ini, sebe¬lum diterima oleh orang ini, mo¬hon diterima lebih dahulu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi katanya, bukan begitu saja memberikan kepada sasaran. Tetap hati harus hadir sehingga ada permainan hati yang disadari. Misalnya, memberi Rp. 5000, sebelum orang menerima maka Allah menerima lebih dahulu. Allah itu men¬jadi riba (melipat gandakan). Inilah riba yang sebenar¬nya, sebab kalau mau bermain riba yang benar adalah dengan Allah bukan dengan manusia. Bila kita memberi Rp. 5000 Allah siap memberi 50.000,- sebab dalam dalam Al Qur’an Allah telah siap melipat gandakan amal kebaikan sepuluh kali lipatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Sodaqoh&lt;br /&gt;Menurut tafsir al qurthubi kata shodaqah diambil dari kata siddik (benar). Melaksanakan shodaqah ini sebagai ciri orang yang sehat imannya; baik lahirnya maupun batinnya sehingga bukan termasuk golongan orang-orang munafik dimana mereka senantiasa menolak untuk bersedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah begitulah hasil ngobrol dengan kyai saya dan di saat puasa ini, berbahagialah yang punya banyak kelebihan sehingga kemungkinan banyak membantu orang lain bisa tersalurkan. Namun berbahagia juga bagi yang dalam kekurangan sebab ada kemungkinan dikasih kelebihan rezeki dari orang2 yang santun…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8687552719732889248?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8687552719732889248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8687552719732889248' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8687552719732889248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8687552719732889248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2010/03/dua-metode-kumpulkan-rezeki.html' title='Dua Metode Kumpulkan Rezeki'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8084979524247509415</id><published>2010-03-01T23:15:00.000-08:00</published><updated>2010-03-01T23:16:20.349-08:00</updated><title type='text'>7 Pintu Neraka</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;“Neraka mempunyai tujuh pintu, untuk masing-masing pintu di huni (sekelompok pendosa yang ditentukan)” (Qs al Hijr :44)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dalam Anwar Nu'maniyah dan Biharul Anwar bahwa ketika Jibril turun membawa ayat di atas tadi, Nabi saw memintanya untuk menjelaskan kondisi neraka. Jibril menjawab: "Wahai Nabi Allah, sesungguhnya di dalam neraka ada tujuh pintu, jarak antara masing-masing pintu sejauh tujuh puluh tahun, dan setiap pintu lebih panas dari pintu yang lain, nama-nama pintu tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hawiyah (arti harfiahnya: jurang), pintu ini untuk kaum munafik dan kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jahim, pintu ini untuk kaum musyrik yang menyekutukan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pintu ketiga untuk kaum sabian (penyembah api).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lazza, pintu ini untuk setan dan para pengikutnya serta para penyembah api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Huthamah (menghancurkan hingga berkeping-keping), pintu ini untuk kaum Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sa'ir (arti harfiahnya: api yang menyala-nyala), pintu ini untuk kaum kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala sampai pada penjelasan pintu yang ketujuh, Jibril terdiam. Nabi saw maminta Ia untuk menjelaskan pintu yang ketujuh, Jibril pun menjawab: "Pintu ini untuk umatmu yang angkuh"; yang mati tanpa menyesali dosa-dosa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, Nabi saw mengangkat kepalanya dan begitu sedih, sampai beliau pingsan. Ketika siuman beliau berkata: “Wahai jibril, sesunggguhnya engkau telah menyebabkan kesusahanku dua kali lipat. Akankah umatku masuk Neraka?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Nabi saw mulai menangis. Setelah kejadian itu, beliau tidak berbicara dengan siapapun selama beberapa hari, dan ketika sholat beliau menangis dengan tangisan yang sangat memilukan. Karena tangisannya ini, semua sahabat ikut menangis, kemudian mereka bertanya: “Mengapa beliau begitu berduka?” Namun beliau tidak menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, Imam Ali as sedang pergi melaksanakan satu misi, maka para sahabat pergi mengahadap sang wanita cahaya penghulu wanita syurga, Sayyidah Fathimah as, mereka mendatangi rumah suci beliau, dan pada saat itu Sayyidah Fatimah as sedang mengasah gerinda sambil membaca ayat “Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal” (al-A'la:17). Para sahabat pun menceritakan keadaan ayahnya (Rasulullah saw). Setelah mendengar semua itu, Sayyidah Fatimah as bangkit lalu mengenakan jubahnya (cadur) yang memiliki dua belas tambalan yang dijahit dengan daun pohon korma. Salman al-Farisi yang hadir bersama orang-orang ini terusik hatinya setelah melihat jubah Sayyidah Fathimah as, lalu berkata: " Aduhai! Sementara putri-putri kaisar dan kisra (penguasa Persia kuno) duduk di atas singgasana emas, putri Nabi ini tidak mempunyai pakaian yang layak untuk dipakai”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Sayyidah Fathimah as sampai di hadapan sang ayah, Ia melihat keadaannya yang menyedihkan dan juga keadaan para sahabatnya, kemudian ia berkata: "Wahai Ayahanda, Salman terkejut setelah melihat jubahku yang sudah penuh dengan robekan, aku bersumpah, demi tuhan yang telah memilihmu menjadi Nabi, sejak lima tahun lalu kami hanya memiliki satu helai pakaian di rumah kami, pada waktu siang kami memberi makan unta-unta dan pada waktu malam kami beristirahat, anak-anak kami tidur beralaskan kulit dengan daun-daun kering pohon kurma. Nabi berpaling ke arah Salman dan berkata "Apakah engkau memperhatikan dan mengambil pelajaran?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyidah Fathimah az-Zahra melihat -karena tangisan yang tidak terhenti- wajah Nabi menjadi pucat dan pipinya menjadi cekung. Sebagaimana yang di ceritakan oleh Kasyfi, bahwa bumi tempat beliau duduk telah menjadi basah dengan air mata. Sayyidah Fathimah as berkata kepada ayahnya, semoga hidupku menjadi tebusanmu, “Mengapa Ayahanda menangis?” Nabi saw menjawab, "Ya Fathimah, mengapa aku tidak boleh menangis?, karena sesungguhnya Jibril telah menyampaikan kepadaku sebuah ayat yang menggambarkan kondisi neraka. Neraka mempunyai tujuh pintu, dan pintu-pintu itu mempunyai tujuh puluh ribu celah api. Pada setiap celah ada tujuh puluh ribu peti mati dari api, dan setiap peti berisi tujuh puluh ribu jenis azab”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Sayyidah Fathimah mendengar semua ini, beliau berseru, "Sesungguhnya orang yang dimasukkan kedalam api ini pasti menemui ajal". Setelah mengatakan ini beliau pingsan. Ketika siuman, beliau as berkata, "Wahai yang terbaik dari segala mahluk, siapakah yang patut mendapat azab yang seperti itu?” Nabi SAW menjawab, "Umatku yang mengikuti hawa nafsunya dan tidak memelihara sholat, dan azab ini tidak seberapa bila dibandingkan dengan azab-azab yang lainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar ucapan ini setiap sahabat Nabi SAW menangis dan meratap, "Derita perjalanan alam akhirat sangat jauh, sedangkan perbekalan sangat sedikit". Sementara sebagian lagi menangis dan meratap, "Aduhai seandainya ibuku tidak melahirkanku, maka aku tidak akan mendengar tentang azab ini", Ammar bin Yasir berkata, "Andaikan aku seekor burung, tentu aku tidak akan ditahan (di hari kiamat) untuk di hisab”. Bilal yang tidak hadir di sana datang kepada Salman dan bertanya sebab-sebab duka cita itu, Salman menjawab, "Celakalah engkau dan aku, sesungguhnya kita akan mendapat pakaian dari api, sebagai pengganti dari pakaian katun ini dan kita akan diberi makan dengan zaqqum (pohon beracun di Neraka). Masihkah kita memandang remeh ancaman siksa neraka? Atau biarkan diri kita lalai dan sibuk dengan kesenangan dunia yang sementara ini?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8084979524247509415?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8084979524247509415/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8084979524247509415' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8084979524247509415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8084979524247509415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2010/03/7-pintu-neraka.html' title='7 Pintu Neraka'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-6255381105280348115</id><published>2010-03-01T23:07:00.000-08:00</published><updated>2010-03-01T23:08:38.816-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='neraka dan surga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sebuah tulisan di pintu surga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pintu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Sebuah Tulisan di Pintu Surga</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Abu yazid adalah salah satu pemuka kaum sufi diBaghdad pada abad ke III hijriah yang merupakan abad kemunculan madhab al-hubb al-illahi, ia memiliki perjalanan hidup yang mengagumkan dan perilaku yang kadang sulit untuk diterima oleh akal. Demi cintanya kepada ilmu pengetahuan ia berkelana dalam waktu yang tidak sebentar untuk menemukan apa yang dicarinya sehingga ia mengenal seluruh ulama besar dizamannya. Dalam satu riwayat dikatakan bahwa ia pernah berguru kepada 113 orang alim sebelum akhirnya ia menemukan guru sejatinya yang akhirnya membimbingnya kejalan thareqat sufi yaitu seorang imam yang masyhur dari kalangan ahl-bait yaitu Imam ja’far Shadiq..Dalam suatu perjalanannya Abu Yazid bertemu dengan seorang pendeta dan terjadilah dialog diantara keduanya yang akhirnya membawa pendeta tersebut kepada Islam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Yazid : Wahai pendeta aku mengetahui suatu yang diajarkan Tuhan kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta : Ceritakanlah kepadaku sesuatu yang berjumlah satu,dua,tiga,empat,lima,enam,tujuh,delapan,sembilan,sepuluh,sebelas, dan duabelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Yazid : Satu adalah Allah, dua adalah siang dan malam tiga adalah hitungan talaq, empat adalah Taurat,Zabur,Injil,dan Alqur’an, lima adalah rukun syariah, enam adalah jumlah hari penciptaan langit dan bumi tujuh adalah jumlah langit dan bumi, delapan adalah Malaikat penjaga arsh pada hari qiyamah, sembilan adalah masa wanita mengandung, sepuluh adalah al-malaikat al-qiram al-bararah, sebelas adalah jumlah saudara yusuf, dan dua belas adalah jumlah bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta : Tuan betul, sekarang ceritakan kepadaku tentang yang tercipta dari udara,yang dijaga udara,dan yang dirusak oleh udara???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Yazid : Yang tercipta dari udara adalah Nabi Isa, yang dijaga udara yaitu Nabi Sulaiman, dan yang dirusak udara adalah qawm’Ad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu yazid : Sekarang ijinkan saya untuk mengajukan satu pertanyaan saja. Dapatkah kau menceritakan kepadaku tentang kunci surga dan tulisan yang terdapat dipintu surga andaikan kau meyakini bahwa engkau dan kaummu itu pasti masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta : Terdiam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendeta : Apakah tuan kalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta : Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pendeta : Lalu mengapa engkau tidak menjawab?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta : Jika aku menjawabnya aku takut kalian bunuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendeta : Demi injil kami tidak akan membunuhmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta : Baiklah aku akan menjawabnya., sesungguhnya kunci surga dan yang tertulis dipintu surga itu adalah LAA ILLAAHA ILLALLAH MUHAMMADURASULULLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendeta : Mendengar jawaban itu mereka bersama sam lalu mengucapkan dua kalimah syahadat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta : Segala puji bagi Allah, kalian telah menjadi muslimin dan sebenarnya akupun sudah menjadi muslim sejak 60 tahun yang lalu, hanya saja aku menyembunyikannya karena takut pada kalian.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;br /&gt;Maka setelah terjadinya dialog tersebut lalu mereka bersama sama mengubah gereja tempat mereka berdialog itu menjadi sebuah bangunan Masjid dan Abu Yazid ditunjuk seagai gurunya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-6255381105280348115?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/6255381105280348115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=6255381105280348115' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/6255381105280348115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/6255381105280348115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2010/03/sebuah-tulisan-di-pintu-surga.html' title='Sebuah Tulisan di Pintu Surga'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8934511261163589629</id><published>2008-05-21T20:24:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T20:28:47.254-07:00</updated><title type='text'>Adab makan dan minum</title><content type='html'>Assalamu'alaikum wr. wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temans, saya baru nemuin adab komplit tentang makan dan minum nech.&lt;br /&gt;Selamat menerapkan... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Berusahalah dengan hati-hati untuk mencari makanan yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu.” (Al-Baqarah: 172).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang baik di sini ertinya yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Makan dan minum diniatkan agar mampu beribadah kepada Allah, sehingga bernilai ibadah serta mendapat pahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cuci tangan sebelum dan setelah makan, dan bersihkan mulut terutama jika hendak menuju sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hendaklah merasa puas dan rela dengan makanan dan minuman yang ada, dan jangan sekali-kali mencelanya. Abu Hurairah menuturkan, “Rasulullah sama sekali tidak pernah mencela makanan. Apabila beliau suka sesuatu ia makan dan jika tidak, maka beliau tinggalkan.” (Muttafaq ’alaih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jangan makan sambil bersandar atau dengan keadaan meniarap. Rasulullah bersabda; “Aku tidak makan sambil bersandar”. (HR. Al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Umar menuturkan: “Rasulullah n melarang dua tempat makan, iaitu duduk di meja tempat minum khamar dan makan sambil meniarap.” (HR. Abu Daud, dishahihkan oleh Al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan menggunakan bejana emas dan perak. Nabi S.a.w bersabda, “….. dan janganlah kamu minum dengan menggunakan bejana yang terbuat dari emas dan perak, dan jangan pula kamu makan dengan piring yang terbuat darinya, kerana keduanya untuk mereka (orang kafir) di dunia ini dan untuk kita di akhirat kelak.” (Muttafaq ’alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mulailah makan dan minum dengan membaca bismillah dan diakhiri dengan alhamdulillah. Rasulullah n bersabda, “Apabila seorang di antara kalian makan, hendaklah menyebut nama Allah . dan jika lupa menyebut nama Allah . di awalnya maka hendaklah mengatakan: Bismillahi fi awwalihi wa akhirihi.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mengakhiri dengan Hamdalah, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah sangat meredhai hamba yang apabila telah memakan suatu makanan ia memuji-Nya dan apabila meminum minuman ia pun memuji-Nya.” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Makanlah dengan tangan kanan dan mulailah dari yang ada di depanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda kepada Umar bin Salamah, “Wahai anak muda, sebutlah nama Allah dan makanlah dengan tangan kananmu serta makanlah apa yang di dekatmu.” (Muttafaq ’alaih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Makanlah dengan tiga jari dan menjilati jari-jari itu sesudah makan. Ayah Ka`ab bin Malik menuturkan, “Rasulullah makan dengan tiga jari dan beliau menjilatinya sebelum mengelapnya.” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Ambillah makanan yang terjatuh dan buang bahagian yang kotor lalu memakannya. Rasulullah n bersabda, “Apabila suapan makan seorang dari kamu jatuh hendaklah ia memungut dan membuang bahagian yang kotor, lalu makanlah ia dan jangan membiarkannya untuk syetan.” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Jangan meniup makan yang masih panas atau bernafas di saat minum. Ibnu Abbas menuturkan, “Bahawasanya Nabi melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya.” (HR. At-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Makanlah secukupnya, jangan berlebih-lebihan. Rasulullah bersabda, “Tiada tempat yang lebih buruk yang dipenuhi oleh seseorang daripada perutnya. Cukuplah bagi seseorang beberapa suap saja untuk menegakkan tulang punggungnya; jikapun terpaksa, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk bernafas.” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Sebagai tuan rumah jangan melihat wajah tamu yang sedang makan, tundukkan pandangan, agar tidak mengganggu perasaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Jangan memulai makan jamuan jika di dalam majlis ada orang yang lebih berhak memulai, seperti yang lebih tua atau mempunyai kedudukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Jangan melakukan hal-hal yang menjijikkan, seperti memasukkan tangan ke bejana, atau mendekatkan kepala ke tempat makanan di waktu makan, atau membicarakan perkara-perkara yang menjijikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Jangan minum langsung dari bibir bejana (wadah air). Ibnu Abbas berkata, “Nabi melarang minum dari bibir bejana wadah air.” (HR. Al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Minumlah sambil duduk, kecuali jika berhalangan. Sahabat Anas menuturkan, “Bahwa sesungguhnya Nabi melarang minum sambil berdiri.” (HR. Muslim). No. 2023, Ahmad 11775, At Tirmidzi No. 1879 Abu Daud: 3717 Ibnu Majah 3424, Ad Darimi: 2127.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Dahulukan makan sebelum shalat jika anda telah lapar. Rasulullah n bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak sempurna shalat dengan datangnya makanan dan tidak pula jika seseorang menahan dua hadats” (HR. Muslim:560, Ahmad:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23646, Abu Daud; 89)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Dahulukan makan dari tepi piring jangan dari atas atau tengahnya (HR. Abu Daud; 3772, Ahmad; 2435; At Tirmidzi; 1805, Ibnu Majah; 3277, Ad Darimi; 2036, 2046 dari Ibnu Abbas .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Jangan mengambil terlalu banyak bila makan bersama orang lain, kecuali jika atas izin kawan dalam jamuan itu. (HR. Al Bukhari; 2455, Muslim; 2045, Ahmad; 5027, At Tirmidzi; 1814, Abu Daud; 3834, Ibnu Majah; 3331, dari Syu’bah dari Jablah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Tunggulah makanan yang masih panas, jangan dimakan sampai hilang wap panasnya kerana itulah yang lebih besar barokahnya. (HR. Ad Darimi; 2047, Ahmad; 26418, dari Asma bin Abu bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Disunnahkan bagi tuan Rumah atau yang memberi minum untuk minum terakhir setelah giliran para tamu. (HR. Muslim; 681, Ahmad; 22041, At Tirmidzi; 1894, Ibnu Majah; 3436, Ad Darimi; 2135 dari Qatadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Diizinkan makan sambil berbicara yang baik, mensyukuri dll. (lihat riwayat Imam Ahmad “Adab Syariah 3:163)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Disunnahkan makan sambil berkumpul (HR. Muslim No. 2059, Ahmad; 13810, At Tirmidzi; 1820, Ibnu Ma-jah; 3254, Ad Darimi; 2044, dari Jabir bin Abdullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8934511261163589629?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8934511261163589629/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8934511261163589629' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8934511261163589629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8934511261163589629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/05/adab-makan-dan-minum.html' title='Adab makan dan minum'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-7506877070013577343</id><published>2008-03-27T19:57:00.000-07:00</published><updated>2008-03-27T19:59:19.698-07:00</updated><title type='text'>Dahsyatnya Sakaratul Maut</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dahsyatnya Sakaratul Maut, Siapkah kita untuk menghadapinya ?&lt;br /&gt;“Kalau sekiranya kamu dapat melihat malaikat-malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka serta berkata, “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar.” (niscaya kamu akan merasa sangat ngeri) (QS. Al-Anfal {8} : 50).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya (sambil berkata), “Keluarkanlah nyawamu !” “Pada hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Alloh (perkataan) yang tidak benar dan kerena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya”. (Qs. Al- An’am : 93).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sakitnya sakaratul maut itu, kira-kira tiga ratus kali sakitnya dipukul pedang”. (H.R. Ibnu Abu Dunya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Malaikat Izrail mencabut nyawa tergantung dari amal perbuatan orang yang bersangkutan, bila orang yang akan meninggal dunia itu durhaka kepada Alloh, maka Malaikat Izrail mencabut nyawa secara kasar. Sebaliknya,bila terhadap orang yang soleh, cara mencabutnya dengan lemah lembut dan dengan hati-hati. Namun demikian peristiwa terpisahnya nyawa dengan raga tetap teramat menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kisah Nabi Idris a.s, beliau adalah seorang ahli ibadah, kuat mengerjakan sholat sampai puluhan raka’at dalam sehari semalam dan selalu berzikir di dalam kesibukannya sehari-hari. Catatan amal Nabi Idris a.s yang sedemikian banyak, setiap malam naik ke langit. Hal itulah yang sangat menarik perhatian Malaikat Maut, Izrail. Maka bermohonlah ia kepada Alloh Swt agar di perkenankan mengunjungi Nabi Idris a.s. di dunia. Alloh Swt, mengabulkan permohonan Malaikat Izrail, maka turunlah ia ke dunia dengan menjelma sebagai seorang lelaki tampan, dan bertamu kerumah Nabi Idris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Assalamu’alaikum, yaa Nabi Alloh”. Salam Malaikat Izrail,“Wa’alaikum salam wa rahmatulloh”. Jawab Nabi Idris a.s.Beliau sama sekali tidak mengetahui, bahwa lelaki yang bertamu ke rumahnya itu adalah Malaikat Izrail. Seperti tamu yang lain, Nabi Idris a.s. melayani Malaikat Izrail, dan ketika tiba saat berbuka puasa, Nabi Idris a.s. mengajaknya makan bersama, namun di tolak oleh Malaikat Izrail. Selesai berbuka puasa, seperti biasanya, Nabi Idris a.s mengkhususkan waktunya “menghadap”. Alloh sampai keesokan harinya. Semua itu tidak lepas dari perhatian Malaikat Izrail. Juga ketika Nabi Idris terus-menerus berzikir dalam melakukan kesibukan sehari-harinya, dan hanya berbicara yang baik-baik saja. Pada suatu hari yang cerah, Nabi Idris a.s mengajak jalan-jalan “tamunya” itu ke sebuah perkebunan di mana pohon-pohonnya sedang berbuah, ranum dan menggiurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Izinkanlah saya memetik buah-buahan ini untuk kita”. pinta Malaikat Izrail (menguji Nabi Idris a.s).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Subhanalloh, (Maha Suci Alloh)” kata Nabi Idris a.s.“Kenapa ?” Malaikat Izrail pura-pura terkejut.“Buah-buahan ini bukan milik kita”. Ungkap Nabi Idris a.s.Kemudian Beliau berkata: “Semalam anda menolak makanan yang halal, kini anda menginginkan makanan yang haram”. Malaikat Izrail tidak menjawab. Nabi Idris a.s perhatikan wajah tamunya yang tidak merasa bersalah. Diam-diam beliau penasaran tentang tamu yang belum dikenalnya itu. Siapakah gerangan ? pikir Nabi Idris a.s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapakah engkau sebenarnya ?” tanya Nabi Idris a.s.” Aku Malaikat Izrail”. Jawab Malaikat Izrail.Nabi Idris a.s terkejut, hampir tak percaya, seketika tubuhnya bergetar tak berdaya.“Apakah kedatanganmu untuk mencabut nyawaku ?” selidik Nabi Idris a.s serius.“Tidak” Senyum Malaikat Izrail penuh hormat.”Atas izin Alloh, aku sekedar berziarah kepadamu”. Jawab Malaikat Izrail.Nabi Idris manggut-manggut, beberapa lama kemudian beliau hanya terdiam.“Aku punya keinginan kepadamu”. Tutur Nabi Idris a.s..”Apa itu ? katakanlah !”. Jawab Malaikat Izrail.“Kumohon engkau bersedia mencabut nyawaku sekarang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu mintalah kepada Alloh SWT untuk menghidupkanku kembali, agar bertambah rasa takutku kepada-Nya dan meningkatkan amal ibadahku”. Pinta Nabi Idris a.s.“Tanpa seizin Alloh, aku tak dapat melakukannya”, tolak Malaikat Izrail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu pula Alloh SWT memerintahkan Malaikat Izrail agar mengabulkan permintaan Nabi Idris a.s. Dengan izin Alloh Malaikat Izrail segera mencabut nyawa Nabi Idris a.s. sesudah itu beliau wafat.Malaikat Izrail menangis, memohonlah ia kepada Alloh SWT agar menghidupkanNabi Idris a.s. kembali. Alloh mengabulkan permohonannya. Setelah dikabulkan Allah Nabi Idris a.s. hidup kembali.“Bagaimanakah rasa mati itu, sahabatku? ” Tanya Malaikat Izrail.“Seribu kali lebih sakit dari binatang hidup dikuliti”. Jawab Nabi Idris a.s.“Caraku yang lemah lembut itu, baru kulakukan terhadapmu?”. Kata Malaikat Izrail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Alloh, lemah-lembutnya Malaikat Maut (Izrail) itu terhadap Nabi Idris a.s. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-7506877070013577343?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/7506877070013577343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=7506877070013577343' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7506877070013577343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7506877070013577343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/03/dahsyatnya-sakaratul-maut.html' title='Dahsyatnya Sakaratul Maut'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-1419760166401914882</id><published>2008-03-27T19:40:00.000-07:00</published><updated>2008-03-27T19:44:22.053-07:00</updated><title type='text'>5 Perusak Hati</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hati adalah pengendali. Jika ia baik, baik pula perbuatannya. Jika ia rusak, rusak pula perbuatannya. Maka menjaga hati dari kerusakan adalah niscaya dan wajib. Tentang perusak hati, Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan ada lima perkara, ‘bergaul dengan banyak kalangan (baik dan buruk), angan-angan kosong, bergantung kepada selain Allah, kekenyangan dan banyak tidur.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Bergaul dengan banyak kalangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergaulan adalah perlu, tapi tidak asal bergaul dan banyak teman. Pergaulan yang salah akan menimbulkan masalah. Teman-teman yang buruk lambat laun akan menghitamkan hati, melemahkan dan menghilangkan rasa nurani, akan membuat yang bersangkutan larut dalam memenuhi berbagai keinginan mereka yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tataran riel, kita sering menyaksikan orang yang hancur hidup dan kehidupannya gara-gara pergaulan. Biasanya out put semacam ini, karena motivasi bergaulnya untuk dunia. Dan memang, kehancuran manusia lebih banyak disebabkan oleh sesama manusia. Karena itu, kelak di akhirat, banyak yang menyesal berat karena salah pergaulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zhalim menggigit dua tangannya seraya berkata, ‘Aduhai (dulu) kiranya aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur’an ketika Al-Qur’an itu telah datang kepadaku.” (Al-Furqan: 27-29).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.” (Az-Zukhruf: 67).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini, kemudian di hari Kiamat sebagian kamu mengingkari sebagian (yang lain) dan sebagian kamu melaknati sebagian (yang lain), dan tempat kembalimu adalah Neraka, dan sekali-kali tidak ada bagimu para penolong.” (Al-Ankabut: 25).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pergaulan yang didasari oleh kesamaan tujuan duniawi. Mereka saling mencintai dan saling membantu jika ada hasil duniawi yang diingini. Jika telah lenyap kepentingan tersebut, maka pertemanan itu akan melahirkan duka dan penyesalan, cinta berubah menjadi saling membenci dan melaknat. Karena itu, dalam bergaul, berteman dan berkumpul hendaknya ukuran yang dipakai adalah kebaikan. Lebih tinggi lagi tingkatannya jika motivasi pertemanan itu untuk mendapatkan kecintaan dan ridha Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Larut dalam angan-angan kosong&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angan-angan kosong adalah lautan tak bertepi. Ia adalah lautan tempat berlayarnya orang-orang bangkrut. Bahkan dikatakan, angan-angan adalah modal orang-orang bangkrut. Ombak angan-angan terus mengombang-ambingkannya, khayalan-khayalan dusta senantiasa mempermainkannya. Laksana anjing yang sedang mempermainkan bangkai. Angan-angan kosong adalah kebiasaan orang yang berjiwa kerdil dan rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing sesuai dengan yang diangankannya. Ada yang mengangan-kan menjadi raja atau ratu, ada yang ingin keliling dunia, ada yang ingin mendapatkan harta kekayaan melim-pah, atau isteri yang cantik jelita. Tapi itu hanya angan-angan belaka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adapun orang yang memiliki cita-cita tinggi dan mulia, maka cita-citanya adalah seputar ilmu, iman dan amal shalih yang mendekatkan dirinya kepada Allah. Dan ini adalah cita-cita terpuji. Adapun angan-angan kosong ia adalah tipu daya belaka. Nabi n memuji orang yang bercita-cita terhadap kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Bergantung kepada selain Allah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah faktor terbesar perusak hati. Tidak ada sesuatu yang lebih berbahaya dari bertawakkal dan bergantung kepada selain Allah.  Jika seseorang bertawakkal kepada selain Allah maka Allah akan menyerahkan urusan orang tersebut kepada sesuatu yang ia bergantung kepadanya. Allah akan menghinakannya dan menjadikan perbuatannya sia-sia. Ia tidak akan mendapatkan sesuatu pun dari Allah, juga tidak dari makhluk yang ia bergantung kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka. Sekali-kali tidak, kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka.” (Maryam: 81-82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan. Berhala-berhala itu tidak dapat menolong mereka, padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.” (Yasin: 74-75)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka orang yang paling hina adalah yang bergantung kepada selain Allah. Ia seperti orang yang berteduh dari panas dan hujan di bawah rumah laba-laba. Dan rumah laba-laba adalah rumah yang paling lemah dan rapuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu, secara umum, asal dan pangkal syirik adalah dibangun di atas ketergantungan kepada selain Allah. Orang yang melakukannya adalah orang hina dan nista. Allah berfirman, artinya: “Janganlah kamu adakan tuhan lain selain Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah).” (Al-Isra’: 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang keadaan sebagian manusia tertindas tapi terpuji, seperti mereka yang dipaksa dengan kebatilan. Sebagian lagi terkadang tercela tapi menang, seperti mereka yang berkuasa secara batil. Sebagian lagi terpuji dan menang, seperti mereka yang berkuasa dan berada dalam kebenaran. Adapun orang yang bergantung kepada selain Allah (musyrik) maka dia mendapatkan keadaan yang paling buruk dari empat keadaan manusia, yakni tidak terpuji dan tidak ada yang menolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Makanan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan perusak ada dua macam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama , merusak karena dzat/materinya, dan ia terbagi menjadi dua macam. Yang diharamkan karena hak Allah, seperti bangkai, darah, anjing, binatang buas yang bertaring dan burung yang berkuku tajam. Kedua, yang diharamkan karena hak hamba, seperti barang curian, rampasan dan sesuatu yang diambil tanpa kerelaan pemiliknya, baik karena paksaan, malu atau takut terhina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua , merusak karena melampaui ukuran dan takarannya. Seperti berlebihan dalam hal yang halal, kekenyangan kelewat batas. Sebab yang demikian itu membuatnya malas mengerjakan ketaatan, sibuk terus-menerus dengan urusan perut untuk memenuhi hawa nafsunya. Jika telah kekenyangan, maka ia merasa berat dan karenanya ia mudah mengikuti komando setan. Setan masuk ke dalam diri manusia melalui aliran darah. Puasa mempersempit aliran darah dan menyumbat jalannya setan. Sedangkan kekenyangan memperluas aliran darah dan membuat setan betah tinggal berlama-lama. Barangsiapa banyak makan dan minum, niscaya akan banyak tidur dan banyak merugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits masyhur disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah seorang anak Adam memenuhi bejana yang lebih buruk dari memenuhi perutnya (dengan makanan dan minuman). Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap (makanan) yang bisa menegakkan tulang rusuknya. Jika harus dilakukan, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk nafasnya.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad dan Hakim, dishahihkan oleh Al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Kebanyakan tidur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak tidur mematikan hati, memenatkan badan, menghabiskan waktu dan membuat lupa serta malas. Di antara tidur itu ada yang sangat dibenci, ada yang berbahaya dan sama sekali tidak bermanfaat. Sedangkan tidur yang paling bermanfaat adalah tidur saat sangat dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera tidur pada malam hari lebih baik dari tidur ketika sudah larut malam. Tidur pada tengah hari (tidur siang) lebih baik daripada tidur di pagi atau sore hari. Bahkan tidur pada sore dan pagi hari lebih banyak madharatnya daripada manfaatnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Di antara tidur yang dibenci adalah tidur antara shalat Shubuh dengan terbitnya matahari. Sebab ia adalah waktu yang sangat strategis. Karena itu, meskipun para ahli ibadah telah melewatkan sepanjang malamnya untuk ibadah, mereka tidak mau tidur pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Sebab waktu itu adalah awal dan pintu siang, saat diturunkan dan dibagi-bagikannya rizki, saat diberikannya barakah. Maka masa itu adalah masa yang strategis dan sangat menentukan masa-masa setelahnya. Karenanya, tidur pada waktu itu hendaknya karena benar-benar sangat terpaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, saat tidur yang paling tepat dan bermanfaat adalah pada pertengahan pertama dari malam, serta pada seperenam bagian akhir malam, atau sekitar delapan jam. Dan itulah tidur yang baik menurut pada dokter. Jika lebih atau kurang daripadanya maka akan berpengaruh pada kebiasaan baiknya. Termasuk tidur yang tidak bermanfaat adalah tidur pada awal malam hari, setelah tenggelamnya matahari. Dan ia termasuk tidur yang dibenci Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disadur dari Mufsidaatul Qalbi Al-Khamsah, min kalami Ibni Qayyim Al-Jauziyyah/Abu Okasha Ainul Haris) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Disadur dari : &lt;a href="http://www.microsky.wordpress.com/"&gt;www.microsky.wordpress.com&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-1419760166401914882?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/1419760166401914882/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=1419760166401914882' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/1419760166401914882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/1419760166401914882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/03/5-perusak-hati.html' title='5 Perusak Hati'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-420190642512876886</id><published>2008-03-27T19:25:00.000-07:00</published><updated>2008-03-27T19:26:52.943-07:00</updated><title type='text'>Langkah Menuju Taqwa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Mengenai derajat taqwa, maka Allah-lah yang paling mengetahuinya. Yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat meraih derajat muttaqin di hadapan Allah SWT.&lt;br /&gt;Ada 5 langkah menuju taqwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mu’ahadah (mengingat perjanjian).Dasarnya adalh QS An-Nahl (16) : 91.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Muroqobah (merasakan kesertaan Allah).Di dalam sholat, tentu (semoga) kita measakan kesertaan Allah. Bukan hanya di dalam sholat, di luar sholat pun hendaknya demikian. Kita merasa diawasi oleh Allah. Selain itu, ada malaikat pencatat yang selalu menyertai dan mencatat amal2 kita dengan sangat jeli. Jika hal ini benar-benar diyakini, maka kuta tidak akan sempat untuk berbuat maksiat kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Muhasabah (menginstropeksi diri). Atsar Umar ra : Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab pada hari kiamat. Bisakah kita bertanggung jawab dengan apa saja yang telah kita kerjakan? Bagaimana kita akan menjawab pertanyaan di akhirat kelak??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Muroqobah (memberi sanksi jika melakukan kesalahan atau kelalaian). Sebagai contoh dari sahabat, Umar ra kehilangan sholat ashar berajamaah karena sebuah kebun. Beliau ,menganggap al ini merupakan musibah. Oleh keranna itu, beliau menginfakkan kebunnya tersebut sebagai hukuman baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mujahadah (sungguh-sungguh / optimalisasi diri)Dalilnya Surat ke 17 ayat 19. Tanpa kesungguhan, kita tidak dapat mencapai apa yang kita cita-citakan. Cita-cita orang yang beriman adalah akhirat. Bagaimana agar ia bisa hidup bahagia di dunia dan di akhirat. Dunia ini fana, hanya senda gurau dan mpermainan, sedangkan akhirat adalah kehidupan yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menghayati dan menempuh langkah2 di atas, semoga cita-cita menjadi orang yang bertaqwa (orang yang mulia) di sisi Allah dapat terwujud. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Amiin. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Sumber : &lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.microsky.wordpress.com/"&gt;&lt;em&gt;www.microsky.wordpress.com&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-420190642512876886?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/420190642512876886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=420190642512876886' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/420190642512876886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/420190642512876886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/03/langkah-menuju-taqwa.html' title='Langkah Menuju Taqwa'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-2844332780934593922</id><published>2008-03-27T19:18:00.000-07:00</published><updated>2008-03-27T19:24:45.866-07:00</updated><title type='text'>10 Pesan Nabi Musa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Abul-Laits Assamarqandi meriwayatkan kepada sanadnya dari Jabir bin Abdillah r.a. berkata Rasulullah S.A.W bersabda : “Allah S.W.T telah memberikan kepada Nabi Musa bin Imran a.s. dalam alwaah 10 bab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1· Wahai Musa jangan menyekutukan aku dengan suatu apa pun bahawa aku telah memutuskan bahawa api neraka akan menyambar muka orang-orang musyrikin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2· Taatlah kepada-Ku dan kedua orang tuamu nescaya Aku peliharamu dari sebarang bahaya dan akan Aku lanjutkan umurmu dan Aku hidupkan kamu dengan penghidupan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3· Jangan sekali-kali membunuh jiwa yang Aku haramkan kecuali dengan hak nescaya akan menjadi sempit bagimu dunia yang luas dan langit dengan semua penjurunya dan akan kembali engkau dengan murka-Ku ke dalam api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4· Jangan sekali-kali sumpah dengan nama-Ku dalam dusta atau durhaka sebab Aku tidak akan membersihkan orang yang tidak mensucikan Aku dan tidak mengagung-agungkan nama-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5· Jangan hasad dengki dan irihati terhadap apa yang Aku berikan kepada orang-orang, sebab penghasut itu musuh nikmat-Ku, menolak kehendak-Ku, membenci kepada pembahagian yang Aku berikan kepada hamba-hamba-Ku dan sesiapa yang tidak meninggalkan perbuatan tersebut, maka bukan daripada-Ku.6· Jangan menjadi saksi terhadap apa yang tidak engkau ketahui dengan benar-benar dan engkau ingati dengan akalmu dan perasaanmu sebab Aku menuntut saksi-saksi itu dengan teliti atas persaksian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7· Jangan mencuri dan jangan berzina isteri jiran tetanggamu sebab nescaya Aku tutup wajah-Ku daripadamu dan Aku tutup pintu-pintu langit daripadanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8· Jangan menyembelih korban untuk selain dari-Ku sebab Aku tidak menerima korban kecuali yang disebut nama-Ku dan ikhlas untuk-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9· Cintailah terhadap sesama manusia sebagaimana yang engkau suka terhadap dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10· Jadikan hari Sabtu itu hari untuk beribadat kepada-Ku dan hiburkan anak keluargamu. Kemudian Rasulullah S.A.W bersabda lagi : “Sesungguhnya Allah S.W.T menjadikan hari Sabtu itu hari raya untuk Nabi Musa a.s. dan Allah S.W.T memilih hari Juma’at sebagai hari raya untukku.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Dikutip dari : &lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.microsky.wordpress.com/"&gt;&lt;em&gt;www.microsky.wordpress.com&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-2844332780934593922?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/2844332780934593922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=2844332780934593922' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2844332780934593922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2844332780934593922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/03/10-pesan-nabi-musa.html' title='10 Pesan Nabi Musa'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-4671349077777639515</id><published>2008-02-29T01:04:00.001-08:00</published><updated>2008-02-29T01:04:55.760-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Si Miskin dan Si Kaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permohonan si miskin dan si kaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keutamaan syukur'/><title type='text'>Permohonan si Miskin dan si Kaya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Nabi Musa AS memiliki ummat yang jumlahnya sangat banyak dan umur mereka panjang-panjang. Mereka ada yang kaya danjuga ada yang miskin. Suatu hari ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa AS. Ia begitu miskinnya pakaiannya compang-camping dan sangat lusuh berdebu. Si miskin itu kemudian berkata kepada Baginda Musa AS, "Ya Nabiullah, Kalamullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar Allah SWT menjadikan aku orang yang kaya. Nabi Musa AS tersenyum dan berkata kepada orang itu, "saudaraku, banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah SWT. Si miskin itu agak terkejut dan kesal, lalu ia berkata, Bagaimana aku mau banyak bersyukur, aku makan pun jarang, dan pakaian yang aku gunakan pun hanya satu lembar ini saja"!. Akhirnya si miskin itu pulang tanpa mendapatkan apa yang diinginkannya. Beberapa waktu kemudian seorang kaya datang menghadap Nabi Musa AS. Orang tersebut bersih badannya juga rapi pakaiannya. Ia berkata kepada Nabi Musa AS, "Wahai Nabiullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar dijadikannya aku ini seorang yang miskin, terkadang aku merasa terganggu dengan hartaku itu. Nabi Musa AS pun tersenyum, lalu ia berkata, "wahai saudaraku, janganlah kamu bersyukur kepada Allah SWT. Ya Nabiullah, bagaimana aku tidak bersyukur kepada Alah SWT?. Allah SWT telah memberiku mata yang dengannya aku dapat melihat. Telinga yang dengannya aku dapat mendengar. Allah SWT telah memberiku tangan yang dengannya aku dapat bekerja dan telah memberiku kaki yang dengannya aku dapat berjalan, bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya", jawab si kaya itu. Akhirnya si kaya itu pun pulang ke rumahnya. Kemudian terjadi adalah si kaya itu semakin Allah SWT tambah kekayaannya karena ia selalu bersyukur. Dan si miskin menjadi bertambah miskin. Allah SWT mengambil semua kenikmatan-Nya sehingga si miskin itu tidak memiliki selembar pakaianpun yang melekat di tubuhnya. Ini semua karena ia tidak mau bersyukur kepada Allah SWT. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-4671349077777639515?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/4671349077777639515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=4671349077777639515' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4671349077777639515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4671349077777639515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/permohonan-si-miskin-dan-si-kaya.html' title='Permohonan si Miskin dan si Kaya'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-6930679850855784921</id><published>2008-02-29T00:40:00.000-08:00</published><updated>2008-02-29T00:42:13.329-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khusyu saat sholat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rahasia khusyu dalam sembahyang'/><title type='text'>Rahasia Khusyu dalam Sembahyang</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat warak dan sangat khusyuk solatnya. Namun dia selalu khuatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasakan kurang khusyuk.&lt;br /&gt;Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Isam dan bertanya : "Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan solat?"&lt;br /&gt;Hatim berkata : "Apabila masuk waktu solat aku berwudhu' zahir dan batin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isam bertanya, "Bagaimana wudhu' zahir dan batin itu?"&lt;br /&gt;Hatim berkata, "Wudhu' zahir sebagaimana biasa, iaitu membasuh semua anggota wudhu' dengan air. Sementara wudhu' batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara :-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.         bertaubat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.         menyesali dosa yang dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.         tidak tergila-gilakan dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.         tidak mencari / mengharap pujian orang (riya')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.         tinggalkan sifat berbangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.         tinggalkan sifat khianat dan menipu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.         meninggalkan sifat dengki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seterusnya Hatim berkata, "Kemudian aku pergi ke masjid, aku kemaskan semua anggotaku dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku bayangkan Allah ada di hadapanku, syurga di sebelah kananku, neraka di sebelah kiriku, malaikat maut berada di belakangku, dan aku bayangkan pula bahwa aku seolah-olah berdiri di atas titian 'Sirratul Mustaqim' dan aku menganggap bahwa solatku kali ini adalah solat terakhirku, kemudian aku berniat dan bertakbir dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bacaan dan doa dalam solat kufaham maknanya, kemudian aku ruku' dan sujud dengan tawadhu', aku bertasyahhud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku bersolat selama 30 tahun."&lt;br /&gt;Apabila Isam mendengar, menangislah dia kerana membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-6930679850855784921?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/6930679850855784921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=6930679850855784921' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/6930679850855784921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/6930679850855784921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/rahasia-khusyu-dalam-sembahyang.html' title='Rahasia Khusyu dalam Sembahyang'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-3871797379974485115</id><published>2008-02-29T00:24:00.000-08:00</published><updated>2008-02-29T00:25:00.985-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah tauladan'/><title type='text'>TIDAK AKAN MASUK NERAKA ORANG YANG MENANGIS KERANA TAKUTKAN ALLAH</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah S.A.W telah bersabda, "Bahwa tidak akan masuk neraka orang menangis kerana takut kepada Allah sehingga ada air susu kembali ke tempat asalnya."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah kitab Daqa'iqul Akhbar menerangkan bahwa akan didatangkan seorang hamba pada hari kiamat nanti, dan sangat beratlah timbangan kejahatannya, dan telah diperintahkan untuk dimasukkan ke dalam neraka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka salah satu daripada rambut-rambut matanya berkata, "Wahai Tuhanku, Rasul Engkau Nabi Muhammad S.A.W telah bersabda, sesiapa yang menangis kerana takut kepada Allah S.W.T, maka Allah mengharamkan matanya itu ke neraka dan sesungguhnya aku menangis kerana amat takut kepada-Mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Allah S.W.T mengampuni hamba itu dan menyelamatkannya dari api neraka dengan berkat sehelai rambut yang pernah menangis kerana takut kepada Allah S.W.T. Malaikat Jibril A.S mengumumkan, telah selamat Fulan bin Fulan sebab sehelai rambut."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah kitab lain, Bidayatul-Hidayah, diceritakan bahwa pada hari kiamat nanti, akan didatangkan neraka jahanam dengan mengeluarkan suaranya, suara nyalaan api yang sangat menggerunkan, semua umat menjadi berlutut kerana kesusahan menghadapinya. Allah S.W.T berfirman yang bermaksud, "Kamu lihat (pada hari itu) setiap umat berlutut (yakni merangkak pada lututnya). Tiap-tiap umat diseru kepada buku amalannya. (Dikatakan kepadanya) Pada hari ini kamu dibalasi menurut apa-apa yang telah kau kerjakan." (Surah al-Jatsiyah ayat 28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaik saja mereka menghampiri neraka, mereka mendengar kegeraman api neraka dengan nyalaan apinya, dan diterangkan dalam kitab tersebut bahwa suara nyalaan api neraka itu dapat didengar sejauh 500 tahun perjalanan. Pada waktu itu, akan berkata setiap orang hingga Nabi-nabi dengan ucapan, "Diriku, diriku (selamatkanlah diriku Ya Allah) kecuali hanya seorang nabi saja yang akan berkata, "Umatku, umatku."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Beliau ialah junjungan besar kita Nabi Muhammad S.A.W. Pada masa itu akan keluarlah api neraka jahim seperti gunung-gunung, umat Nabi Muhammad berusaha menghalanginya dengan berkata, "Wahai api! Demi hak orang-orang yang solat, demi hak orang-orang yang ahli sedekah, demi hak orang-orang yang khusyuk, demi hak orang-orang yang berpuasa, supaya engkau kembali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun dikata demikian, api neraka itu tetap tidak mahu kembali, lalu malaikat Jibril berkata, "Sesungguhnya api neraka itu menuju kepada umat Muhammad S.A.W"&lt;br /&gt;Kemudian Jibril membawa semangkuk air dan Rasulullah meraihnya. Berkata Jibril A.S. "Wahai Rasulullah, ambillah air ini dan siramkanlah kepadanya." Lalu Baginda mengambil dan menyiramkannya pada api itu, maka padamlah api itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Rasulullah S.A.W pun bertanya kepada Jibril A.S. "Wahai Jibril, Apakah air itu?" Maka Jibril berkata, "Itulah air mata orang derhaka di kalangan umatmu yang menangis kerana takut kepada Allah S.W.T. Sekarang aku diperintahkan untuk memberikannya kepadamu agar engkau menyiramkan pada api itu." Maka padamlah api itu dengan izin Allah S.W.T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah bersabda Rasulullah S.A.W, " Ya Allah anugerahilah kepada kami dua buah mata yang menangis kerana takut kepada-Mu, sebelum tidak ditemunya air mata."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-3871797379974485115?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/3871797379974485115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=3871797379974485115' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/3871797379974485115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/3871797379974485115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/tidak-akan-masuk-neraka-orang-yang.html' title='TIDAK AKAN MASUK NERAKA ORANG YANG MENANGIS KERANA TAKUTKAN ALLAH'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-3796997591873090349</id><published>2008-02-28T23:56:00.000-08:00</published><updated>2008-02-28T23:57:56.617-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='azab meninggalkan sembahyang'/><title type='text'>12 AZAB BAGI MEREKA YANG MENINGGALKAN SEMBAHYANG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam sebuah hadis menerangkan bahwa Rasulullah S.A.W telah bersabda : "Barangsiapa yang mengabaikan solat secara berjemaah maka Allah S.W.T akan mengenakan 12 tindakan yang merbahaya ke atasnya. Tiga darinya akan dirasainya semasa di dunia ini antaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Allah S.W.T akan menghilangkan berkat dari usahanya dan begitu juga terhadap rezekinya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;· Allah S.W.T mencabut nur orang-orang mukmin daripadanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;· Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga macam bahaya adalah ketika dia hendak mati, antaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Ruh dicabut ketika dia di dalam keadaan yang sangat haus walaupun ia telah meminum seluruh air laut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;· Dia akan merasa yang amat pedih ketika ruh dicabut keluar. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;· Dia akan dirisaukan akan hilang imannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga macam bahaya yang akan dihadapinya ketika berada di dalam kubur, antaranya :-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Dia akan merasa susah terhadap pertanyaan malaikat mungkar dan nakir yang sangat menggerunkan.&lt;br /&gt;· Kuburnya akan menjadi cukup gelap.&lt;br /&gt;· Kuburnya akan menghimpit sehingga semua tulang rusuknya berkumpul (seperti jari bertemu jari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga lagi azab nanti di hari kiamat, antaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Hisab ke atsanya menjadi sangat berat.&lt;br /&gt;· Allah S.W.T sangat murka kepadanya.&lt;br /&gt;· Allah S.W.T akan menyiksanya dengan api neraka. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-3796997591873090349?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/3796997591873090349/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=3796997591873090349' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/3796997591873090349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/3796997591873090349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/12-azab-bagi-mereka-yang-meninggalkan.html' title='12 AZAB BAGI MEREKA YANG MENINGGALKAN SEMBAHYANG'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-2643354188296417139</id><published>2008-02-28T23:46:00.000-08:00</published><updated>2008-02-28T23:47:12.702-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khasiat ayat kursi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah tauladan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ayat kursi menjelang tidur'/><title type='text'>AYAT KURSI MENJELANG TIDUR</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Abu Hurairah r.a. pernah ditugaskan oleh Rasulullah S.A.W untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadhan. Tiba-tiba muncullah seseorang, lalu mencuri segenggam makanan. Namun kepintaran Hurairah memang patut dipuji, kemudian pencuri itu kemudian berhasil ditangkapnya."Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," gertak Abu Hurairah.Bukan main takutnya pencuri itu mendengar ancaman Abu Hurairah, hingga kemudian ia pun merengek-rengek : "Saya ini orang miskin, keluarga tanggungan saya banyak, sementara saya sangat memerlukan makanan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pencuri itu pun dilepaskan. Bukankah zakat itu pada akhirnya akan diberikan kepada fakir miskin ? Hanya saja, cara memang keliru. Mestinya jangan keliru.Keesokan harinya, Abu Hurairah melaporkan kepada Rasulullah S.A.W. Maka bertanyalah beliau : "Apa yang dilakukan kepada tawananmu semalam, ya Abu Hurairah?"Ia mengeluh, "Ya Rasulullah, bahwa ia orang miskin, keluarganya banyak dan sangat memerlukan makanan," jawab Abu Hurairah. Lalu diterangkan pula olehnya, bahwa ia kasihan kepada pencuri itu,, lalu dilepaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bohong dia," kata Nabi : "Pada hala nanti malam ia akan datang lagi."Kerana Rasulullah S.A.W berkata begitu, maka penjagaannya diperketat, dan kewaspadaan pun ditingkatkan.Dan, benar juga, pencuri itu kembali lagi, lalu mengambil makanan seperti kelmarin. Dan kali ini ia pun tertangkap."Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," ancam Abu Hurairah, sama seperti kelmarin. Dan pencuri itu pun sekali lagi meminta ampun : "Saya orang miskin, keluarga saya banyak. Saya berjanji esok tidak akan kembali lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihan juga rupanya Abu Hurairah mendengar keluhan orang itu, dan kali ini pun ia kembali dilepaskan. Pada paginya, kejadian itu dilaporkan kepada Rasulullah S.A.W, dan beliau pun bertanya seperti kelmarin. Dan setelah mendapat jawapan yang sama, sekali lagi Rasulullah menegaskan : "Pencuri itu bohong, dan nanti malam ia akan kembali lagi."Malam itu Abu Hurairah berjaga-jaga dengan kewaspadaan dan kepintaran penuh. Mata, telinga dan perasaannya dipasang baik-baik. Diperhatikannya dengan teliti setiap gerak-geri disekelilingnya sudah dua kali ia dibohongi oleh pencuri. Jika pencuri itu benar-benar datang seperti diperkatakan oleh Rasulullah dan ia berhasil menangkapnya, ia telah bertekad tidak akan melepaskannya sekali lagi. Hatinya sudah tidak sabar lagi menunggu-nunggu datangnya pencuri jahanam itu. Ia kesal. Kenapa pencuri kelmarin itu dilepaskan begitu saja sebelum diseret ke hadapan Rasulullah S.A.W ? Kenapa mahu saja ia ditipu olehnya ? "Awas!" katanya dalam hati. "Kali ini tidak akan kuberikan ampun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin larut, jalanan sudah sepi, ketika tiba-tiba muncul sesosok bayangan yang datang menghampiri longgokan makanan yang dia jaga. "Nah, benar juga, ia datang lagi," katanya dalam hati. Dan tidak lama kemudian pencuri itu telah bertekuk lutut di hadapannya dengan wajah ketakutan. Diperhatikannya benar-benar wajah pencuri itu. Ada semacam kepura-puraan pada gerak-gerinya."Kali ini kau pastinya kuadukan kepada Rasulullah. Sudah dua kali kau berjanji tidak akan datang lagi ke mari, tapi ternyata kau kembali juga. Lepaskan saya," pencuri itu memohon. Tapi, dari tangan Abu Hurairah yang menggenggam erat-erat dapat difahami, bahwa kali ini ia tidak akan dilepaskan lagi. Maka dengan rasa putus asa ahirnya pencuri itu berkata : "Lepaskan saya, akan saya ajari tuan beberapa kalimat yang sangat berguna."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalimat-kalimat apakah itu?" Tanya Abu Hurairah dengan rasa ingin tahu. "Bila tuan hendak tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu….. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Maka tuan akan selalu dipelihara oleh Allah, dan tidak akan ada syaitan yang berani mendekati tuan sampai pagi."Maka pencuri itu pun dilepaskan oleh Abu Hurairah. Agaknya naluri keilmuannya lebih menguasai jiwanya sebagai penjaga gudang.Dan keesokan harinya, ia kembali menghadap Rasulullah S.A.W untuk melaporkan pengalamannya yang luar biasa tadi malam. Ada seorang pencuri yang mengajarinya kegunaan ayat Kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?" tanya Rasul sebelum Abu Hurairah sempat menceritakan segalanya."Ia mengajariku beberapa kalimat yang katanya sangat berguna, lalu ia saya lepaskan," jawab Abu Hurairah."Kalimat apakah itu?" tanya Nabi.Katanya : "Kalau kamu tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu….. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Dan ia katakan pula : "Jika engkau membaca itu, maka engkau akan selalu dijaga oleh Allah, dan tidak akan didekati syaitan hingga pagi hari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi cerita Abu Hurairah, Nabi S.A.W berkata, "Pencuri itu telah berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta." Kemudian Nabi S.A.W bertanya pula : "Tahukah kamu, siapa sebenarnya pencuri yang ertemu denganmu tiap malam itu?""Entahlah." Jawab Abu Hurairah."Itulah syaitan."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-2643354188296417139?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/2643354188296417139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=2643354188296417139' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2643354188296417139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2643354188296417139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/ayat-kursi-menjelang-tidur.html' title='AYAT KURSI MENJELANG TIDUR'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8149779250213889890</id><published>2008-02-28T23:42:00.000-08:00</published><updated>2008-02-28T23:43:46.430-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hari Aasyura'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puasa 10 Muharram'/><title type='text'>KISAH KELEBIHAN BERPUASA PADA 10 MUHARRAM DAN PERISTIWA-PERISTIWA YANG BERLAKU PADA HARI TERSEBUT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dari Ibnu Abbas r.a berkata Rasulullah S.A.W bersabda : " Sesiapa yang berpuasa pada hari Aasyura (10 Muharram) maka Allah S.W.T akan memberi kepadanya pahala 10,000 malaikat dan sesiapa yang berpuasa pada hari Aasyura (10 Muharram) maka akan diberi pahala 10,000 orang berhaji dan berumrah, dan 10,000 pahala orang mati syahid, dan barang siapa yang mengusap kepala anak-anak yatim pada hari tersebut maka Allah S.W.T akan menaikkan dengan setiap rambut satu darjat. Dan sesiapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa pada orang mukmin pada hari Aasyura, maka seolah-olah dia memberi makan pada seluruh ummat Rasulullah S.A.W yang berbuka puasa dan mengenyangkan perut mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu para sahabat bertanya Rasulullah S.A.W : " Ya Rasulullah S.A.W, adakah Allah telah melebihkan hari Aasyura daripada hari-hari lain?". Maka berkata Rasulullah S.A.W : " Ya, memang benar, Allah Taala menjadikan langit dan bumi pada hari Aasyura, menjadikan laut pada hari Aasyura, menjadikan bukit-bukit pada hari Aasyura, menjadikan Nabi Adam dan juga Hawa pada hari Aasyura, lahirnya Nabi Ibrahim juga pada hari Aasyura, dan Allah S.W.T menyelamatkan Nabi Ibrahim dari api juga pada hari Aasyura, Allah S.W.T menenggelamkan Fir'aun pada hari Aasyura, menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub a.s pada hari Aasyura, Allah S.W.T menerima taubat Nabi Adam pada hari Aasyura, Allah S.W.T mengampunkan dosa Nabi Daud pada hari Aasyura, Allah S.W.T mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman juga pada hari Aasyura, dan akan terjadi hari kiamat itu juga pada hari Aasyura !". &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8149779250213889890?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8149779250213889890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8149779250213889890' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8149779250213889890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8149779250213889890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/kisah-kelebihan-berpuasa-pada-10.html' title='KISAH KELEBIHAN BERPUASA PADA 10 MUHARRAM DAN PERISTIWA-PERISTIWA YANG BERLAKU PADA HARI TERSEBUT'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-3972584330382925186</id><published>2008-02-28T23:02:00.000-08:00</published><updated>2008-02-28T23:03:44.165-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah taulada'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='neraka dan surga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Rela Dimasukkan kedalam Neraka</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Nabi Musa AS suatu hari sedang berjalan-jalan melihat keadaan ummatnya. Nabi Musa AS melihat seseorang sedang beribadah. Umur orang itu lebih dari 500 tahun. Orang itu adalah seorang yang ahli ibadah. Nabi Musa AS kemudian menyapa dan mendekatinya. Setelah berbicara sejenak ahli ibadah itu bertanya kepada Nabi Musa AS, Wahai Musa AS aku telah beribadah kepada Allah SWT selama 350 tahun tanpa melakukan perbuatan dosa. Di manakah Allah SWT akan meletakkanku di Sorga-Nya?. Tolong sampaikan pertanyaanku ini kepada Allah. Nabi Musa AS mengabulkan permintaan orang itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nabi Musa AS kemudian bermunajat memohon kepada Allah SWT agar Allah SWT memberitahukan kepadanya di mana ummatnya ini akan ditempatkan di akhirat kelak. Allah SWT berfirman, "Wahai Musa (AS) sampaikanlah kepadanya bahwa Aku akan meletakkannya di dasar Neraka-Ku yang paling dalam". Nabi Musa AS kemudian mengabarkan kepada orang tersebut apa yang telah difirmankan Allah SWT kepadanya. Ahli ibadah itu terkejut. Dengan perasaan sedih ia beranjak dari hadapan Nabi Musa AS. Malamnya ahli ibadah itu terus berfikir mengenai keadaan dirinya. Ia juga mulai terfikir bagai mana dengan keadaan saudara-saudaranya, temannya, dan orang lain yang mereka baru beribadah selama 200 tahun, 300 tahun, dan mereka yang belum beribadah sebanyak dirinya, di mana lagi tempat mereka kelak di akhirat. Keesokan harinya ia menjumpai Nabi Musa AS kembali. Ia kemudian berkata kepada Nabi Musa AS, "Wahai Musa AS, aku rela Allah SWT memasukkan aku ke dalam Neraka-Nya, akan tetapi aku meminta satu permohonan. Aku mohon agar setelah tubuhku ini dimasukkan ke dalam Neraka maka jadikanlah tubuhku ini sebesar-besarnya sehingga seluruh pintu Neraka tertutup oleh tubuhku jadi tidak akan ada seorang pun akan masuk ke dalamnya". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nabi Musa AS menyampaikan permohonan orang itu kepada Allah SWT. Setelah mendengar apa yang disampaikan oleh Nabi Musa AS maka Allah SWT berfirman, "Wahai Musa (AS) sampaikanlah kepada ummatmu itu bahwa sekarang Aku akan menempatkannya di Surga-Ku yang paling tinggi". &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-3972584330382925186?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/3972584330382925186/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=3972584330382925186' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/3972584330382925186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/3972584330382925186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/rela-dimasukkan-kedalam-neraka_28.html' title='Rela Dimasukkan kedalam Neraka'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-6537621614740992103</id><published>2008-02-28T22:47:00.001-08:00</published><updated>2008-02-28T22:55:52.612-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='siapa setan yang sebenarnya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perilaku setan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang setan dan iblis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah setan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='setan dan iblis'/><title type='text'>Siapa Setan yang Sebenarnya?</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;oleh : Ust. Abu Aqila&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran (Rabb) Yang Maha Pemurah (Al-Qur`an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.” (QS. az-Zukhruf [43]: 36-37).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembahasan alam gaib memang menciptakan daya tarik tersendiri bagi manusia. Seakan ada nuansa misteri yang ingin diketahui. Namun, patut kita renungkan bahwa telah terjadi kesalahan persepsi dan pemahaman tentang alam gaib –sebagai bagian dari aqidah islamiyah– di tengah masyarakat kita yang mayoritas kaum muslimin. Sehingga, diperlukan usaha nyata sebagai pencerahan spiritual berupa kontribusi penyadaran dan pelurusan aqidah islamiyah.&lt;br /&gt;Tulisan singkat ini berusaha menyajikan secara transparan siapa sebenarnya Iblis dan para setan laknatullah pengikutnya, tipu daya Iblis dan para setan golongan jin kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keberadaan Jin, Iblis, dan Setan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat dan jin telah hidup di surga dan menjadi makhluk yang senantiasa bertasbih dan bertahmid, sebelum Allah Swt. kemudian menciptakan Nabi Adam a.s..&lt;br /&gt;Tak heran bila sebutan bagi jin pada saat itu disamakan dengan malaikat oleh Allah, sebagaimana firman-Nya:“Dan ingatlah ketika Kami berfirman kepada malaikat, ‘Sujudlah kamu semua kepada Adam!’ Maka mereka sujud, kecuali Iblis, dia adalah dari golongan jin…” (QS. al-Kahfi [18]: 50).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, Iblis adalah sebutan yang diberikan Allah Swt. kepada salah satu jin yang tidak mentaati perintah-Nya untuk sujud kepada Adam a.s.. Awalnya, Iblis juga sebagai makhluk yang taat kepada Allah, namun kemudian berubah, yaitu enggan menjadi hamba yang taat di sisi Allah dan takabur dengan ibadah-ibadah yang telah dilakukannya selama di surga. Hal inilah yang membuatnya menjadi makhluk paling kufur, hina, serta terusir dari surga.“Allah berfirman,’Turunlah kamu dari surga itu! Karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.’” (QS. al-A’raf [7]: 13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena vonis Allah tersebut, Iblis –yang memiliki sifat dendam kepada Adam a.s. dan keturunannya– lalu meminta dispensasi waktu hidup.“Iblis berkata,’Beri tangguhlah hidupku sampai waktu mereka dibangkitkan.’ Allah berfirman,’Sesungguhnya kamu (Iblis) termasuk mereka yang diberi tangguh.’” (QS. al-A’raf [7]: 14-15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program penyesatan mulai dijalankan Iblis kepada manusia dengan target utama adalah Adam as. dan Siti Hawa rah..“Maka setan (Iblis) membisikkan (pikiran jahat) kepada mereka berdua (Adam dan Hawa) untuk menampakkan kepada mereka apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan setan berkata,’Tuhanmu tidak melarangmu untuk mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga).’” (QS. al-A’raf [7]: 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara kebimbangan Adam dan Hawa, Iblis masuk dengan bisikan-bisikan menawarkan sesuatu yang menjadi kelemahan pada fitrah manusia. Iblis telah menjanjikan kepada keduanya tentang aurat yang dapat membuatnya menjadi malaikat dan hidup kekal di dalam surga. Padahal timbulnya aurat pada jasad keduanya –yang awal penciptaannya tidak Allah Swt. berikan kemaluan, sehingga tanpa pakaian pun tidak ada keinginan di hati mereka untuk melakukan hubungan suami istri– akan membuat mereka terperosok dalam kesesatan dan kehinaan. Allah telah mengingatkan Adam sebelumnya dengan firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tatkala keduanya telah merasakan (buah) pohon itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Rabb mereka menyerunya,’Bukankah aku telah melarang kamu (mendekati) pohon itu dan Aku katakan kepadamu,’Sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagimu.’’” (QS. al-A’raf [7]: 22).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Setan adalah Keturunan Iblis dan Seluruh Pengikutnya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis sebagai nenek moyang setan itu hidup dan berketurunan. Semua keturunan Iblis akan menjebak semua manusia agar terbentuk karakter syaithani pada jiwanya, sehingga akhirnya menjadi budak-budak mereka. Na’udzu billahi min dzalik. Iblis tidak sendiri dalam melaksanakan program penyesatan. Ia dibantu keturunannya yang telah menjadi musuh manusia. Siapa di antara setan-setan itu yang berhasil menyesatkan manusia, maka akan mendapatkan penghargaan yang terhormat dari Iblis. Rasulullah Saw. telah memberitahukan hal ini dalam sabdanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Singgasana Iblis berada di lautan. Dari sana ia mengirim pasukan (setan golongan jin) untuk membuat fitnah kepada manusia, maka barangsiapa yang lebih besar membuat bencana, dialah yang lebih besar jasanya (terhormat) di kalangan mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim, dari Jabir ra.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan itu terdiri dari bangsa jin dan bangsa manusia –yang seluruhnya sebagai pengikut Iblis laknatullah–, terbukti banyaknya manusia yang hidup dan berjuang untuk menyebarkan dosa dan kesesatan, tetapi mereka tidak menyadarinya. Contohnya, beberapa wanita dengan profesi PSK (Pekerja Seks Komersial) (baca: pelacur) merasa yakin bahwa profesi mereka penuh dengan dosa, namun mereka juga merasa bahwa menjadi pelacur dengan segala keterpaksaan bukanlah bagian dari dosa. Sehingga hati mereka –dan para wanita penghibur lainnya– ringan melakukan pekerjaan haram tersebut, bahkan mungkin menikmatinya! Lagi-lagi, na’udzu billahi min dzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter syaithani seperti inilah yang ingin dibangun oleh setan pada manusia, hingga manusia terjerumus dalam lingkaran setan, merasa setan-setan sebagai kawan dan pemimpin mereka, serta merasa bertanggung jawab untuk mengajak orang lain bermaksiat dan masuk ke dalam lingkaran setan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Contoh-contoh Perilaku Syaithani pada Manusia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita perhatikan dalam berbagai macam pemberitaan, baik di media televisi maupun di media cetak, begitu banyak manusia yang telah terjerumus menjadi tentara-tentara setan yang semangat berbuat dosa dan berjuang untuk menyesatkan manusia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa peristiwa di tanah air yang merupakan realita syaithani bahwa manusia telah terjerumus dalam tipu daya setan antara lain: pornografi, selingkuh, korupsi, bunuh diri, pembunuhan, pemerkosaan, pencurian dan pembobolan bank, kolusi dan pungutan liar (pungli), narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), permusuhan (tawuran, perkelahian, peperangan, dan lain-lain), terorisme, perampokan, dan masih banyak lagi yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Beberapa Usaha Melindungi Diri dari Tipu Daya Setan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Selalu meningkatkan kualitas iman dan tawakal kepada Allah Swt., serta menjauhi perbuatan syirik.“Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Rabb-nya. Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.” (QS. an-Nahl [16]: 99-100).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Senantiasa ikhlas dalam beribadah dan membenci setiap perbuatan maksiat.“Iblis berkata,’Ya Rabb-ku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis diantara mereka.’ Allah berfirman,’Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya).’” (QS. al-Hijr [15]: 39-41).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan pernah mengikuti langkah-langkah setan.“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. al-Baqarah [2]: 208). Lihat juga QS. al-Baqarah [2]: 168.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selalu berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya.” (QS. al-A’raf [7]: 200-201). Lihat juga QS. an-Nas [114]: 1-6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bi shawab. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-6537621614740992103?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/6537621614740992103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=6537621614740992103' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/6537621614740992103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/6537621614740992103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/siapa-setan-yang-sebenarnya_28.html' title='Siapa Setan yang Sebenarnya?'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-7613788164138335441</id><published>2008-02-24T21:37:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T21:41:07.837-08:00</updated><title type='text'>Kisah Perjalanan Rasulullah SAW ke Surga Bersama Dua Tamunya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Di suatu pagi hari, Rasulullah SAW bercerita kepada para sahabatnya, bahwa semalam beliau didatangi dua orang tamu. Dua tamu itu mengajak Rasulullah untuk pergi ke suatu negeri, dan Rasul menerima ajakan mereka. Akhirnya mereka pun pergi bertiga.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketika dalam perjalanan, mereka mendatangi seseorang yang tengah berbaring. Tiba-tiba di dekat kepala orang itu ada orang lain yang berdiri dengan membawa sebongkah batu besar. Orang yang membawa batu besar itu dengan serta merta melemparkan batu tadi ke atas kepala orang yang sedang berbaring, maka remuklah kepalanya dan menggelindinglah batu yang dilempar tadi. Kemudian orang yang melempar batu itu berusaha memungut kembali batu tersebut. Tapi dia tidak bisa meraihnya hingga kepala yang remuk tadi kembali utuh seperti semula. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Setelah batu dapat diraihnya, orang itu kembali melemparkan batu tersebut ke orang yang sedang berbaring tadi, begitu seterusnya ia melakukan hal yang serupa seperti semula.Melihat kejadian itu, Rasulullah bertanya kepada dua orang tamu yang mengajaknya, "Maha Suci Allah, apa ini?"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Sudahlah, lanjutkan perjalanan!" jawab keduanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka mereka pun pergi melanjutkan perjalanan. Dalam perjalanan, mereka mendatangi seseorang lagi. Orang tersebut sedang terlentang dan di sebelahnya ada orang lain yang berdiri dengan membawa gergaji dari besi. Tiba-tiba digergajinya salah satu sisi wajah orang yang sedang terlentang itu hingga mulut, tenggorokan, mata, sampai tengkuknya. Kemudian si penggergaji pindah ke sisi yang lain dan melakukan hal yang sama pada sisi muka yang pertama. Orang yang menggergaji ini tidak akan pindah ke sisi wajah lainnya hingga sisi wajah si terlentang tersebut sudah kembali seperti sediakala. Jika dia pindah ke sisi wajah lainnya, dia akan menggergaji wajah si terletang itu seperti semula. Begitu seterusnya dia melakukan hal tersebut berulang-ulang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah pun bertanya, "Subhanallah, apa pula ini?"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kedua tamunya menjawab, "Sudah, menjauhlah!"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka mereka pun kembali melanjutkan perjalanan. Selanjutnya mereka mendatangi sesuatu seperti sebuah tungku api, atasnya sempit sedangkan bagian bawahnya besar, dan menyala-nyala api dari bawahnya. Di dalamnya penuh dengan jeritan dan suara-suara hiruk pikuk. Mereka pun melongoknya, ternyata di dalamnya terdapat para lelaki dan wanita dalam keadaan telanjang. Dan dari bawah ada luapan api yang melalap tubuh mereka. Jika api membumbung tinggi mereka pun naik ke atas, dan jika api meredup mereka kembali ke bawah. Jika api datang melalap, maka mereka pun terpanggang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah kembali bertanya, "Siapa mereka?"Kedua tamunya menjawab, "Menjauhlah, menjauhlah!"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mereka kembali melanjutkan perjalanan. Kali ini mereka mendatangi sebuah sungai, sungai yang merah bagai darah. Ternyata di dalam sungai tadi ada seseorang yang sedang berenang, sedangkan di tepi sungainya telah berdiri seseorang yang telah mengumpulkan bebatuan banyak sekali. Setiap kali orang yang berenang itu hendak berhenti dan ingin keluar dari sungai, maka orang yang ditepi sungai mendatangi orang yang berenang itu dan menjejali mulutnya sampai ia pun berenang kembali. Setiap kali si perenang kembali mau berhenti, orang yang di tepi sungai kembali menjejali mulut si perenang dengan bebatuan hingga dia kembali ke tengah sungai.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah pun bertanya, "Apa yang dilakukan orang ini?!"&lt;br /&gt;"Menjauhlah, menjauhlah!" jawab kedua tamunya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka mereka pun melanjutkan perjalanan. Dalam perjalanan kali ini, mereka mendapatkan seseorang yang amat buruk penampilannya, sejelek-jeleknya orang yang pernah kita lihat penampilannya, dan di dekatnya terdapat api. Orang tersebut mengobarkan api itu dan mengelilinginya."Apa ini?!" tanya Rasulullah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Menjauhlah, menjauhlah!" jawab kedua tamunya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lalu mereka melanjutkan perjalanan lagi. Dalam perjalanan mereka menemukan sebuah taman yang indah, dipenuhi dengan bunga-bunga musim semi. Di tengah taman itu ada seorang lelaki yang sangat tinggi, hingga Rasulullah hampir tidak bisa melihat kepala orang itu karena tingginya. Di sekeliling orang tinggi itu banyak sekali anak-anak yang tidak pernah Rasul lihat sebegitu banyaknya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Melihat itu, Rasulullah kembali bertanya, "Apa ini? Dan siapa mereka?"Kedua tamunya menjawab, "Menjauhlah, menjauhlah!"Maka mereka pun pergi berlalu. Lalu mereka menyaksikan sebuah pohon yang amat besar, yang tidak pernah Rasul lihat pohon yang lebih besar dari ini. Pohon ini juga indah. Kedua tamu Rasul berkata, "Naiklah ke pohon itu!"&lt;br /&gt;Lalu mereka pun memanjatnya. Rasul dituntun menaiki pohon dan dimasukkannya ke dalam sebuah rumah yang sangat indah yang tak pernah Rasul lihat seumpamanya. Di dalamnya terdapat lelaki tua dan muda. Lalu mereka sampai pada sebuah kota yang dibangun dengan batu bata dari emas dan perak. Mereka mendatangi pintu gerbang kota itu. Tiba-tiba pintu terbuka dan mereka memasukinya. Mereka disambut oleh beberapa orang, sebagian mereka adalah sebaik-baik bentuk dan rupa yang pernah kita lihat, dan sebagiannya lagi adalah orang yang seburuk-buruk rupa yang pernah kita lihat. Kedua tamu yang bersama Rasulullah berkata kepada orang-orang itu, "Pergilah, dan terjunlah ke sungai itu!"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ada sungai terbentang yang airnya sangat putih jernih. Mereka pun segera pergi dan menceburkan dirinya masing-masing ke dalam sungai itu. Kemudian mereka kembali kepada Rasululullah dan dua tamunya. Kejelekan serta keburukan rupa mereka tampak telah sirna, bahkan mereka dalam keadaan sebaik-baik rupa!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lalu kedua orang tamu Rasulullah berkata, "Ini adalah Surga 'Adn, dan inilah tempat tinggalmu!"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Rumah pertama yang kau lihat adalah rumah orang-orang mukmin kebanyakan, adapun rumah ini adalah rumah para syuhada', sedangkan aku adalah Jibril dan ini Mika'il. Maka angkatlah mukamu (pandanganmu)."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka mata Rasulullah langsung menatap ke atas, ternyata sebuah istana bagai awan yang sangat putih. Kedua tamu Rasulullah berkata lagi, "Inilah tempat tinggalmu!"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah berkata kepada mereka, "Semoga Allah memberkati kalian."Kedua tamu itu lalu hendak meninggalkan Rasulullah. Maka Rasulullah pun segera ingin masuk ke dalamnya, tetapi kedua tamu itu segera berkata, "Tidak sekarang engkau memasukinya!" [1]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Aku telah melihat banyak keajaiban sejak semalam, apakah yang kulihat itu?" tanya Rasulullah kepada mereka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Keduanya menjawab, "Kami akan memberitakan kepadamu. Adapun orang yang pertama kau datangi, yang remuk kepalanya ditimpa batu, dia itu adalah orang yang membaca Al Qur'an tetapi ia berpaling darinya, tidur di kala waktu shalat fardhu (melalaikannya). Adapun orang yang digergaji mukanya sehingga mulut, tenggorokan, dan matanya tembus ke tengkuknya, adalah orang yang keluar dari rumahnya dan berdusta dengan sekali-kali dusta yang menyebar ke seluruh penjuru. Adapun orang laki-laki dan perempuan yang berada dalam semacam bangunan tungku, maka mereka adalah para pezina. Adapun orang yang kamu datangi sedang berenang di sungai dan dijejali batu, maka ia adalah pemakan riba. Adapun orang yang sangat buruk penampilannya dan di sampingnya ada api yang ia kobarkan dan ia mengitarinya, itu adalah malaikat penjaga neraka jahannam.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Adapun orang yang tinggi sekali, yang ada di tengah-tengah taman, itu adalah Ibrahim AS. Sedangkan anak-anak di sekelilingnya adalah setiap bayi yang mati dalam keadaan fitrah."...Lalu di sela-sela penyampaian cerita ini, para sahabat bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, bagaimana dengan anak orang-orang musyrik?"Rasulullah menjawab, "Dan anak orang-orang musyrik."Lalu Rasulullah SAW melanjutkan ceritanya.Adapun orang-orang yang sebagian mukanya bagus, dan sebagian yang lain mukanya jelek, mereka itu adalah orang-orang yang mencampuradukan antara amalan shalih dan amalan buruk, maka Allah mengampuni kejelekan mereka. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;[]Maraji': Riyadhush Shalihin_______________&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Catatan kaki:[1] Dalam hadits riwayat Bukhari lainnya, dikisahkan bahwa kedua tamu Rasulullah itu mengatakan kepada Rasulullah, "Kamu masih memiliki sisa umur yang belum kamu jalani, jika kau telah melaluinya maka kau akan masuk rumahmu." (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;Diposting oleh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-7613788164138335441?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/7613788164138335441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=7613788164138335441' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7613788164138335441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7613788164138335441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/kisah-perjalanan-rasulullah-saw-ke_24.html' title='Kisah Perjalanan Rasulullah SAW ke Surga Bersama Dua Tamunya'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-148781196760338259</id><published>2008-02-24T20:32:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T20:33:12.241-08:00</updated><title type='text'>Dialog Allah dan Malaikat Tentang Orang-orang yang Berzikir dan Berdo’a</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Suatu hari, Rasulullah menyampaikan berita kepada sahabat tentang adanya malaikat yang selalu berkeliling di jalan-jalan, berkeliling di muka bumi, untuk mencari orang yang selalu berdzikir, mencari majelis-majelis yang berdzikir. Jika malaikat itu menemukan apa yang dicari, maka dia akan berseru kepada malaikat lainnya, "Kemarilah, inilah hajat kalian!"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lalu para malaikat itu mengelilingi kaum yang sedang berdzikir tersebut, ikut duduk bersama mereka, dengan membentangkan sayap-sayap mereka sampai ke atas langit dunia. Jika orang-orang yang berdzikir tadi selesai melakukan dzikirnya, para malaikat naik ke langit. Pada saat itu Rabb bertanya kepada malaikat - dan Dia Lebih Mengetahui - :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang dikatakan hamba-hamba-Ku?"&lt;br /&gt;"Mereka bertasbih kepada-Mu, bertakbir, bertahmid, dan mengagungkan-Mu" jawab para&lt;br /&gt;malaikat."Apakah mereka melihat-Ku?" Allah bertanya lagi.&lt;br /&gt;Malaikat: "Tidak, demi Allah, mereka tidak melihat-Mu!"&lt;br /&gt;Allah: "Apa yang mereka minta?"&lt;br /&gt;Malaikat: "Mereka meminta Surga kepada-Mu."&lt;br /&gt;Allah: "Apakah mereka pernah melihatnya?"&lt;br /&gt;Malaikat: "Tidak wahai Rabb, mereka belum pernah melihatnya!"&lt;br /&gt;Allah: "Lantas bagaimana jika mereka melihatnya?"&lt;br /&gt;Malaikat: "Andaikan mereka melihatnya, niscaya mereka akan lebih sangat mendambakannya, lebih sangat menginginkannya, dan lebih senang kepadanya!"&lt;br /&gt;Allah: "Lalu dari apa mereka meminta perlindungan?"&lt;br /&gt;Malaikat: "Mereka meminta perlindungan dari Neraka."&lt;br /&gt;Allah: "Apakah mereka pernah melihatnya?"&lt;br /&gt;Malaikat: "Tidak, demi Allah, mereka belum pernah melihatnya."&lt;br /&gt;Allah: "Bagaimana seandainya mereka melihatnya?"&lt;br /&gt;Malaikat: "Seandainya mereka pernah melihatnya, tentu mereka lebih menjauh daripadanya dan lebih takut daripadanya."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lalu Allah berfirman, "Saksikanlah oleh kalian bahwa Aku telah mengampuni untuk mereka."Salah satu dari malaikat pun berkata, "Wahai Rabb, di tengah-tengah mereka ada seseorang yang bukan dari golongan mereka. Orang itu datang untuk suatu kepentingan (bukan untuk berdzikir)!"Allah menanggapinya, "Mereka itu adalah kelompok orang yang tidak akan celaka, siapa pun yang ikut duduk dengan mereka!"&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-148781196760338259?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/148781196760338259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=148781196760338259' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/148781196760338259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/148781196760338259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/dialog-allah-dan-malaikat-tentang-orang.html' title='Dialog Allah dan Malaikat Tentang Orang-orang yang Berzikir dan Berdo’a'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-7124914787079227036</id><published>2008-02-24T20:30:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T20:55:18.062-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips menghafal al-qur&apos;an'/><title type='text'>Tips Menghafal Al-Qur’an</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Semoga Allah melimpahkan rahmat dan petunjuk-Nya kepada kita semua. Keinginan kita untuk bisa menghafal Alquran adalah sesuatu yang mulia. Terkait dengan itu, Allah Swt. berfirman: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْءَانَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (54: 17). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat di atas tedapat jaminan untuk dapat menghafal al-Quran bagi yang berusaha menghafalkannya. Imam Qurtubi dalam menjelaskan ayat tersebut menyatakan sebagai berikut: ”Artinya Aku (Allah) memudahkan menghafalnya dan membantu bagi yang berusaha menghafalnya. Adakah orang yang berusaha menghafalkannya, sehingga dimudahkan dalam menghafalnya?”. (lihat tafsir al-Qurtubu: surat al-Qamar). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk bisa menghafal diperlukan sejumlah kaidah seperti: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;o Memilih waktu dan tempat yang tepat dan kondusif&lt;br /&gt;o Mendahulukan bacaan yang benar (tajwid) atas hafalan&lt;br /&gt;o Menggunakan satu jenis mushaf saja, tidak berganti-ganti&lt;br /&gt;o Melakukan pengulangan yang rutin, walaupun sedikit daripada borongan&lt;br /&gt;o Dalam teknik menghafal ada beberapa metode yang sudah akrab di kalangan penghafal al Qur’an yaitu: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;1. Metode talqin (guru membaca lalu murid menirukan dan jika salah dibenarkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tasmi`(murid memperdengarkan hafalannya di depan guru), biasanya disebut setoran hafalan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Muraja`ah (pengulangan hafalan), teknisnya sangat banyak, bisa dilakukan sendiri dengan merekam atau memegang al-Qur’an di tangannya, bisa dengan berpasangan. Ini sangat berguna untuk memperkuat hafalan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;4. Tafsir (mengkaji tafsirnya ), baik secara sendiri maupun melalui guru. Hal ini sangat membantu menghafal atau memperkuat hafalan, terutama bila surat atau ayat tersebut dalam bentuk kisah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;5. Tajwid (perbaikan bacaan dan hukumnya).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-7124914787079227036?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/7124914787079227036/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=7124914787079227036' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7124914787079227036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7124914787079227036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/tips-menghafal-al-quran.html' title='Tips Menghafal Al-Qur’an'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8035329710291060922</id><published>2008-02-24T20:27:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T20:30:07.536-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='7 kalimat sehari-hari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips islami'/><title type='text'>Tips 7 Kalimat Ucapan Sehari-hari</title><content type='html'>Sabda Rasulullah S.A.W : "Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih laut."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;3. Mengucap Astaghfirullah jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.&lt;br /&gt;4. Mengucap Insya-Allah jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.&lt;br /&gt;5. Mengucap "La haula wala kuwwata illa billah" jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.&lt;br /&gt;6. Mengucap "Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun" jika menghadapi dan menerima musibah.&lt;br /&gt;7. Mengucap "La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah" sepanjang siang dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[dari tafsir hanafi]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8035329710291060922?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8035329710291060922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8035329710291060922' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8035329710291060922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8035329710291060922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/tips-7-kalimat-ucapan-sehari-hari.html' title='Tips 7 Kalimat Ucapan Sehari-hari'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8446098588929701875</id><published>2008-02-12T20:35:00.000-08:00</published><updated>2008-02-12T20:37:29.696-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='valentine&apos;s day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hari Kasih Sayang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukum hari valentine&apos;s day'/><title type='text'>Valentine’s Day - Jalan Penghancur Islam, Bukan Hari Kasih Sayang!!</title><content type='html'>“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”. (QS. Al-Baqarah [2]: 120).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang lengkap, yang bukan hanya sekedar agama. Lebih dari itu, Islam adalah sistem nilai sekaligus sistem hidup. Bagi sebagian orang, Islam adalah pembebas, Islam adalah penyelamat. Akan tetapi bagi kebanyakan orang yang telah aman dan mapan dengan sistem yang telah dianutnya, Islam adalah ancaman. Bukan hal yang luar biasa jika begitu banyak sikap antipati terhadap Islam. Sejak Islam lahir pun sudah begitu. Berbagai cara digunakan untuk menghancurkanya. Melalui cara terang- terangan atau dengan cara diam-diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya paling efektif dan tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk menghancurkan Islam salah satunya adalah dengan mengaburkan ajaran Islam. Samuel Zwemer dalam konferensi al Quds untuk para pastur pada tahun 1935 mengatakan: “Sebenarnya tugas kalian bukan mengeluarkan orang-orang Islam dari agamanya menjadi pemeluk agama kalian. Akan tetapi menjauhkan mereka dari agamanya (Al-Qur’an dan Sunnah)”. Salah satu momen yang sering digunakan untuk menjauhkan umat Islam dari agamanya adalah valentine day.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sejarah Valentine Day&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentine day jatuh pada tanggal 14 Februari. Valentine day seakan-akan menjadi perayaan universal bagi seluruh umat manusia, tidak peduli latar belakang agamnya. Apakah ia beragama Islam, Kristen, Hindu, Budha, dll. Valentine day tak ubahnya hari maksiat sedunia. Kasih sayang yang ditawarkan tak ubahnya seperti racun yang dipolesi dengan manis oleh madu. Membunuh secara perlahan, dan kita terkadang tidak merasakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa versi sejarah dari valentine day itu sendiri. The World Book Encyclopedia (1998) melukiskan banyaknya versi mengenai Valentine’s Day:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some trace it to an ancient Roman festival called Lupercalia. Other experts connect the event with one or more saints of the early Christian church. Still others link it with an old English belief that birds choose their mates on February 14. Valentine’s Day probably came from a combination of all three of those sources–plus the belief that spring is a time for lovers?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut enksiklopedia tersebut, beberapa sumber sejarah menyebutkan perayaan valentine day berasal dari perayaan Lupercalia yang merupakan rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love), Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda mengundi nama nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan obyek hiburan. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Constantine dan Paus Gregory I (lihat: The Encyclopedia Britannica, sub judul: Christianity). Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Glasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St.Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (lihat: The World Book Encyclopedia 1998).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian, tidak pernah ada penjelasan siapa St. Valentine itu, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.Menurut versi pertama,  Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan tuhannya adalah Isa al-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan orang Romawi. Orang-orang yang mendambakan doa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada yang telah menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah, namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga ia pun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan mengirim kartu Valentine itu sendiri tidak ada kaitan langsung dengan St. Valentine. Pada 1415 M ketika the Duke of Orleans dipenjara di Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang St.Valentine 14 Februari, ia mengirim puisi kepada istrinya di Prancis. Kemudian Geoffrey Chaucer, penyair Inggris mengkaitkannya dengan musim kawin burung dalam puisinya (lihat: The Encyclopedia Britannica, Vol.12  hal.242 , The World Book Encyclopedia, 1998).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan ucapan Be My Valentine? Ken Sweiger dalam artikel Should Biblical Christians Observe It? (&lt;a href="http://www.korrnet.org/"&gt;www.korrnet.org&lt;/a&gt;) mengatakan, kata Valentine berasal dari bahasa Latin yang berarti: Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, Tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak - tulis Ken Sweiger - jika kita meminta orang menjadi “be my Valentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi Sang Maha Kuasa) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam hal ini tentu termasuk Syirik, artinya menyekutukan Allah. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah, adalah putra Nimrod, the hunter (dewa Matahari). Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menyikapi Valentine Day&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Valentine di atas menjelaskan kepada kita apa dan bagaimana valentine day itu, yang tidak lain bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor. Bahkan tak ada kaitannya dengan kasih sayang. Lalu kenapa kita masih juga menyambut hari valentine? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat kebiasaan? Atau hanya ikut-ikutan semata tanpa tahu asal muasalnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila demikian, sangat disayangkan banyak teman-teman kita -remaja putra-putri muslim - yang terkena penyakit ikut-ikutan mengekor budaya Barat dan acara ritual agama lain. Padahal Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertangggungjawabnya? (QS. Al-Isra’ [17]: 36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;§      Seorang muslim dilarang untuk meniru-niru kebiasan orang-orang di luar Islam, apalagi jika yang ditiru adalah sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan, pemikiran dan adat kebiasaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;§      Bahwa mengucapkan selamat terhadap acara kekufuran adalah lebih besar dosanya dari pada mengucapkan selamat kepada kemaksiatan seperti meminum minuman keras dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;§      Haram hukumnya umat Islam ikut merayakan Hari Raya orang-orang di luar Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;§      Valentine's Day adalah Hari Raya di luar Islam untuk memperingati pendeta St. Valentin yang dihukum mati karena menentang Kaisar yang melarang pernikahan di kalangan pemuda. Oleh karena itu tidak boleh ummat Islam memperingati hari Valentin's tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikut valentine day berarti menghancurkan kepribadian dan karakter kita sendiri, kepribadian muslim. Maka dari itu jauhilah kebiasaan yang jahiliyah, yang dapat merusak kepribadian kita, merusak keIslaman kita. Jika generasi muda muslim telah rusak, maka Islam ini akan mudah dihancurkan. Kita sebagai muslim memiliki karakter dan kepribadian yang khas dan istimewa berdasarkan teladan Rasulullah SAW. Tanggung jawab kita adalah menyerap, mengamalkan dan memeliharanya. Jadi, mengapa harus mengambil kepribadian orang lain yang belum tentu baik, atau bahkan nyata keburukannya? Jauhilah dan say Good Bye! Wallahu A`lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8446098588929701875?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8446098588929701875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8446098588929701875' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8446098588929701875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8446098588929701875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/valentines-day-jalan-penghancur-islam.html' title='Valentine’s Day - Jalan Penghancur Islam, Bukan Hari Kasih Sayang!!'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-7027612924952189245</id><published>2008-02-12T20:26:00.000-08:00</published><updated>2008-02-12T20:31:51.753-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='valentine&apos;s day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hari Kasih Sayang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukum hari valentine&apos;s day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pandangan islam tentang Valentine&apos;s Day'/><title type='text'>Valentine Hari Kasih Yang Semu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Memasuki bulan februari di Negara islam terbesar (Indonesia) yang berpenduduk ± 220 juta jiwa, mayoritasnya menganut agama islam ada suatu pemandangan yang menimbulkan tanda tanya besar bagi setiap muslim.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Toko-toko swalayan menyediakan; bunga- bunga berwarna merah, kartu-kartu ucapan selamat yang umumnya berlogo cheo pad (dewa cinta dalam keyakinan romawi kuno), hotel-hotel dan restoran mewah menyediakan paket valentine, siaran radio dan televisi disusun sedemikian rupa untuk memeriahkan hari valentine yang jatuh pada tanggal 14 februari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini tradisi islam? Kalau tidak, kenapa orang yang mengaku dirinya beragama islam ikut merayakannya? Lalu apa solusinya sehingga umat mayoritas tidak mengekor kepada umat minoritas? Uraian berikut mungkin dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sejarah hari valentine:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa referensi menjelaskan bahwa hari valentine adalah hari kasih sayang bangsa romawi yang menganut Animisme yang dirayakan semenjak 17 abad yang silam, sebagai ungkapan kasih sayang dewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan ini berasal dari sebuah legenda bahwa Romelius pendiri kota Roma disusui oleh seekor serigala sehingga ia tumbuh menjadi orang yang berbadan kuat dan berakal cerdas.&lt;br /&gt;Maka bangsa Romawi mengabadikan peristiwa tersebut pada pertengahan bulan Februari dengan prosesi perayaan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seekor anjing dan domba disembelih, lalu dipilih dua orang perjaka yang berbadan tegap untuk dilumuri tubuhnya dengan darah anjing dan domba. Setelah dilumuri darah anjing dan domba mereka dimandikan dengan air susu. Lalu diarak keseluruh penjuru kota sambil memegang cambuk yang terbuat dari kulit. Di sepanjang jalan para wanita romawi menyambut hangat lesatan cambuk ke tubuhnya, karena diyakini berkhasiat menyembuhkan penyakit dan mudah mendapat keturunan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Valentine dengan perayaan di atas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentine adalah nama seorang penganut Kristen yang dibunuh oleh Claudius pada tahun 296 M. melalui sebuah penyiksaan karena dia pindah agama dari seorang penganut Animis Romawi menjadi seorang Kristiani.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah bangsa Romawi memeluk agama Kristen mereka tidak membuang tradisi Animis tersebut tetapi menggantinya dengan memperingati hari kematian Valentine sebagai tokoh penyebar cinta dan damai dan prosesi peringatannya dimodifikasi menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka membuat sebuah perkumpulan massa, lalu menulis nama-nama wanita yang telah memasuki umur nikah pada lembar kertas, lalu digulung. Kemudian dipanggil seorang pemuda untuk mengambil satu kertas dan membukanya. Nama wanita yang tertulis dikertas tersebut akan menjadi pasangannya selama setahun, andai setelah satu tahun hidup bersama tanpa nikah mereka merasa serasi mereka melanjutkannya dengan pernikahan. Andai tidak ada keserasian maka pada hari valentine tahun mendatang mereka berpisah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan ini ditentang oleh para tokoh agama saat itu dan mereka mengeluarkan larangan memperingatinya karena dianggap merusak akhlak para pemuda dan pemudi.&lt;br /&gt;Tidak ada informasi yang jelas tentang siapa yang menghidupkan kembali tradisi ini. Beberapa cerita mengungkapkan bahwa di Inggris orang-orang memperingatinya sejak abad XV M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap seorang muslim terhadap hari valentine:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Dari asal-usulnya kita ketahui bahwa perayaan hari valentine adalah suatu upacara suci orang-orang Romawi yang Animis sebagai ungkapan cinta kepada dewa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisi ini adalah tradisi syirik tak ubahnya bagaikan ritual orang-orang Arab penyembah berhala mengungkapkan cinta berhala yang berada di sekeliling Ka'bah dengan cara mengelilinginya dalam keadaan telanjang tanpa memakai sehelai benangpun sambil bertepuk tangan dan bersiul, sebagaimana yang Allah jelaskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; وَمَا كَانَ صَلاَتُهُمْ عِنْدَ البَيْتِ إِلاَّ مُكَاءً وَتَصْدِيَةً فَذُوْقُوْا العَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُوْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu".(Q.S. Al Anfaal: 35).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu tradisi ini dihapus Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam setelah menaklukkan kota Mekkah dan membersihkannya dari kesyirikan, dan Allah mengancam orang-orang yang melakukannya dengan siksaan yang pedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.   Kemudian umat kristen Romawi mengadopsi tradisi ini dengan merayakan kematian Valentine sebagai lambang penebar cinta dan damai, akan tetapi itu cuma slogan karena prosesi perayaannya tak lebih dari kesempatan mencari pasangan haram untuk setahun kedepan bagaikan kucing yang mencari pasangannya untuk musim kawin di bulan Februari. Dan ini bertentangan dengan ajaran Kristen sehingga para pendeta melarangnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wahai umat islam sadarlah! perayaan valentine adalah bid'ah dalam agama Kristen dan dilarang untuk dirayakan pada awal masanya oleh para pendeta. Kenapa anda mau menghidupkannya kembali? Sungguh para pendeta tersebut lebih berakal daripada orang yang mengaku islam akan tetapi ikut merayakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.   Sebagain besar umat islam yang ikut merayakan valentine dengan saling berkirim kartu ucapan valentine atau menghadiahkan bunga mawar atau saling berkirim surat cinta atau ikut mengadakan atau hanya sekedar menghadiri acaranya. Umumnya mereka mengajukan alasan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Para pemuda-pemudi beralasan bahwa mereka hanya memanfaatkan kesempatan valentine untuk mencari pasangan hidup yang setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Para pria dan wanita yang sudah berumah tangga beralasan bahwa hari valentine adalah kesempatan untuk melanggengkan rumah tangga dengan saling mengungkapkan rasa cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Orang-orang yang memiliki teman sejawat, sekantor, seprofesi yang beragama Kristen beralasan bahwa hari valentine adalah kesempatan untuk mempererat hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan yang mereka ajukan laksana menegakkan benang basah, sadar ataupun tidak mereka termasuk dalam ancaman sabda Nabi:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;(( مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ ))&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Barang siapa yang meniru tradisi suatu kaum maka dia dia adalah bagian dari kaum tersebut.&lt;br /&gt; H.R. Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka orang islam yang ikut memeriahkan hari valentine sesungguhnya dia adalah bagian dari umat Nasrani atau bagian dari kaum Animis romawi kuno –na'uzubillah-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk para pemuda dan pemudi islam yang kehilangan jati diri! perayaan valentine bukanlah hari baik untuk mencari jodoh, karena ia merupakan perayaan syirik, walaupun anda mendapatkan pasangan setia saat itu di dunia sungguh dia bukan pasangan anda sejati, apalagi nanti di akhirat (mungkin juga di dunia) anda dan dia akan saling bermusuhan, karena pasangan yang sejati adalah pasangan yang bertakwa dan orang –orang bertakwa tidak akan mau menghadiri perayaan syirik semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah taala berfirman:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; الأَخِلاَّءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ المُتَّقِيْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa". (Q.S. Az Zukhruf :67)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Pasutri muslim yang lentera cintanya mulai redup! Memanfaatkan kesempatan syirik hanya akan memadamkan lentera cinta anda yang mulai redup dan akan menyulut api yang akan membakar rumahtangga anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk muslim dan muslimat yang tidak kenal lawan dan kawan! Allah tidak melarang anda untuk berteman dengan orang diluar islam, akan tetapi Allah melarang anda menaruh rasa cinta terhadap mereka dan lebih parah lagi jika anda mengungkapkannya dalam bentuk berkirim kartu atau hadiah di kesempatan syirik itu. Allah taala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;لاَ تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُوْنَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَآدُّوْنَ مَنْ حَآدَّ اللهَ وَرَسُوْلَهُ وَلَوْ كَانُوْا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَآءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيْرَتَهُمْ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. (Q.S. Al Mujadilah : 22 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.       Realita banyaknya umat islam yang ikut merayakan hari kasih- sayang ini sangat mengherankan padahal dalam agama islam telah menjelaskan secara lengkap tentang cara memelihara dan menuai cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta kepada sesama muslim dan muslimat. Mereka bagaikan 'Bani Israel' yang menukar makanan dari langit dengan ketimun, bawang putih, kacang adas, dan bawang merah, sungguh barter yang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta dalam islam merupakan salah satu pilar penting dalam beribadah, ibadah yang tidak didasari rasa cinta akan terasa hampa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan ungkapan cinta kepada Allah dapat dipupuk dengan hal-hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.       Mengikuti ajaran Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku. (Q.S. Ali Imran: 31 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Melakukan amalan fardhu dan sunat, Nabi saw. bersabda:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-size:130%;"&gt;( وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِيْ بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ. وَمَا يَزَالُ عَبْدِيْ يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ : فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِيْ يَسْمَعُ بِهِ ، وَبَصَرَهُ الَّذِيْ يُبْصِرُ بِهِ ، وَيَدَهُ الَّتِيْ يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِيْ يَمْشِيْ بِهَا ، وَإِنْ سَأَلَنِيْ أَعْطَيْتُهُ ، وَلَئِنْ اسْتَعَاذَنِيْ لَأُعِيْذَنَّهُ ))&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;" Dan tidaklah seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Kucintai daripada perbuatan yang telah Kuwajibkan dan hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan melaksanakan amalan-amalan sunah hingga Aku mencintainya, maka apabila Aku telah mencintainya Aku menjadi pendengarannya yang ia mendengar dengan pendengaran tersebut, Aku menjadi penglihatannya yang ia melihat dengan penglihatan tersebut, Aku menjadi tangannya yang ia bekerja  dengan tangan tersebut, dan Aku menjadi kakinya yang ia berjalan dengan kaki tersebut. Andai ia minta kepada-Ku niscaya Aku beri, dan andai ia minta perlindungan-Ku, akan Kuberi”. HR. Bukhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.      Sering membaca Al quran, dalam sebuah hadist Nabi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam mengutus seorang lelaki memimpin sebuah ekspedisi, dia selalu membaca sebuah (surat) ketika shalat mengimami para pasukannya dan menutup bacaannya dengan [قُل هو اللَّه أحد ] , tatkala mereka kembali, mereka menceritakan hal tersebut kepada Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam, Ia bersabda, "Tanyakan padanya, kenapa ia melakukan hal tersebut? lalu mereka bertanya kepadanya, Ia berkata: “Karena surat tersebut (Al Ikhlash) menjelaskan sifat Ar Rahman, maka saya sangat cinta untuk membacanya,” lalu Rasulullah bersabda: “Beritahu dia bahwa Allah ta`ala mencintainya.” Muttafaq ’alaih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.       Mengucapkan assalamu'alaikum saat bertemu atau masuk rumah, sabda Nabi saw. :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman dan kalian tidak akan beriman hingga kalian saling mencintai, maukah aku tunjukkan kalian tentang suatu hal jika kalian melakukannya, kalian akan saling mencintai, tebarkan salam di antara kalian”. HR. Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.      Saling mengunjungi, sabda Nabi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seorang lelaki menziarahi saudaranya di kampung lain, lalu Allah mengutus seorang malaikat mengawasi perjalanannya, tatkala ia sampai di kampung tersebut, malaikat berkata : “Mau kemanakah engkau?”, ia berkata : “Aku ingin mendatangi saudaraku di kampung ini”, malaikat berkata : “Apakah engkau mengunjunginya karena ingin mendapatkan manfaat duniawi?”, ia berkata : “Tidak, hanya karena aku mencintainya karena Allah”, malaikat berkata : “Sungguh aku adalah utusan Allah kepadamu bahwasanya Allah telah mencintaimu seperti engkau mencintai si fulan karena-Nya”. HR. Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f.     Ungkapkan rasa cinta anda kepadanya dengan ucapan: " Aku mencintaimu karena Allah" dan yang diberi ucapan harus menjawab," semoga Allah mencintaimu". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sabda Nabi:&lt;br /&gt;“Ada seorang lelaki di sisi Nabi shallallahu `alaihi wasallam, lalu seorang lelaki lewat maka yang di sisi Nabi berkata: “Wahai Rasulullah, sungguh aku mencintai orang ini”, Nabi shallallahu `alaihi wasallam bersabda kepadanya: “Apakah engkau telah memberitahukannya?”, ia berkata : “Tidak”, ia bersabda : “Beritahu dia”, lalu ia menyusul orang tersebut dan berkata : “Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah”, lalu ia menjawab : “Semoga Zat yang engkau mencintaiku karena-Nya mencintaimu”. HR Abu Daud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilamana tips di atas anda ikuti dan laksanakan dengan seksama niscaya anda akan terlepas dari belenggu cinta terhadap yang fana (binasa) berganti dengan cinta kepada Dzat yang Baqa' (kekal) yang menentramkan jiwa dan raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah menjadikan kita orang- orang yang saling bercinta karena-Nya yang nanti dijanjikan Allah mendapat naungan 'Arsy di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya marilah kita menadahkan tangan berdoa kepada Allah dengan doa sya'ir cinta yang pernah dilantunkan oleh Nabi Daud dan Nabi Muhammad shallallahu `alaihim wasallam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِيْ يُبَلِّغُنِيْ إِلىَ حُبِّكَ اَللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِيْ وَأَهْلِيْ وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu untuk mencintai-Mu dan mencintai orang yang mencintai-Mu, dan amalan yang menyampaikan kepada cinta-Mu, ya Allah, jadikanlah mencintai-Mu lebih kucintai daripada diriku, keluargaku, dan air yang sejuk)”. HR. Tarmizi.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-7027612924952189245?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/7027612924952189245/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=7027612924952189245' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7027612924952189245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7027612924952189245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2008/02/valentine-hari-kasih-yang-semu.html' title='Valentine Hari Kasih Yang Semu'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8718293957546719772</id><published>2007-12-30T22:34:00.000-08:00</published><updated>2007-12-30T22:36:12.253-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecantikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='soleha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kelembutan wanita'/><title type='text'>Letak Kecantikan Wanita</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan kamu nggak akan pernah berjalan sendirian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hatimu. Apabila kamu udah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika kamu memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terulur. Dan dengan bertambahnya usia, kamu akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri mu sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terdapat pada mata, cara dia memandang dunia. Karena di matanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta dapat berkembang. Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah. Tetapi pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta. Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu. Kecantikan wanita ada pada sikap lembutnya, yang terpancar dari keihlasan hati dalam merawat dan menjaga keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt; &lt;strong&gt;&lt;em&gt;"Wanita yang cantik adalah wanita yang bisa menjaga harga dirinya."&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8718293957546719772?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8718293957546719772/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8718293957546719772' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8718293957546719772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8718293957546719772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/12/letak-kecantikan-wanita.html' title='Letak Kecantikan Wanita'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-4707262422906081721</id><published>2007-10-10T21:30:00.000-07:00</published><updated>2007-10-10T21:33:25.828-07:00</updated><title type='text'>Mengundang Kehadiran Malaikat di Rumah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Tak seorang muslimpun yang tidak menginginkan rumah mereka senantiasa dihadiri oleh para malaikat Allah dan dijauhkan dari syetan. Sebab kehadiran mereka di rumah mereka akan melahirkan aura ketenteraman dan kesejukan dan kedamaian ruhani yang mengalir di rumah itu.  Kehadiran mereka akan membuat rumah kita laksana surga. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Namun adalah rumah-rumah yang disenangi para malaikat itu? Jawabannya pasti ada. Sebab diantara para malaikat itu ada yang sengaja keliling untuk menebarkan rahmat dan kedamaian di tengah manusia sebagaiamna syetan berkeliling untuk menebarkan kejahatan di tengah mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Lalu rumah mana saja yang akan dihadiri para malaikat itu? Berikut rumah-rumah yang dihadiri oleh malaikat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Diantaranya adalah : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;1. Rumah yang diliputi dzikir kepada Allah yang di dalamnya ada ruku dan sujud&lt;br /&gt;2. Rumah yang senantiasa bersih&lt;br /&gt;3. Rumah yang penghuninya adalah orang-orang yang jujur dan menepati janji&lt;br /&gt;4. Rumah yang dihuni oleh orang-orang yang senantiasa menyambung tali silaturahim&lt;br /&gt;5. Rumah yang dihuni oleh orang yang makanannya halal&lt;br /&gt;6. Rumah yang dihuni oleh orang yang senantiasa berbuat baik kepada kedua orang tuanya.&lt;br /&gt;7. Rumah yang senantiasa ada tilawah Al-Quran&lt;br /&gt;8. Rumah yang dihuni oleh para penuntut ilmu&lt;br /&gt;9. Rumah yang penghuninya ada isteri salehah&lt;br /&gt;10. Rumah yang bersih dari barang-barang haram&lt;br /&gt;11. Rumah yang dihuni oleh orang yang rendah hati, sabar, tawakal, qana’ah, dermawan pemaaf yang senantiasa bersih lahir batin dan para penghuninya makan tidak terlalu banyak &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Di bawah ini akan saya paparkan beberapa dalil yang menunjukkan pada hal di atas : Mengenai orang-orang yang berada dalam majlis dzikir Rasulullah bersabda : Jika kalian melewati kebun-kebun surga maka mampirlah di tempat itu! Para sahabat berkata, “Apa yang dimaksud dengan kebun-kebun surga itu wahai Rasulullah?” Nabi bersabda, “Kelompok manusia yang berdzikir. Karena sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang senantiasa keliling mencari kelompok manusia yang berdzikir dan jika mereka datang ke tempat mereka malaikat itu dan mengitarinya, hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Umar sebagaimana disebutkan oleh An-Nawawi dalam buku Al-Adzkar. Dalam hadits lain disebutkan bahwa Rasulullah bersabda :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah sekali-kali sebuah kaum duduk dengan berdzikir kepada Allah kecuali mereka akan dikelilingi malaikat dan akan disirami rahmat dan akan turun kepada mereka ketenangan. Allah akan menyebutkan tentang mereka pada malaikat yang ada di sisi-Nya” (HR. Muslim) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Ini semua menunjukkan bahwa dzikir kepada Allah di rumah kita akan menjadikan malaikat memasuki rumah kita dan akan berada dengan kita. Sebaliknya rumah yang dikosongkan dengan dari dzikir maka malaikat juga akan menjauhinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sementara itu orang yang membaca Al-Quran disebutkan dalam sabdanya : “Sesungguhnya rumah itu akan terasa luas bagi penghuninya, akan datangi malaikat, dijauhi syetan dan akan membanjir pula kebaikan ke dalamnya, jika dibacakan Al-Quran di dalamnya. Sebaliknya, rumah itu akan terasa sempit bagi penghuninya, akan dijauhi malaikat dan akan didatangi syetan serta tidak akan banyak kebaikan di dalamnya, jika tidak dibacakan Al-Quran” (HR. Ad-Darimi). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt; Membaca Al-Quran dirumah dapat dilakukan sendiri-sendiri, bersama-sama (dalam Majelis Taklim) atau dengan cara memanfaatkan teknologi yang sekarang ada yaitu menggunakan peralatan Audio MP3.   Membaca sendiri-sendiri maupun bersama-sama biasanya dilakukan untuk kurun waktu tertentu (beberapa jam). Kemudian dapat dilanjutkan dengan menggunakan peralatan Audio MP3, bacaan Al-Quran dapat diputar sepanjang malam. Tentu saja dengan suara yang tidak perlu terlalu keras, dan dapat disalurkan keseluruh ruangan kamar yang kita miliki dirumah menggunakan speaker yang dapat kita buat masing-masing disetiap ruangan.  &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Seperti diketahui, dimasyarakat awam beredar pendapat bahwa bayi dalam kandungan akan sangat baik diperdengarkan suara musik symphoni tertentu untuk alasan tertentu. Tapi ketahuilah, bahwa hal itu tidak Islami dan menyesatkan. Oleh karena itu, agar masyarakat kita tidak disesatkan dengan tindakan dan informasi yang menyesatkan seperti itu, maka hal tesebut harus kita perbaiki. Untuk ibu-ibu hamil, dengan menggunakan fasilitas tehnologi terbaru seperti peralatan audio MP3, kita bisa perdengar kepada ibu bayi dan bayi dalam kandungan, suara bacaan / Murotal Al-Quran. Insya Allah, hal ini akan sangat baik bagi pertumbuhan jiwa dan raganya, baik semasa dalam kandungan maupun setelah lahir. Karena sejak dalam kandungan, bayi telah diperkenalkan dengan Kalimatullah. Begitu pula, bila didalam rumah tinggal kita juga perdengarkan bacaan Al-Quran. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt; Dengan membaca Al-Quran maka akan turun malaikat rahmat, akan datang kebaikan akan muncul ketenangan di dalam rumah kita. Rumah yang tidak ada bacaan Al-Quran maka ketahuilah bahwa rumah itu sebenarnya telah menjadi kuburan walaupun penghuninya masih bernyawa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt; Tentang orang yang rajin menjalin silaturahmi, disebutkan dari Abu Hurairah bahwa seorang lelaki pergi untuk mengunjungi saudaranya di sebuah desa yang lain. Maka segera diperintahkan kepada malaikat untuk menemani orang itu. Tatkala malaikat bertemu dengan orang tadi maka dia bertanya : Kemana engkau akan pergi? Lelaki itu menjawab : Aku akan pergi mengunjungi saudara saya di desa itu! Malaikat itu bertanya : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Apakah kau memiliki suatu nikmat yang akan kau berikan padanya? Orang itu berkata : Tidak, saya mengunjunginya semata karena saya mencintainya karena Allah! Malaikat itu berkata : “Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu. Allah telah mencintaimu sebagaimana kau mencintai orang itu” (HR. Muslim) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Mengenai penuntut ilmu yang dinaungi sayap malaikat Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya malaikat membentangkan sayapnya untuk para penuntut ilmu karena suka dengan apa yang sedang dia tuntut” (HR. Tirmidzi). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Tentang rumah orang dermawan yang akan dimasuki malaikat disebutkan dalam sebuah hadits bahwa malaikat akan senantiasa mendoakan mereka : Rasulullah Saw bersabda, “Tiap-tiap pagi malaikat turun, yang satu mendo’akan, “Ya Allah beri gantilah untuk yang menderma, dan yang lain berdo’a, Ya Allah Musnahkan harta si bakhil.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Rumah-rumah yang di dalamnya ada kejujuran, ada kasih sayang, amanah, ada syukur dan sabar ada taubat dan istighfar akan senantiasa terbuka untuk dimasuki para malaikat sedangkan rumah-rumah yang selain itu maka maka malaikat akan menjauhi rumah tadi.&lt;br /&gt;Rumah-rumah yang akan dijauhi malaikat misalnya, rumah yang di dalamnya ada anjing, ada patung-patung dan gambar-gambar, dan ada bau busuk di rumah itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Islam adalah agama yang cinta kebersihan sehingga mengingatkan bahayanya memiliki anjing, bahkan melarang memelihara anjing kecuali untuk kepentingan penjagaan keamanan atau pertanian. Tidak sedikit nash hadits yang menyatakan bahwa malaikat rahmat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan pahala pemilik anjing akan susut atau berkurang. Rasulullah bersabda: “ Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan juga tidak memasuki rumah yang didalamnya terdapat gambar (patung)" [HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i dan Ibnu Majah] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Ibnu Hajar berkata : "Ungkapan malaikat tidak akan memasuki...." menunjukkan malaikat secara umum (malaikat rahmat, malaikat hafazah, dan malaikat lainnya)". Tetapi, pendapat lain mengatakan : "Kecuali malaikat hafazah, mereka tetap memasuki rumah setiap orang karena tugas mereka adalah mendampingi manusia sehingga tidak pernah berpisah sedetikpun dengan manusia. Pendapat tersebut dikemukakan oleh Ibnu Wadhdhah, Imam Al-Khaththabi, dan yang lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sementara itu, yang dimaksud dengan ungkapan rumah pada hadits di atas adalah tempat tinggal seseorang, baik berupa rumah, gubuk, tenda, dan sejenisnya. Sedangkan ungkapan anjing pada hadits tersebut mencakup semua jenis anjing. Imam Qurthubi berkata : "Telah terjadi ikhtilaf di antara para ulama tentang sebab-sebabnya malaikat rahmat tidak memasuki rumah yang didalamnya terdapat anjing. Sebagian ulama mengatakan karena anjing itu najis, yang lain mengatakan bahwa ada anjing yang diserupai oleh setan, sedangkan yang lainnya mengatakan karena di tubuh anjing menempel najis.” Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu 'anha mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengadakan perjanjian dengan Jibril bahwa Jibril akan datang. Ketika waktu pertemuan itu tiba, ternyata Jibril tidak datang. Sambil melepaskan tongkat yang dipegangnya, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Allah tidak mungkin mengingkari janjinya, tetapi mengapa Jibril belum datang ?" Ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menoleh, ternyata beliau melihat seekor anak anjing di bawah tempat tidur. "Kapan anjing ini masuk ?" tanya beliau. Aku (Aisyah) menyahut : "Entahlah". Setelah anjing itu dikeluarkan, masuklah malaikat Jibril. "Mengapa engkau terlambat ? tanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada Jibril. Jibril menjawab: "Karena tadi di rumahmu ada anjing. Ketahuilah, kami tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar (patung)" [HR. Muslim]. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Malaikat rahmat pun tidak akan mendampingi suatu kaum yang terdiri atas orang-orang yang berteman dengan anjing. Abu Haurairah Radhiyallahu 'anhu mengatakan bahwa Rasulullah bersabda : “ Malaikat tidak akan menemani kelompok manusia yang di tengah-tengah mereka terdapat anjing". [HR Muslim] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Imam Nawawi mengomentari hadits tersebut : "Hadits di atas memberikan petunjuk bahwa membawa anjing dan lonceng pada perjalanan merupakan perbuatan yang dibenci dan malaikat tidak akan menemani perjalanan mereka. Sedangkan yang dimaksud dengan malaikat adalah malaikat rahmat (yang suka memintakan ampun) bukan malaikat hafazhah yang mencatat amal manusia. [Lihat Syarah Shahih Muslim 14/94] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Malaikat juga tidak suka masuk rumah yang berbau tidak sedap. Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa yang memakan bawang putih, bawang merah, dan makanan tidak sedap lainnya, maka jangan sekali-kali ia mendekati (memasuki) masjid kami, oleh karena sesungguhnya para malaikat terganggu dari apa-apa yang mengganggu manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;Juga adanya penghuni rumah yang mengancam saudaranya (muslim) dengan senjata. Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa mengarahkan (mengancam) saudaranya (muslim) dengan benda besi (pisau misalnya), maka orang itu dilaknat oleh malaikat, sekalipun orang itu adalah saudara kandungnya sendiri.” (HR Muslim). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kita semua berharap rumah kita akan senantiasa dikelilingi malaikat dan dijauhkan dari syetan laknat. Maka tidak ada cara lain bagi kita kecuali senantiasa meningkatkan bobot dan kapasitas keimanan, keislaman dan keihsanan kita, setiap detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun. Peningkatan ini kita butuhkan karena hidup ini tidak pernah henti berputar. Waktu kita terus bergulir dan kita tidak bisa menghentikannya. Umur kita terus mengkerut dan kita tidak bisa lagi merentangnya. Hanya ada satu kata dalam kehidupan kita : beramal saleh dengan segera, tanpa ditunda!! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-4707262422906081721?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/4707262422906081721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=4707262422906081721' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4707262422906081721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4707262422906081721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/10/mengundang-kehadiran-malaikat-di-rumah.html' title='Mengundang Kehadiran Malaikat di Rumah'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-2581490286955207114</id><published>2007-10-09T21:52:00.000-07:00</published><updated>2007-10-09T21:54:33.012-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Abu Ayyub al-Anshari radhiallaahu 'anhu meriwayatkan, Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun." (HR. Muslim) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Imam Ahmad dan an-Nasa'i, meriwayatkan dari Tsauban, Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Puasa Ramadhan ganjarannya sebanding dengan (puasa) sepuluh bulan, sedangkan puasa enam hari (di bulan Syawal, pahalanya) sebanding dengan (puasa) dua bulan, maka bagaikan berpuasa selama setahun penuh." (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hubban dalam "Shahih" mereka) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Dari Abu Hurairah radhallaahu 'anhu, Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa berpuasa Ramadhan lantas disambung dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia bagaikan telah berpuasa selama setahun." (HR. al-Bazzar) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Pahala puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal menyamai pahala puasa enam hari penuh, karena setiap hasanah (kebaikan) diganjar sepuluh kali kelipatannya, sebagaimana telah disinggung dalam hadits Tsauban di muka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Membiasakan puasa setelah Ramadhan memiliki banyak manfa'at, di antaranya: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;1. Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;2. Puasa Syawal dan Sya'ban bagaikan shalat sunnah rawathib, berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan, karena pada hari Kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah. Sebagaimana keterangan yang datang dari Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam di berbagai riwayat. Mayoritas puasa fardhu yang dilakukan kaum muslimin memiliki kekurangan dan ketidaksempurnaan, maka hal itu membutuhkan sesuatu yang menutupi dan menyempurnakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;br /&gt;3. Membiasakan puasa setelah Ramadhan menandakan diterimanya puasa Ramadhan, karena apabila Allah Ta'ala menerima amal seseorang hamba, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya. Sebagian orang bijak mengatakan, "Pahala amal kebaikan adalah kebaikan yang ada sesudahnya." Oleh karena itu barangsiapa mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal pertama. Demikian pula sebaliknya, jika seseorang melakukan sesuatu kebaikan lalu diikuti dengan yang buruk, maka hal itu merupakan tanda tertolaknya amal yang pertama. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Puasa Ramadhan - sebagaimana disebutkan di muka- dapat mendatangkan maghfirah atas dosa-dosa masa lalu. Orang yang berpuasa Ramadhan akan mendapatkan pahalanya pada hari Raya Iedul Fithri yang merupakan hari pembagian hadiah, maka membiasakan puasa setelah Iedul Fithri merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat ini. Dan sungguh tak ada nikmat yang lebih agung dari pengampunan dosa-dosa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;oleh karena itu termasuk sebagian ungkapan rasa syukur seorang hamba atas pertolongan dan ampuan yang telah dianugerahkan kepadanya adalah dengan berpuasa setelah Ramadhan. Tetapi jika ia justru mengggantinya dengan perbuatan maksiat, maka ia termasuk kelompok orang yang membalas kenikmatan dengan kekufuran. Apabila ia berniat pada saat melakukan puasa untuk kembali melakukan maksiat lagi, maka puasanya tidak akan terkabul, ia bagaikan orang yang membangun sebuah bangunan megah lantas menghancurkannya kembali. Allah Ta'ala berfirman, "Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai lagi." (QS. an-Nahl: 92) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;5. Dan di antara manfa'at puasa enam hari di bulan Syawal adalah amal-amal yang dikerjakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya pada bulan Ramadhan tidak terputus dengan berlalunya bulan mulia ini, selama ia masih hidup. Orang yang setelah Ramadhan berpuasa bagaikan orang yang cepat-cepat kembali dari pelariannya, yakni orang yang baru lari dari peperangan fi sabilillah lantas kembali lagi. Sebab tidak sedikit manusia yang berbahagia dengan berlalunya Ramadhan, sebab mereka merasa berat, jenuh dan lama berpuasa Ramadhan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Barangsiapa yang mereka demikian maka sulit baginya untuk bersegera kembali melaksanakan puasa, padahal orang yang bersegera kembali melaksanakan puasa setelah Iedul Fithri merupakan bukti kecintaannya terhadap ibadah puasa, ia tidak merasa bosan dan berat apalagi benci. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Seorang ulama Salaf ditanya tentang kaum yang bersungguh-sungguh dalam ibadahnya di bulan Ramadhan tetapi jika Ramadhan berlalu mereka tidak bersungguh-sungguh lagi, beliau berkomentar, "Seburuk-buruk kaum adalah yang tidak mengenal Allah Ta'ala secara benar kecuali di bulan Ramadhan saja, padahal orang shalih adalah yang beribadah dengan sungguh-sungguh di sepanjang tahun." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Oleh karena itu sebaiknya orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan memulai membayarnya di bulan Syawal, karena hal itu akan mempercepat proses pembebasan dirinya dari tanggungan hutangnya. Kemudian dilanjutkan dengan enam hari puasa Syawal. Dengan demikian telah melakukan puasa Ramadhan dan mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal. Ketahuilah amal perbuatan seorang mukmin itu tidak ada batasnya hingga maut menjemputnya. Allah Ta.a'a berfirman, "Dan sembahlah Tuhan-mu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal)." (QS. al-Hijr: 99) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Dan perlu diingat pula bahwa shalat-shalat dan puasa serta shadaqah yang dipergunakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala pada bulan Ramadhan adalah disyari'atkan sepanjang tahun, karena hal itu mengandung berbagai macam manfaat, diantaranya; ia sebagai pelengkap dari kekuarangan yang terdapat pada fardhu, merupakan salah satu faktor yang mendatangkan mahabbah (kecintaan) Allah kepada Hamba-Nya, sebab terkabulnya doa, demikian pula sebagai sebab dihapuskannya dosa dan dilipatgandakannya pahala kebaikan dan ditinggikannya kedudukan. Hanya kepada Allah tempat memohon pertolongan, shalawat dan salam semoga tercurahkan selalu keharibaan Nabi, segenap keluar dan sahabat beliau. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Sumber: Risalah Ramadhan, Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim al-Jarullah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-2581490286955207114?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/2581490286955207114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=2581490286955207114' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2581490286955207114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2581490286955207114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/10/keutamaan-puasa-enam-hari-di-bulan.html' title='Keutamaan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-6835580427356689321</id><published>2007-10-04T02:11:00.000-07:00</published><updated>2007-10-04T02:14:27.361-07:00</updated><title type='text'>Mutiara Kisah : Rintihan Roh</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Diriwayatkan: “Jika roh telah keluar dari tubuh manusia dan telah lewat tiga hari, maka roh itu berkata: “Wahai Tuhanku, perkenankanlah aku sehingga aku berjalan dan melihat tubuhku yang dahulu aku berada di dalamnya.” Maka Allah memperkenankan kepadanya. Lalu ia datang ke kuburnya dan melihat kepadanya dari jauh. Kedua lubang hidungnya dan mulutnya mengalir darah. Maka ia menangis dengan suatu tangisan yang cukup lama. Lalu ia merintih, aduuuh hai tubuhku yang miskin, wahai kekasihku. Ingatlah akan hari kehidupanmu. Rumah ini adalah rumah serigala, bala bencana, rumah yang sempit, rumah kesusahan dan penyesalan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Setelah lewat lima hari roh berkata: “Wahai Tuhanku, perkenankanlah aku untuk melihat tubuhku.” Maka Allah memperkenankannya. Lalu ia datang ke kuburnya dan melihat dari jauh. Dan mengalirlah kedua lubang hidung dan mulutnya berupa air nanah.&lt;br /&gt;Firman Allah SWT bermaksud:“Mereka tidak dapat berbicara pada hari roh (Jibril atau ruhul qudus) dan para malaikat berdiri dengan berbaris.” ( An-Naba’: 38)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Disebutkan dalam satu keterangan, bahawa yang dimaksud roh itu adalah rohnya anak Adam (manusia), dan keterangan yang lain mengatakan bahawa roh itu adalah rohnya malaikat Jibril as. Juga ada keterangan yang menyebutkan bahawa roh itu adalah rohnya Nabi Muhammad SAW yang berada di bawah Arasy, ia minta izin dari Allah di malam Lailatul Qadar untuk turun memberikan salam penghormatan kepada seluruh mukminin dan mukminat dan roh itu berjalan melalui mereka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Ada pula yang menyebutkan bahawa roh itu adalah rohnya para kerabat yang sudah mati, mereka berkata: “Wahai Tuhan kami, semoga Engkau memperkenankan kami untuk turun ke rumah-rumah kami, sehingga kami melihat anak-anak kami dan ahli-ahli kami. Maka roh-roh itu turun pada malam Lailatul Qadar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Sebagaimana Ibnu Abbas ra mengatakan: “Jika datang Hari Raya, hari Asyura’, hari Jumaat yang pertama dari bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, Lailatul Qadar, dan malam Jumaat, roh-rohnya para mayat semua keluar dari kubur mereka dan mereka semua berdiri di pintu-pintu rumahnya seraya berkata: “Belas kasihanlah kamu semua kepada kami di malam yang berkah ini dengan sedekah satu suap, sebab kami memberikan sedekah. Jika kalian bakhil dengan sedekah, dan kamu sekalian tidak mahu memberikannya, maka hendaklah kalian mengingat kami dengan bacaan surah Al-Fatihah di malam yang penuh keberkahan ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Adakah seorang telah belas kasihan kepada kami, apakah dari salah seorang ada yang mengenangkan ratapan kami wahai orang yang menempati rumah-rumah kami, wahai orang yang menikmati wanita (isteri kami), wahai orang yang berdiri memperluas mahligai kami yang sekarang kami dalam kesempitan kubur kami, wahai orang yang membagi harta benda kami, wahai orang.yang menyiakan anak yatim kami. Adakah salah seorang dari kamu sekalian ada yang mengenang perantauan kami? Buku amal kami dilipat dan kitab amal kalian dibuka. Dan bukanlah bagi mayat yang berada dalam liang kubur melainkan pahalanya. Maka janganlah kalian melupakan kami dengan sebuku rotimu dan doamu, sebab kami orang-orang yang berhajat kepada kamu sekalian, selama-lamanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;     Jika mayat memperoleh sedekah dan doa dari mereka maka ia kembali dengan riang gembira, dan jika ia tidak memperoleh maka ia pulang dengan sedih dan duka serta terhalang, dan putus asa dari mereka. Telah diterangkan, bahawasanya roh dalam perkumpulan haiwan tidak dalam seluruh tubuh, tapi ia dalam satu bahagian dari beberapa bahagian yang tidak dapat ditentukan dengan dalil. Bahawasanya seorang dilukai dengan luka-luka yang banyak maka ia tidak mati. Dan ia dilukai dengan luka-luka satu maka ia menjadi mati. Sebab luka itu jika menimpa pada tempat di mana roh bertempat di mana roh di dalamnya, dan bahawasanya roh bertempat pada seluruh tubuh dan bahawasanya mati itu dalam seluruh tubuh, maka Firman   Allah SWT menunjukkan:Katakanlah: “la akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;(Yaa Siin: 79)    Jika dikatakan, apakah bedanya antara roh dengan rawan? Maka kita katakan hahwa keduanya adalah satu. Keduanya tidak ada perbedaan, sebagaimana tubuh serta tangan adalah menjadi satu. Cuma kalau tangan dapat bergerak kesana kemari tapi kalau tubuh sama sekali tidak bergerak. Demikian pula rawan kesana kemari tapi sama sekali tidak bergerak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Kemudian mengenai tempatnya roh di dalam tubuh tidak dapat ditentukan. Adapun tempatnya rawan di antara kedua alis. Maka jika roh itu hilang seorang hamba menjadi mati, dan jika rawan hilang ia menjadi tidur. Sebagaimana air yang dituangkan qas’ah dan ditaruh di rumah ada matahari yang sinarnya melalui lubang atap dan qas’ah itu tidak bergerak dari tempatnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Maka demikian halnya roh bertempat di dalam tubuh dan pusatnya berada di Arasy. Adapun rawan melihat dikala bermimpi dan ia berada di alam malakut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Adapun tempatnya roh setelah dicabut, ada diterangkan bahawa tempatnya disengkala yang didalamnya terdapat lubang sejumlah bilangan haiwan-haiwan yang dijadikan sampai hari kiamat. Jika ia mendapat kenikmatan berada di situ dan jika mendapat azab maka di situ pula. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Ada disebutkan bahawa roh-roh para mukminin berada dalam telur burung yang hijau di syurga iliyyin, adapun rohnya orang-orang kafir berada dalam telur burung yang hitam di neraka. Dan ada dikatakan bahawa rohnya para mukminin ketika dicabut, maka para malaikat rahmat sama mengangkat membawa naik roh ke langit yang tujuh dengan memuliakan dan mengagungkan. Kemudian dipanggil Zat pemanggil dari sisi Allah yang Rahman: “Hendaklah kamu semua menulis roh itu dalam Illiyyin lalu kembalikanlah ke bumi.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Maka mereka mengembalikan roh seorang mukmin ke dalam tubuhnya dan ia dibukakan pintu syurga, ia melihat tempatnya di syurga sampai datangnya hari kiamat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Dan bahawasanya rohnya orang-orang kafir sewaktu dicabut maka para malaikat azab sama membawa naik roh itu ke langit dunia. Maka ditutuplah pintu-pintu langit yang lain dan ia diperintah mengembalikan ke tempat berbaring tubuhnya, kuburnya disempitkan dan ia dibukakan pintu neraka. Oleh kerananya ia melihat tempat kediamannya kelak sampai datangnya hari kiamat. Dalam hal ini sebagaimana pernah disabdakan Nabi SAW, sehingga bahawasanya mereka mendengar suara sandal-sandal kalian, hanya saja mereka terhalang dari berkata. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Sebahagian Hukama’ ditanya tentang tempat roh-roh setelah mati, maka ia menerangkan sebagai berikut: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;1.  Bahawasanya roh-roh para Nabi berada dalam Syurga Adn, ia berada dalam liang yang menyenangkan tubuhnya. Adapun tubuh bersujud kepada Tuhannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;2.  Roh-roh para Syuhada berada di  syurga Firdaus, pada tengahnya syurga itu berada dalam telih burung yang hijau yang terbang di  syurga sekehendak hatinya. Kemudian datang keqanadil yang digantungkan di Arasy. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;3.  Adapun roh-rohnya anak-anak kecil yang Islam berada dalam telih burung pipitnya Syurga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;4.  Roh-rohnya para anak-anak musyrik berputar-putar di syurga dan ia tidak punya tempat, sampai hari kiamat. Lalu mereka melayani para mukminin. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;5.  Roh-rohnya orang-orang mukmin yang mempunyai hutang dan aniaya digantung diangkasa. Ia tidak sampai ke syurga dan tidak pula ke langit sampai ia membayar hutangnya dan penganiayaannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;6.  Roh-rohnya orang-orang Islam yang berdosa diazab dalam kubur beserta tubuhnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;7.  Roh-rohnya orang-orang kafir dan munafik dalam penjara neraka Jahannam dipintakan diwaktu pagi dan petang.   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Dan disebutkan, bahawasanya roh adalah merupakan jisim yang halus. Oleh kerana itu tidak dapat dikatakan jika Allah itu mempunyai roh. Sebab mustahil kalau Allah mempunyai tempat seperti jisim-jisim. Dan dikatakan bahawa roh adalah merupakan sifat dan dikatakan pula kalau ia pecah jadi angin, maka kedua perkataan ini adalah perkataannya orang yang mengingkari adanya seksa kubur. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;    Ada diceritakan, bahawasanya seorang Yahudi datang kepada Nabi SAW, maka mereka bertanya kepada baginda  tentang roh dari Ashabi Raqim dan dari Raja Dzil Qarnain. Dengan perdebatan Yahudi itu maka turunlah surah Al-Kahfi. Dan diturunkan tentang haknya roh adalah Firman Allah SWT. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;“Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh, katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhanku.”(Yaa Siin: 79)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Disadur dari : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.darulnuman.com/mkisah/kisah004.html"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;http://www.darulnuman.com/mkisah/kisah004.html&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-6835580427356689321?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/6835580427356689321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=6835580427356689321' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/6835580427356689321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/6835580427356689321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/10/mutiara-kisah-rintihan-roh.html' title='Mutiara Kisah : Rintihan Roh'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-5361689962456500902</id><published>2007-10-04T01:29:00.000-07:00</published><updated>2007-10-04T01:30:39.292-07:00</updated><title type='text'>9 Jenis Anak Setan!!!</title><content type='html'>Umar al-Khattab r. a berkata, terdapat 9 jenis anak syaitan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Zalituun&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk di pasar/kedai supaya manusia hilang sifat jimat cermat.&lt;br /&gt;Menggoda supaya manusia berbelanja lebih dan membeli barang-barang yang tidak perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Wathiin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergi kepada orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. A'awan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghasut sultan/raja/pemerintah supaya tidak mendekati rakyat. Seronok dengan kedudukan/kekayaan hingga terabai kebajikan rakyat dan tidak mahu mendengar nasihat para ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Haffaf&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkawan baik dengan kaki botol. Suka menghampiri orang yang berada di tempat-tempat maksiat (cth: disko, kelab mlm &amp;amp; tempat yg ada minuman keras).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Murrah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merosakkan dan melalaikan ahli dan orang yg sukakan muzik sehingga lupa kepada Allah. Mereka ini tenggelam dalam keseronokan dan glamour etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Masuud&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk di bibir mulut manusia supaya melahirkan fitnah, gosip, umpatan dan apa sahaja penyakit yg mula dari kata-kata mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Daasim (BERILAH SALAM SEBELUM MASUK KE RUMAH...)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk di pintu rumah kita. Jika tidak memberi salam ketika masuk ke rumah, Daasim akan bertindak agar berlaku keruntuhan rumahtangga (suami isteri bercerai-berai, suami bertindak ganas, memukul isteri, isteri hilang pertimbangan menuntut cerai, anak-anak didera dan pelbagai bentuk kemusnahan rumah tangga lagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Walahaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menimbulkan rasa was-was dalam diri manusia khususnya ketika berwuduk dan solat dan menjejaskan ibadat-ibadat kita yg lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Lakhuus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan sahabat orang Majusi yang menyembah api/matahari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-5361689962456500902?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/5361689962456500902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=5361689962456500902' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/5361689962456500902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/5361689962456500902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/10/9-jenis-anak-setan.html' title='9 Jenis Anak Setan!!!'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-5157402682638213377</id><published>2007-10-04T01:24:00.000-07:00</published><updated>2007-10-04T01:28:11.195-07:00</updated><title type='text'>Keunikan Jari Jemari</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#99ffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Pelbagai hikmah dan tafsiran yang boleh diandaikan di sebalik jari anda yang lima. Cuba perhatikan perlahan-lahan jari anda. Luruskan ia ke hadapan dalam keadaan terbuka. Renung dalam-dalam. Kewajipan solat lima waktu jangan diabaikan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Kemudian lekapkan jari itu di atas meja, perhatikan. Bermula daripada jari kelingking yang kecil dan kerdil, seperti manusia dan apa sahaja akan bermula daripada kecil kemudian besar dan terus membesar. Itulah &gt; fitrah insan dan alam seluruhnya. Apa sahaja yang dilakukan mesti bermula daripada kecil. Bak kata pepatah "melentur buluh biarlah daripada rebungnya". Kegagalan mendidik di usia ini akan memberi kesan yang besar pada masa hadapan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Naikkan kepada jari kedua, jari manis namanya. Begitu juga dengan usia remaja. Manisnya seperti jari yang comel mulus ini. Apatah lagi kiranya disarungkan dengan sebentuk cincin bertatahkan berlian, bangga tak terkira.. pada ketika ini, alam remaja menjengah diri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Awas!! Di usia ini sentiasa dibelenggu dengan pelbagai cabaran dan dugaan. Hanya iman dan taqwa menunjuk jalan kebenaran. Pada usia ini, anda sudah baligh dan mukalaf. Pastinya sudah dipertanggungjawabkan segala amalan di hadapan Rabbul Jalil. Bersediakah anda??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Nah...naik kepada jari ketiga. Jari yang paling tinggi, jari hantu namanya. Zaman remaja ditinggalkan. Alam dewasa kian menjengah. Di peringkat umur 30-an ini seorang itu telah mempunyai status dan identiti dengan ekonomi yang kukuh serta kerjaya yang teguh. Namun, anda mesti berhati-hati kerana di kala ini banyak "hantu-hantu pengacau" yang datang menggoda. Hantu hasad dengki, hantu ego, hantu tamak, hantu iri hati dan seribu macam hantu lagi. Kalau gagal mengawal emosi lantas terus masuk ke jerangkap nafsu dan syaitan. Jesteru itu, amal ibadat mesti dilipatgandakan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Kita beralih kepada jari telunjuk. Jari inilah yang mengungkap satu dan esanya Allah SWT ketika solat. Genggamkan kesemua jari dan keluarkan jari ini. Gagahnya ia sebagai penunjuk arah, menjadi contoh dan tauladan. Manusia yang berada di tahap usia ini, hendaklah tampil sebagai model kepada generasi baru dan pembimbing yang kaya dengan idea bernas dan minda yang hebat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Akhir sekali, renung ibu jari. Ianya besar dan pendek tetapi menunjukkan kematangan dan kehebatan yang membanggakan. Tugasnya membenarkan sesuatu dan mentafsirkan pelbagai perkara. Bak kata orang Jawa "cap jempol" atau cap jari. Kalau dia ada, semua urusan berjalan lancar. Buat generasi muda, rujuk dahulu kepada orang tua atau yang berpengalaman. Sekiranya petunjuk mereka anda patuhi, nescaya anda boleh berkata "good" atau "yes" sambil menggengam semua jari dan angkat ibu jari ke atas itulah rahsia kejayaan anda.&lt;br /&gt;Akhirul kalam, cuba lihat sekali lagi jari anda yang kelima. Renung dan fikir dalam-dalam. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Dimanakah anda sekarang??? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-5157402682638213377?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/5157402682638213377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=5157402682638213377' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/5157402682638213377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/5157402682638213377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/10/keunikan-jari-jemari_04.html' title='Keunikan Jari Jemari'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-5065620191125200336</id><published>2007-09-26T00:16:00.000-07:00</published><updated>2007-09-26T00:22:18.067-07:00</updated><title type='text'>Kemungkaran di Hari Raya Idul Fitri</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Ketahuilah wahai saudaraku muslim - semoga Allah memberi taufik kepadaku dan kepadamu- sesungguhnya kebahagiaan yang ada pada hari-hari raya kadang-kadang membuat manusia lupa atau sengaja melupakan perkara-perkara agama mereka dan hukum-hukum yang ada dalam Islam. Sehingga engkau melihat mereka banyak berbuat kemaksiatan dan kemungkaran-kemungkaran dalam keadaan mereka menyangka bahwa mereka telah berbuat sebaik-baiknya !! Semua inilah yang mendorongku untuk menambahkan pembahasan yang bermanfaat ini dalam tulisanku, agar menjadi peringatan bagi kaum muslimin dari perkara yang mereka lupakan dan mengingatkan mereka atas apa yang mereka telah lalai darinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Di antara kemungkaran itu adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Pertama: Berhias dengan mencukur jenggot&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Perkara ini banyak dilakukan manusia. Padahal mencukur jenggot merupakan perbuatan yang diharamkan dalam agama Allah Subhanahu wa Ta'ala sebagaimana ditunjukkan dalam hadits-hadits yang shahih yang berisi perintah untuk memanjangkan jenggot agar tidak tasyabbuh (menyerupai) orang-orang kafir yang kita diperintah untuk menyelisihi mereka. Selain berkaitan dengan hal itu, memanjangkan jenggot termasuk fithrah (bagi laki-laki) yang tidak boleh kita rubah. Dalil-dalil tentang keharaman mencukur jenggot terdapat dalam kitab-kitab Imam Madzhab yang empat yang telah dikenal [Lihat Fathul Bari 10/351, Al-Ikhtiyar Al-Ilmiyah 6, Al-Muhalla 2/220, Ghidza'ul Albab 1/376 dan selainnya] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kedua : Berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahramnya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Ini merupakan bencana yang banyak menimpa kaum muslimin, tidak ada yang selamat darinya kecuali orang yang dirahmati Allah. Perbuatan ini haram berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam (yang artinya): “Seseorang ditusukkan jarum besi pada kepalanya adalah lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya" [Hadits Shahih, Lihat takhrijnya secara panjang lebar dalam Juz'u Ittiba' as-Sunnah No. 15 oleh Adl-Dliya Al-Maqdisi -dengan tahqiqku. Diriwayatkan ar Rauyaani dalam musnadnya 227/2 dari Ma’qil bin Yasaar dan sanadnya jayyid lihat Silsilah Ahadits ash Shohihah karya Al Albani no 226]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Keharaman perbuatan ini diterangkan juga dalam kitab-kitab empat Imam Madzhab yang terkenal [Lihat Syarhu An Nawawi ala Muslim 13/10, Hasyiyah Ibnu Abidin 5/235, Aridlah Al-Ahwadzi 7/95 dan Adlwau Bayan 6/603]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Ketiga : Tasyabbuh (meniru) orang-orang kafir dan orang-orang barat dalam berpakaian dan mendengarkan alat-lat musik serta perbuatan mungkar lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda (yang artinya): “Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka" [Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad 2/50 dan 92 dari Ibnu Umar dan isnadnya Hasan. Diriwayatkan oleh Ath-Thahawi dalam Musykil Al Atsar 1/88 dari Hassan bin Athiyah, Abu Nu'aim dalam Akhbar Ashbahan 1/129 dari Anas, meskipun ada pembicaraan padanya, tetapi dengan jalan-jalan tadi, hadits ini derajatnya Shahih, insya Allah]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda (yang artinya): “Benar-benar akan ada pada umatku beberapa kaum yang mereka menghalalkan zina, sutera (bagi laki-laki ,-pent), khamr dan alat-alat musik. Dan benar-benar akan turun beberapa kaum menuju kaki gunung untuk melepaskan gembalaan mereka sambil beristirahat, kemudian mereka didatangi seorang fasik untuk suatu keperluan. Kemudian mereka berkata: "Kembalilah kepada kami besok!" Lalu Allah membinasakan dan menimpakan gunung itu pada mereka dan sebagian mereka dirubah oleh Allah menjadi kera-kera dan babi-babi hingga hari kiamat" [Hadits Riwayat Bukhari 5590 secara muallaq dan bersambung menurut Abu Daud 4039, Al-Baihaqi 10/221 dan selainnya. berkata Al-Hafidzh dalam Hadyu As-Sari 59 : Al-Hasan bin Sufyan menyambungnya dalam Musnadnya, dan Al-Isma'ili, Ath-Thabrani dalam Al-Kabir. Abu Nua'im dari empat jalan, dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya dan selain mereka]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Keempat : Masuk dan becengkerama dengan wanita-wanita yang bukan mahram.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Hal ini dilarang oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dengan sabda beliau (yang artinya): “Hati-hatilah kalian jangan sampai masuk untuk menemui para wanita". Maka berkata salah seorang pria Anshar: "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang al-Hamwu?" Beliau berkata: "Al-Hamwu adalah maut" [Hadits Riwayat Bukhari 5232, Muslim 2172 dari 'Uqbah bin Amir].&lt;br /&gt;Al- Allamah Az-Zamakhsyari berkata dalam menerangkan al-Hamwu: "Al-Hamwu bentuk jamaknya adalah Ahmaa' adalah kerabat dekat suami seperti ayah [dikecualikan dari larangan di atas berdasarkan nash Al-Qur'anul Karim, lihat Al-Mughni 6/570], saudara laki-laki, pamannya dan selain mereka. Dan sabda beliau: "Al-Hamwu adalah maut" maknanya ia dikelilingi oleh kejelekan dan kerusakan yang telah mencapai puncaknya sehingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyerupakannya dengan maut, karena hal itu merupakan sumber segala bencana dan kebinasaan. Yang demikian karena Al-Hamwu lebih berbahaya daripada orang lain yang tidak dikenal. Sebab kerabat dekat yang bukan mahram terkadang tidak ada kekhawatiran atasnya atau merasa aman terhadap mereka, lain halnya dengan orang yang bukan kerabat" [Al-Faiq fi Gharibil Hadits 9 1/318, Lihat An-Nihayah 1/448, Gharibul Hadits 3/351 dan Syarhus Sunnah 9/26,27]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kelima: Wanita-wanita yang ber-tabarruj (memamerkan kecantikan) kemudian keluar ke pasar-pasar atau tempat lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Ini merupakan perbuatan yang diharamkan dalam syari'at Allah. Allah Ta'ala berfirman (yang artinya): “Hendaklah mereka (wanita-wanita) tinggal di rumah-rumah mereka dan jangan ber-tabarruj ala jahiliyah dulu dan hendaklah mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat" [Al-Ahzab : 33]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Dua golongan manusia termasuk penduduk neraka yang belum pernah aku melihatnya: .... dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak-lenggok, menyimpang (dari taat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan keharusan mereka untuk menjaga kemaluan; lihat An-Nihayah" 4/382), kepala-kepala mereka bagaikan punuk-punuk unta (Berkata Al-Qadli 'Iyadh dalam Masyariqul Anwar 1/79: al-Bukht adalah unta yang gemuk yang memiliki dua punuk. Maknanya -wallahu a'lam- wanita-wanita itu menggelung rambut mereka hingga kelihatan besar dan tidak menundukkan pandangan mata mereka). Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapatkan bau surga. Padahal bau suurga dapat tercium dari perjalanan sekian dan sekian" [Hadits ini dikeluarkan oleh Muslim dalam "Shahihnya" 2128, 2856 dan 52, Ahmad 2/223 dan 236 dari Abu Hurairah]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Keenam : Mengkhususkan ziarah kubur pada hari raya, membagi-bagikan manisan dan makanan di pekuburan, duduk di atas kuburan, bercampur baur antara pria dan wanita, bergurau dan meratapi orang-orang yang telah meninggal, dan kemungkaran-kemungkaran lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lihat perincian yang lain tentang bid'ah yang dilakukan di kuburan dalam kitab Ahkamul Janaiz 258-267 oleh Syaikh kami Al-Albani Rahimahullah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Ketujuh : Boros dalam membelanjakan harta yang tidak ada manfaatnya dan tidak ada kebaikan padanya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Allah berfirman (yang artinya): “Janganlah kalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan" [QS. Al-An'am : 141]. “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat boros itu adalah saudaranya syaitan" [QS. Al-Isra : 26-27]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Tidak akan berpindah kedua kaki anak Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya tentang ... dan hartanya dari mana ia perolah dan ke mana ia infakkan" [Hadits Riwayat Tirmidzi 2416, Al-Khatib dalam Tarikh-nya 12/440 dari Ibnu Mas'ud, padanya ada kelemahan. Akan tetapi ada pendukungnya dari Abi Barzah di sisi Ad-Darimi 1/131, Abu Nua’im dalam al Hulyah 10/232, Ibnu Ad Daibsyi dalam Dzail Tarikh Baghdad 2/163. Dan dari Mu'adz di sisi Al-Khatib 11/441. Maka hadits ini Hasan.]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kedelapan : Kebanyakan manusia meninggalkan shalat berjama'ah di masjid tanpa alasan syar'i atau mengerjakan shalat Id tetapi tidk shalat lima waktu. Demi Allah, sesungguhnya ini adalah salah satu bencana yang amat besar.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kesembilan : Berdatangannya sebagian besar orang-orang awam ke kuburan setelah fajar hari raya, mereka meninggalkan shalat Id, dirancukan dengan bid'ah mengkhususkan ziarah kubur pada hari raya. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lihat Al-Madkhal 1/286 oleh Ibnu Hajj, Al-Ibda hal.135 oleh Ali Mahfudh dan Sunnanul Iedain hal.39 oleh Al-Syauqani.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kesepuluh : Tidak adanya kasih sayang terhadap fakir miskin.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Sehingga anak-anak orang kaya memperlihatkan kebahagiaan dan kegembiraan dengan bebagai jenis makanan yang mereka pamerkan di hadapan orang-orang fakir dan anak-anak mereka tanpa perasaan kasihan atau keinginan untuk membantu dan merasa bertanggung jawab. Padahal Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Tidak beriman salah seorang dari kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya" [Hadits Riwayat Bukhari 13 dan Muslim 45, An-Nasa'i 8/115 dan Al-Baghawi 3474 meriwayatkan dengan tambahan; "dari kebaikan" dan isnadnya Shahih]&lt;br /&gt;Kesebelas: Bid'ah-bid'ah yang dilakukan oleh kebanyakan orang yang dianggap syaikh dengan pengakuan bertaqqarub kepada Allah Ta'ala, padahal tidak ada asalnya sama sekali dalam agama Allah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Bid'ah itu banyak sekali dilakukan muslimin (Lihat beberapa di antaranya dalam kitab A'yadul Islam 58 pasal Bida'ul Iedain). Aku hanya menyebutkan satu saja di antaranya, yaitu kebanyakan para khatib dan pemberi nasehat menyerukan untuk menghidupkan malam hari Id (dengan ibadah) dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Tidak hanya sebatas itu yang mereka perbuat, bahkan mereka menyandarkan hadits palsu kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu hadits yang berbunyi (yang artinya): “Barangsiapa yang menghidupkan malam Idul Fithri dan Idul Adha maka hatinya tidak akan mati pada hari yang semua hati akan mati" [Hadits ini palsu (maudlu'), diterangkan oleh ustazd kami Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Adl-Dlaifah 520-521]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Maka tidak boleh menyandarkan kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ucapan tersebut. Dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt;Judul asli: Ahkaamu Al' Iidaini Fii Al-Sunnah Al-Muthahharah oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari dan Syaikh Salim Al Hilali, yang terjemahannya dalam edisi Indonesia ada dua buku yaitu Hari Raya Bersama Rasulullah, Pustaka Al-Haura', penerjemah Ummu Ishaq Zulfa Hussein; dan Tuntunan Ibadah Ramadhan dan Hari Raya, terbitan Maktabah Salafy Press, penerjemah ustadz Hannan Husein Bahannan. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt;Sumber: &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.salafy.or.id/"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt;www.salafy.or.id&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-5065620191125200336?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/5065620191125200336/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=5065620191125200336' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/5065620191125200336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/5065620191125200336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/kemungkaran-di-hari-raya-idul-fitri.html' title='Kemungkaran di Hari Raya Idul Fitri'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-939098361743209598</id><published>2007-09-25T23:50:00.000-07:00</published><updated>2007-09-26T00:10:01.398-07:00</updated><title type='text'>Untuk Kita Renungkan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Sobat muda muda muslim, barangkali inilah enaknya punya banyak teman dan bergaul dengan mereka (terutama yang baik-baik ya). Kalo ada yang pinter, insya Allah kita kebawa pinter juga. Banyak teman kita yang rajin, maka insya Allah kita pun akan kebawa rajin.&lt;br /&gt;Oya, berikut ini saya tulis ulang dan sedikit dikasih tambahan beberapa kalimat atau mungkin paragraf (karena renungan itu berupa artikel singkat). Apa aja sih? Yuk, kita sama-sama renungkan dalam-dalam: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Sedekah vs belanja&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lucu ya, uang Rp 20.000-an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal masjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Jujur saja, kalimat ini begitu kena banget (khususnya kepada saya sendiri). Gimana nggak, kadang seringnya di antara kita ngisi kotak amal di masjid dengan uang recehan. Makanya, kalo pas kotak amal diedarin ke jamaah yang duduk berderet rapi di shaf-nya masing-masing suka terdengar bunyi nyaring tanda uang recehan jatuh menimpa benda keras (apalagi kalo kotaknya terbuat dari kaleng, lebih keras bunyi gemerincingnya). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Mungkin uang itu pecahan seratus, lima ratus, atau seribu rupiah yang logam. Tapi bukan berarti nggak boleh beramal dengan jumlah seperti itu. Jika ikhlas, insya Allah dapet pahala juga dong. Begitu pun sebaliknya, meski yang dimasukkin pecahan lima puluh ribu tapi nggak ikhlas kan sayang juga ya? Mendingan ngasih lima puluh ribu dan ikhlas kan? Hehehe.. itu sih, bagus banget atuh ya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Terlepas dari nilai “ikhlas”, kita coba renungkan aja dikit ya, betapa kita masih merasa “pelit” untuk bersedekah. Padahal itu buat kita juga amalannya di sisi Allah. Tapi, kita harus merasa “royal” kalo jajan or belanja di mal. Bawa uang 50 ribu rupiah aja serasa masih kurang. Iya nggak? Kalo saya pernah ngerasa demikian. Astaghfirullah… &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Semoga kita, bisa seperti Abdurrahman bin ‘Auf dan sahabat Rasul lainnya yang seperti nggak sayang sama harta. Mereka sedekahkan hartanya untuk urusan di jalan Allah dengan sangat banyak (menurut kita). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Ngaji vs nonton sepakbola&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk dengerin pengajian, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk nonton pertandingan sepakbola&lt;br /&gt;Yap, memang kadang lucu abis, kalo dengerin pengajian mah rata-rata dari kita baru lima menit berlalu aja mata kita udah merem-melek. Ngantuk! Apalagi kalo sampe harus 45 menit, wah jarang-jarang deh yang bisa bertahan dengan penuh semangat dan aktif dengerin dan bertanya kepada narasumber pengajian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Tapi kalo kita nonton pertandingan sepakbola di televisi, waktu “setengah main” itu terasa pendek banget. Kita terhipnotis oleh aksi bintang-bintang lapangan hijau pujaan kita. Kita pun betah menikmatinya. Nggak terasa, 45 menit berlalu singkat banget. Lucu ya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Doa vs ngobrol&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lucu ya, seringnya kita susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa kepada Allah Swt., tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan bila ketemu teman dan kata-kata dari mulut kita begitu lancar mengalir.&lt;br /&gt;Hmm… abis sholat aja, kadang banyak di antara kita yang buru-buru pulang dari masjid atau mushola. Berdoa seperlunya dan mungkin doanya monoton alias yang diucapkan yang itu-itu aja (bosen nggak sih?). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Okelah, mungkin di antara kita ada keperluan sehingga begitu selesai sholat berjamaah, berdoa sebentar dan keluar dari masjid. Nggak apa-apa, karena sebetulnya berdoa sunnah hukumnya. Cuma, di sini kita sedikit aja merenung dan evaluasi diri: “Apa iya kalo kita berdoa meminta kepada Allah begitu singkatnya? Begitu buru-burunya? Dan nggak pandai merangkai kata dalam berdoa untuk ‘memikat' Allah Swt.?” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Emang iya sih, Allah Mahatahu apa yang diinginkan hambaNya dalam berdoa, tapi adabnya kan kita kudu sopan. Wong sama orang aja kita sopan dan menghargai. Iya nggak?&lt;br /&gt;Tapi lucunya pas kita ngobrol bareng teman-teman, rangkaian kata dari mulut kita mengalir deras. Nggak ada beban dan lepas aja, gitu. Lain kali ye hawanya? Lucu juga tuh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Sepakbola vs sholat&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu di pertandingan sepakbola favorit kita, tapi betapa bosannya kita bila imam sholat tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya.&lt;br /&gt;Eh, jujur aja nih, terutama kalo nonton sepakbola di pertandingan final. Kalo hasilnya seri di waktu normal, maka diadakan perpanjangan waktu. Nah, banyak di antara kita yang betah menikmatinya. Apalagi kalo sampe nontonnya berjamaah di kafe. Dijamin seru abis.&lt;br /&gt;Tapi, kalo bacaan ayat dari sang imam pas sholat tarawih panjang dikit aja, kita langsung pegel-pegel, dan nekat ngejatuhin ‘talak tiga' untuk nggak sholat di masjid itu lagi kalo imamnya orang tersebut. Walah? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Itu sebabnya, masjid or mushola yang melaksanakan sholat tarawih berjamaah dengan imam sholatnya yang biasa ngebut dengan kecepatan tinggi dalam membaca ayat, pasti membludak jamaahnya. Ckckck.. betapa banyak dari kita yang pengennya instan dan serba cepat dalam hal ibadah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Baca al-Quran vs baca novel&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lucu ya, susah banget baca al-Quran 1 juz saja, tapi baca novel best sellers 100 halaman pun habis dilalap dalam sekejap dan kita merasa enjoy .&lt;br /&gt;Hihihi.. iya juga ya? Waktu sekolah dulu saya bareng temen-temen pernah baca Wiro Sableng yang judulnya “Petaka Gundik Jelita” dan “Lima Iblis dari Nanking” antara 1 sampe 2 jam. Dan itu harus ngorbanin baca Fessenden &amp;amp; Fessenden yang nulis Kimia Organik. Padahal besoknya mo ujian kimia. Baca al-Quran? Hmm.. satu halaman kayaknya udah merasa “beruntung” deh. Ckckck… kenapa ya? Lucu sekaligus sedih kalo mengenang ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Rahasianya apa? Mungkin kalo bacaan al-Quran cepet bosen karena nggak ngerti artinya. Mugkin juga. Eh, tapi ada juga teman yang asyik banget baca Harry Potter edisi bahasa Inggris-nya sampe berjam-jam kok. Ya, kita sih khusnudzan saja, mungkin juga baca al-Quran pun doi sanggup berjam-jam dan berjuz-juz. Tapi umumnya, kita suka cepet bosen kan baca al-Quran lama-lama? Lebih sregep baca novel, baca komik, atau lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Eh, bukan berarti nggak boleh lho. Silakan aja baca novel. Ini juga sekadar renungan, bahwa ternyata kita lebih susah dan lebih banyak malasnya untuk baca al-Quran ketimbang baca bacaan lainnya. Tul nggak? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Konser musik vs shalat jumat&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lucu ya, orang-orang pada berebut untuk dapetin tempat di barisan paling depan ketika nonton konser musik, tapi berebut cari shaf paling belakang bila shalat jumat agar bisa cepat keluar.&lt;br /&gt;Coba deh tengok acara konser musik di televisi, banyak orang rebutan untuk mendapatkan ‘shaf' terdepan biar bisa ngelihat dengan jelas bintang pujaannya, syukur-syukur kalo sampe bisa salaman. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kalo pun harus bayar, banyak di antara kita yang rela ngeluarin duit untuk nebus tempat strategis di arena konser. Tapi pas sholat jumat mah , nyari tempat di shaf paling belakang biar cepet keluar, atau paling nggak nyari dinding or tiang untuk nyender. Lucu ya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Dakwah vs gossip&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lucu ya, susahnya orang diajak untuk partisipasi dalam dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi dalam menyebar gossip.&lt;br /&gt;Ckckck… untuk ngajak dakwah susahnya setengah hidup. Alasannya macem-macem. Entah dengan alasan karena belum cukup ilmu, atau karena malu. Sehingga bikin lidah kelu. Tapi begitu ada yang ngomporin untuk ngegossip, lidahnya langsung fasih dan ikut nyebarin lagi. Wuih, aneh ya? Lucu ya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Padahal, tentu saja, nilai perbuatannya lain banget. Kalo dakwah insya Allah dapet pahala, tapi ngegossip? Selain dibenci orang, juga dibenci Allah Swt. Amit-amit deh. Tapi, kenapa banyak di antara kita yang hobi ngegossip ketimbang semangat dakwah? Semoga menjadi renungan… &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Media massa vs al-Quran&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lucu ya, kita begitu percaya banget pada apa yang disampaikan media massa, tapi kita sering mempertanyakan apa yang disampaikan al-Quran.&lt;br /&gt;Jujur saja, media massa saat ini menjadi salah satu kekuatan untuk melakukan perubahan sosial, politik, ekonomi dsb. Banyak dari kita yang percaya begitu saja dengan apa yang disampaikan media massa. Kasus peledakkan bom di London awal Juli lalu, media massa hampir di seluruh dunia langsung “menuding” Islam dan kaum muslimin berada di balik serangan tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Eh, kita yang baca, banyak juga yang kemudian terprovokasi dan ikut-ikutan menjatuhkan vonis kepada Islam dan umatnya. Apa nggak bahaya banget tuh?&lt;br /&gt;Tapi kita, kaum muslimin, ada juga yang masih mempertanyakan apa yang disampaikan oleh al-Quran. Isinya diutak-atik dan dipersepsi sendiri demi keuntungan dan tujuan tertentu. Kebalik-balik memang. Padahal, dalam surat al-Baqarah ayat 2 saja Allah Swt. sudah menjamin bahwa al-Quran itu “laaroiba fiihi” alias tidak ada keraguan di dalamnya. Nggak cuma itu, ayat tersebut melanjutkan (yang artinya): “petunjuk bagi mereka yang bertakwa”. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Yap, al-Quran itu pasti kebenarannya, dan sekaligus petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Jadi, mengapa harus mempertanyakan lagi apa yang disampaikan Allah dalam al-Quran? Tapi dalam waktu bersamaan, kita lebih percaya kepada media massa (bahkan ada yang sampe nggak perlu ngecek kebenarannya), padahal nggak jarang isinya berupa ‘kabar burung' dan juga informasi yang sesat dan menyesatkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Surga pengen, beramal ogah&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lucu ya, pengen masuk surga, tapi ogah beramal. Hmm.. ini sih bukan hanya lucu, tapi juga aneh bin ajaib. Emangnya surga gratis? Nggak lha yauw. Kita-kita aja masih was-was, khawatir amalan baik selama ini nggak keterima karena mungkin nggak ikhlas. Lebih sedih lagi seharusnya jika kita berharap surga tapi nggak pernah (atau sedikit) beramal baik.&lt;br /&gt;Sobat muda muslim, banyak di antara kita yang kepengen masuk surga, tapi diminta untuk sholat aja susahnya setengah mati. Banyak juga di antara kita yang pengen dapetin surgaNya, tapi diminta untuk taat dan patuh sama ajarannya aja ogah. Itu sih sama artinya ngarepin dapet uang pensiun tapi tanpa kerja selagi usia produktif. Lucu dan aneh banget kan?&lt;br /&gt;Pengen masuk surga tapi tanpa beriman dan tanpa beramal sholeh, kira-kira mungkin nggak? Mimpi kali ye! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Ini sedikit renungan aja buat kita semua. Semoga kita mulai berbenah dalam hidup ini. Mumpung masih muda. Selagi mudah untuk melakukan berbagai amal kebaikan, jangan sia-siakan waktu kita. Kita bisa berbuat lebih banyak. Karena kita nggak pernah tahu kapan kita dijemput oleh Malaikat Ijroil untuk menghadap Allah Swt. dan mempertanggung-jawabkan perbuatan kita selama di dunia. Mumpung masih ada waktu, sebisa mungkin kita mengumpulkan banyak amal baik untuk bekal di akhirat kelak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Rasul mulia saw. telah bersabda: “Bersegeralah menunaikan amal-amal kebajikan. Karena, saatnya nanti akan datang banyak fitnah, bagaikan penggalan malam yang gelap gulita. Betapa bakal terjadi seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman, di sore harinya ia menjadi kafir. Dan seseorang yang di waktu sore masih beriman, keesokan harinya menjadi kafir. Ia menjual agamanya dengan komoditas dunia.” (HR Bukhari dan Muslim) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-939098361743209598?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/939098361743209598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=939098361743209598' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/939098361743209598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/939098361743209598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/untuk-kita-renungkan.html' title='Untuk Kita Renungkan'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-2764116703940213097</id><published>2007-09-25T23:39:00.000-07:00</published><updated>2007-09-25T23:49:21.929-07:00</updated><title type='text'>Air Juga Mendengar...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RvoAw00CdhI/AAAAAAAAANY/hpl_Nipj_lY/s1600-h/Water%20Bubbles.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5114401165643249170" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RvoAw00CdhI/AAAAAAAAANY/hpl_Nipj_lY/s320/Water%2520Bubbles.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Mungkin sudah pernah ada yang baca buku aslinya... berikut cuplikannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup." (Q.S. Al Anbiya:30)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpaair semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dariUniversitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air. Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, "Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)" didepan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, "Arigato". Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata "setan", kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan "peace" di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah. Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Ternyata air bisa "mendengar" kata-kata, bisa "membaca" tulisan, dan bisa "mengerti" pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetakdi air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itumenangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon dirumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepadaair di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Rasulullah saw.bersabda, "Zamzam lima syuriba lahu", "Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya". Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah ... Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar. Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah. Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al Quran dan hadis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Wallahu a'lam ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-2764116703940213097?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/2764116703940213097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=2764116703940213097' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2764116703940213097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2764116703940213097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/air-juga-mendengar.html' title='Air Juga Mendengar...'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RvoAw00CdhI/AAAAAAAAANY/hpl_Nipj_lY/s72-c/Water%2520Bubbles.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-4433125875736884727</id><published>2007-09-18T00:53:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T00:57:12.469-07:00</updated><title type='text'>Renungan Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet. Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan &amp;amp; kemudian duduk Di atas seonggok nisan "Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915:20- 01-1965" "Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo'a untuk nenekmu" Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia  mendengarkan ayahnya berdo'a untuk Neneknya... "Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya. "Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah..." Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. "Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun ... " Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana. Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut "Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910" "Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah", jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. "Memangnya kenapa ndhuk ?" kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. "Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka" kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. "Iya kan yah?" Ayahnya tersenyum, "Lalu?" "Iya .. Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur .... Ya nggak yah?" mata Yani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas ..... "Iya nak, kamu pintar," kata ayahnya pendek. Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya... 42 tahun hingga sekarang... kalau kiamat datang 100 tahun lagi...142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur .... Lalu Ia menunduk ... Meneteskan air mata... Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya ... lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun? Innalillaahi WA inna ilaihi rooji'un .... Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi? Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan? Ya Allah... Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya  naik turun tak teratur.... air matanya semakin membanjiri jenggotnya Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak ... Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk Yani. Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu. Di betulkannya selimutnya. Yani terus tertidur.... tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan... Dan apa yang akan datang di depannya... "Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku..." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Sebarkan e-mail ini ke saudara-saudara Kita, "mudah-mudahan bermanfaat.. . "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Sebarkanlah walau hanya 1 ayat" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-4433125875736884727?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/4433125875736884727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=4433125875736884727' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4433125875736884727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4433125875736884727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/renungan-ramadhan.html' title='Renungan Ramadhan'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-3083301755098731516</id><published>2007-09-13T00:30:00.000-07:00</published><updated>2007-09-13T00:48:55.994-07:00</updated><title type='text'>FADHILAT PUASA WAJIB DAN SUNNAT SEPANJANG TAHUN</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RujnLwp1HYI/AAAAAAAAAL8/sM-6LCnCtpc/s1600-h/basma.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5109587966476754306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 286px; CURSOR: hand; HEIGHT: 61px" height="61" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RujnLwp1HYI/AAAAAAAAAL8/sM-6LCnCtpc/s320/basma.gif" width="518" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ibadat puasa adalah ibadah dikerjakan dengan berlapar dan berdahaga sepanjang hari iaitu sejak terbitnya fajar sodiq (masuk waktu Subuh) hingga terbenamnya matahari (masuk waktu Maghrib). Antara hikmah dan faedah ibadat puasa ialah menginsafkan diri bahawa kita pada hakikatnya adalah makhluk yang dhaif yang perlu sentiasa menghampirkan diri dan beribadat kepada Allah s.w.t. serta mengharapkan limpah kurnia-Nya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Firman Allah s.w.t. menjelaskan tentang hikmah puasa Ramadhan yang bermaksud:&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan berpuasa atas kamu sebagaimana diwajibkan atas umat-umat yang terdahulu sebelum kamu, semoga kamu bertakwa"&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(Surah al-Baqarah:183) &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan puasa juga, kita akan memperoleh kesehatan jasmani dan rohani. Sabda Nabi Muhammad s.a.w. yang bermaksud: &lt;em&gt;"Berpuasalah kamu, tentu kamu akan sehat."&lt;/em&gt; Sabda Baginda Rasulullah s.a.w. lagi: &lt;em&gt;"Perut besar itu adalah sarang penyakit dan banyak makan itu punca segala penyakit."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain daripada itu, puasa juga mempunyai hikmah dan faedah seperti:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;1. Tanda bersyukur kepada Allah s.w.t. atas limpah kurnia nikmatNya yang tidak terhingga&lt;br /&gt;2. Mendidik nafsu ammarah (yang lebih banyak mengajak kepada keburukan) agar berubah menjadi nafsu lawwamah dan seterusnya meningkat kepada nafsu mutmainnah yakni nafsu yang tenang tenteram, bersedia menjunjung titah perintah Allah s.w.t.&lt;br /&gt;3. Melatih dan mendidik jiwa supaya mempunyai sifat kasihan belas terhadap orang-orang yang susah menderita dan kurang bernasib baik kehidupan mereka&lt;br /&gt;4. Membersihkan diri daripada sifat-sifat mazmumah (keji) seperti tamak, sombong, hasad dengki dan lain-lain lagi&lt;br /&gt;5. Mendidik jiwa supaya bersifat sabar, tahan menanggung kesusahan dan pelbagai cabaran dalam menempuh perjuangan hidup&lt;br /&gt;6. Memperolehi kecerdasan akal dan fikiran sebagaimana disebut dalam satu riwayat maksudnya: &lt;em&gt;"Orang yang lapar perutnya itu tajamlah fikirannya dan teranglah hatinya."&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Oleh kerana sangat besar faedah dan manfaatnya ibadah puasa kepada kita, maka selain puasa yang wajib pada bulan Ramadhan, ada lagi puasa-puasa sunat yang elok dilakukan sepanjang tahun iaitu seperti yang akan disebutkan nanti.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RujoVgp1HZI/AAAAAAAAAME/dIR2jq7SeQ4/s1600-h/linebunga.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5109589233492106642" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 654px; CURSOR: hand; HEIGHT: 30px" height="16" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RujoVgp1HZI/AAAAAAAAAME/dIR2jq7SeQ4/s320/linebunga.gif" width="677" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;FADHILAT PUASA RAMADHAN&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Puasa pada bulan Ramadhan difardhukan kepada setiap individu Muslim dan Muslimah yang telah 'aqil baligh dan ketiadaan uzur syar'i. Uzur puasa seperti sakit dan dalam perjalanan (musafir) sejauh 91km. atau lebih. Orang yang uzur boleh meninggalkan puasanya. tetapi wajib mengqadhanya pada hari dan bulan yang lain. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Puasa Ramadhan adalah menjadi salah satu rukun Islam yang kelima. Pahala melakukannya tersangat besar, sebagaimana sabda Nabi Muhammad s.a.w. yang bermaksud: &lt;em&gt;"Sesiapa berpuasa pada bulan Ramadhan dalam keadaan beriman dan kerana menuntutkan keredhaan Allah s.w.t., nescaya diampunkan dosa-dosanya yang telah lalu."&lt;/em&gt; (Rujuk: Al-Targhib II:206) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sabda Baginda Rasulullah s.a.w.: "Setiap amanalan anak Adam (manusia) itu digandakan satu kebaikan dengan sepuluh yang seumpamanya hingga kepada &lt;strong&gt;700 kali ganda&lt;/strong&gt;. Firman Allah s.w.t. (maksudnya) : &lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;"Kecuali puasa yang dikerjakan untuk Ku, maka Aku-lah yang membalasnya. Dia menahan syahwatnya dan meninggalkan makan kerana Aku" Bagi orang yang puasa itu ada dua kegembiraan, iaitu gembira ketika berbuka (atau berhari raya) dan gembira ketika menemui Tuhannya kelak. Dan, demi bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum daripada bau kasturi."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Riwayat Muslim dari Abu Hurairah) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RujoVgp1HZI/AAAAAAAAAME/dIR2jq7SeQ4/s1600-h/linebunga.gif"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;FADHILAT PUASA-PUASA SUNNAT SEPANJANG TAHUN&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;1. Puasa enam hari dalam bulan Syawal &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Fadhilat atau keutamaannya sangat besar sebagaimana sabda Nabi Muhammad s.a.w. yang bermaksud: &lt;em&gt;"Sesiapa berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa (sunnat) enam hari dalam bulan Syawal adalah seperti puasa selama setahun."&lt;/em&gt; (Riwayat Muslim) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Cara melakukannya yang terbaik (afdal) secara berturut-turut dan dimulakan pada hari kedua bulan Syawal, tetapi boleh dan sah dengan tidak berturut-turut, misalnya sehari puasa dua hari tidak, kemudian puasa lagi, asalkan genap enam hari didalam bulan Syawal. Malah sesetengah ulama mengharuskan puasa enam hari dalam bulan Syawal diniatkan berserta puasa qadha Ramadhan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;2. Puasa hari 'Arafah (9 Zulhijjah)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Disunatkan kepada orang yang tidak melakukan ibadah haji. Fadhilatnya sangat besar sebagaimana dijelaskan menerusi hadith daripada Abi Qatadah r.a. ujurnya, Rasullullah s.a.w. telah ditanya oleh sahabat mengenai puasa hari 'Arafah, sabdanya bermaksud: &lt;em&gt;"Ia menghapuskan dosa setahun yang lalu dan tahun-tahun kemudiannya."&lt;/em&gt; (Riwayatkan oleh Muslim dan al-Turmuzi) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menerusi hadith daripada Abi Qatadah r.a. juga bahawa Rasullullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: &lt;em&gt;"Puasa pada hari 'Arafah itu menghapuskan dosa dua tahun yang lalu dan tahun yang akan datanag."&lt;/em&gt; (Diriwayat oleh Muslim) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;3. Puasa pada bulan Muharram&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Daripada Abi Hurairah r.a. katanya, telah bersabda Rasullullah s.a.w. yang maksudnya: &lt;em&gt;"Seafdal-afdal puasa selepas Ramadhan ialah puasa pada bulan Allah iaitu bulan Muharram dan seafdal-afdal solat selepas solat fardhu ialah solat malam."&lt;/em&gt; (Riwayat Muslim) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Daripada Ibu 'Abbas r.a. katanya, telah bersabda Rasullullah s.a.w. maksudnya: &lt;em&gt;"Sesiapa berpuasa pada hari 'Arafah nescaya terhapus dosanya dua tahun dan sesiapa berpuasa satu hari daripada bulan Muharram maka untuknya setiap sehari (mendapat pahala) 30 hari."&lt;/em&gt; (Dikeluarkan oleh al-Tabrani) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;4. Puasa pada hari 'Asyura (10 Muharram)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Daripada Abi Qatadah r.a. bahawasanya Rasullullah s.a.w. telah ditanya mengenai puasa hari 'Asyura (yakni hari ke-10 bulan Muharram) maka sabda Baginda s.a.w. yang bermaksud: "Ia akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (Riwayat Muslim) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;5. Puasa hari Tasu'a (Tanggal 9 Muharram)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ia disunatkan, namun Rasullullah s.a.w. belum sempat mengerjakannya, bagaimanapun Baginda s.a.w. bersabda maksudnya: &lt;em&gt;"Sesungguhnya jika aku hidup pada tahun hadapan, aku akan berpuasa pada 9 Muharram."&lt;/em&gt; (Riwayat Ahmad dan Muslim) &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;PERINGATAN&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Puasa sunnat pada hari ke-10 Muharram hendaklah digabungkan dengan hari sebelumnya iaitu pada hari ke-9 atau dengan hari selepasnya (yakni hari ke-11) dan lebih baik lagi dikerjakan tiga hari berturut-turut iaitu ke-9, ke-10 dan ke-11. Jika ditunggalkan 10 Muharram sahaja maka hukumnya makruh kerana menyerupai amalan orang Yahudi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sabda Nabi Muhammad s.a.w yang bermaksud: "Berpuasalah pada hari 'Asyura (10 Muharram) dan jangalah menyamai perbuatan orang Yahudi; oleh itu berpuasalah sehari sebelum dan sehari sesudahnya." (Riwayat Imam Ahmad) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;6. Puasa bulan Sya'aban&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Daripada Usamah bin Zaid r.a. katanya, aku berkata: &lt;em&gt;"Wahai Rasullullah, tidak saya lihat tuan hamba berpuasa satu bulan daripada bulan-bulan (dalam setahun selain Ramadhan) seperti tuan berpuasa pada bulan Sya'aban."&lt;/em&gt; Sabda Rasullullah s.a.w.: &lt;em&gt;"Bulan ini (yakni bulan Sya'aban) ialah bulan yang manusia lalai padanya antara Rajab dan Ramadhan, pada hal ia (yakni bulan Sya'aban) adalah bulan diangkat amalan kepada Tuhan seru sekelian alam, maka aku suka amalanku diangkat dan aku berpuasa."&lt;/em&gt; (Riwayat al-Nasai) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ummu Salamah r.a. pula berkata: &lt;em&gt;"Tidak pernah aku lihat Rasullullah s.a.w. berpuasa dua bulan berturut-turut melainkan pada bulan Sya'aban dan Ramadhan."&lt;/em&gt; (Riwayat al-Turmuzi) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;7. Puasa pada hari Isnin dan Khamis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Daripada Abi Hurairah r.a. daripada Rasullullah s.a.w. sabdanya: &lt;em&gt;"Diperlihatkan (kehadrat Allah s.w.t.) segala amalan itu pada hari Isnin dan Khamis, justeru saya suka ketika diperlihatkan amalan-amalanku itu sedang aku berpuasa."&lt;/em&gt; (Riwayat al-Turmuzi) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menurut riwayat Muslim diterima daripada Abu Qatadah, pernah ditanyakan kepada Rasullullah sa.w. tentang puasa pada hari Isnin, maka Baginda s.a.w. menjawab dengan sabdanya yang bermaksud: &lt;em&gt;"Itulah hari yang padanya aku dilahirkan, padanya aku dibangkitkan menajdi Rasul dan padanya Al-Quran diturunkan kepadaku."&lt;/em&gt; (Subul al-Salam) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;8. Puasa hari Rabu, Khamis dan Jum'at&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Daripada 'Ubaid bin Muslim al-Qurasyi daripada bapanya r.a. ujurnya, aku bertanya atau ditanya oleh Baginda Rasullullah s.a.w. mengenai puasa dahar (sepanjang tahun), maka Baginda Rasullullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: &lt;em&gt;"Tidak (maksudnya tidak dibenarkan puasa tersebut), kerana sesungguhnya untuk keluargamu atas dirimu ada hak. Oleh itu berpuasalah pada bulan Ramadhan dan yang mengikutinya (enam hari dalam bulan Syawal), dan pada setiap hari Rabu dan Khamis, maka anda sungguh telah (mendapat pahala) puasa sepanjang tahun dan anda juga telah berbuka."&lt;/em&gt; (Riwayat Abu Dawud, al-Nasai dan al-Turmuzi) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Daripada Anas bin Malik r.a. bahawa beliau telah mendengar Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud: &lt;em&gt;"Sesiapa berpuasa pada hari Rabu, Khamis dan Jumaat, nescaya Allah s.w.t. membina untuknya sebuah istana disyurga daripada permata, yaqut dan zabarzad dan dicatat baginya bebas dari api neraka"&lt;/em&gt; (Riwayat al-Tabrani) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menerusi riwayat daripada Ibnu Umar r.a., Nabi Muhammad s.a.w. bersabda yang bermaksud: &lt;em&gt;"Sesiapa berpuasa pada hari Rabu, Khamis dan Jumaat, kemudian bersedekah pada hari Jumaat sedikit atau banyak, nescaya diampunkan semua dosanya hingga menjadi seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya, bersih daripada segala dosa."&lt;/em&gt; (Dikeluarkan oleh al-Tabrani) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;9. Puasa pada hari Putih (13, 14 dan 15 bulan Islam)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan daripada Jarir r.a. daripada Nabi Muhammad s.a.w. yang bermaksud: &lt;em&gt;"Berpuasa tiga hari pada setiap bulan adalah puasa sepanjang tahun iaitu puasa pada hari-hari putih - pada hari 13,14 dan 15 (bulan Qamariyah)."&lt;/em&gt; (Riwayat al-Nasai dengan sanad yang sohih) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;10. Puasa tiga hari pada setiap bulan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Muslim daripada Abi Qatadah, bahawasanya Baginda Rasullullah s.a.w. bersabda maksudnya: &lt;em&gt;"Puasa tiga hari pada setiap bulan, Ramadhan ke Ramadhan itulah puasa sepanjang masa."&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mengenai berpuasa tiga hari pada setiap bulan, ada beberapa pendapat Ulama. Antaranya dikatakan puasa tiga hari itu ialah puasa pada 13, 14 dan 15. Inilah pendapat kebanyakkan Ulama, antara lain Umar, Ibnu Mas'ud, Abu Zar, al-Syafi'i, Abu Hanifah, Ahmad dan Ishaq.&lt;br /&gt;Sementara al-Nakha'i berpendapat ialah puasa tiga hari pada akhir bulan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;11. Puasa selang-seli (sehari puasa sehari tidak)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadith daripada Abdullah bin 'Amru ibnu al-'As r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w. bersabda yang bermaksud: &lt;em&gt;"Telah sampai berita kepadaku bahawa anda berpuasa pada waktu siang dan berjaga (kerana beribadah) waktu malam. Jangan buat demikian kerana untuk jasadmu atas dirimu ada habuan, untuk matamu atas dirimu ada habuan dan untuk isterimu ada habuan. Puasalah dan berbukalah. Puasa tiga hari pada setiap bulan, maka dengan demikian anda mendapat pahala sepanjang tahun." Aku berkata: " Wahai Rasullullah, aku mempunyai kekuatan (keupayaan untuk berpuasa). Sabda Baginda Rasullullah s.a.w. "Maka berpuasalah puasa NabiDaud a.s. iaitu berpuasalah sehari dan berbuka sehari."&lt;/em&gt; (Riwayat al-Bukhari dan Muslim) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Daripada Abdullah bin 'Amru ibnu al'As katanya, telah bersabda Rasullullah sa.w. bermaksud: &lt;em&gt;"Puasa yang paling disukai oleh Allah s.w.t. ialah puasa Nabi Daud dan solat yang paling disukai Allah s.w.t. ialah solat Nabi Daud, baginda tidur separuh malam dan bangun beribadah sepertiga malam dan tidur seperempat malam dan baginda berpuasa sehari dan berbuka sehari."&lt;/em&gt; (Riwayat al-Bukhari dan Muslim) &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;PERINGATAN &lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Dalam mencari pahala puasa sunnat, janga tersalah hari-hari yang diharamkan berpuasa iaitu: &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;a. TANGGAL 1 SYAWAL (HARI RAYA AIDIL FITRI)&lt;br /&gt;b. 10 ZULHIJJAH (HARI RAYA AIDIL ADHA)HARI-HARI TASYRIQ: 11, 12 DAN 13 ZULHIJJAH&lt;br /&gt;c. HARI SYAK MUNGKIN HARI MULA BERPUASA (30 SYA'ABAN)&lt;br /&gt;d. SELEPAS 15 SYA'ABAN JIKA BUKAN PUASA QADHA ATAU NAZAR ATAU TIADA HUBUNGAN DENGAN PUASA PADA HARI SEBELUMNYA, ATAU BUKAN HARI YANG BIASA BERPUASA&lt;br /&gt;e. PUASA SUNNAT BAGI WANITA TANPA IZIN SUAMI (JIKA SUAMI BERMUKIM YAKNI TAK MUSAFIR ATAU BERPERGIAN JAUH) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. JANGAN PULA BERPUASA PADA HARI-HARI YANG DIMAKRUHKAN: &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;a. PUASA ORANG YANG SAKIT BERSANGATAN&lt;br /&gt;b. PUASA ORANG YANG SANGAT TUA&lt;br /&gt;c. PUASA WANITA YANG HAMIL&lt;br /&gt;d. PUASA ORANG YANG MUSAFIR&lt;br /&gt;e. PUASA PADA HARI 'ARAFAH BAGI ORANG YANG MENGERJAKAN HAJI&lt;br /&gt;f. PUASA PADA HARI SABTU SAHAJA (DITUNGGALKAN)&lt;br /&gt;g. PUASA PADA HARI JUMAAT SAHAJA (DITUNGGALKAN)&lt;br /&gt;h. PUASA ASALNYA SUNNAT DIKERJAKAN OLEH ORANG YANG MENANGGUNG PUASA QADHA&lt;br /&gt;i. PUASA SEPANJANG TAHUN (SEPANJANG MASA) &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3. ORANG YANG MENGERJAKAN PUASA WAJIB DIKEHENDAKI BERNIAT PUASA PADA WAKTU MALAM. ADAPUN PUASA SUNNAT BOLEH BERNIAT PADA PAGI HARI SEBELUM TERGELINCIR MATAHARI (BELUM MASUK WAKTU ZUHUR) DENGAN SYARAT BELUM MELAKUKAN PERKARA-PERKARA YANG MEMBATALKAN PUASA &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;4. NIAT PUASA TIDAK SEMESTINYA DENGAN MELAFAZKAN DALAM BAHASA ARAB, MEMADAI MELINTASKAN DIDALAM HATI DENGAN APA-APA JUGA BAHASA YANG KITA FAHAMI, IAITU BAHAWA KITA HENDAK MELAKUKAN PUASA (SEBUT JENIS PUASANYA) PADA HARI ESOK (JIKA NIAT PADA WAKTU MALAM) ATAU PADA HARI INI (JIKA BERNIAT PADA WAKTU DINIHARI ATAU WAKTU SAHUR ATAU PADA SEBELAH PAGI SELEPAS SUBUH JIKA PUASA SUNNAT)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-3083301755098731516?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/3083301755098731516/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=3083301755098731516' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/3083301755098731516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/3083301755098731516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/fadhilat-puasa-wajib-dan-sunnat.html' title='FADHILAT PUASA WAJIB DAN SUNNAT SEPANJANG TAHUN'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RujnLwp1HYI/AAAAAAAAAL8/sM-6LCnCtpc/s72-c/basma.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-7089571341426993053</id><published>2007-09-12T22:51:00.000-07:00</published><updated>2007-09-13T00:02:53.307-07:00</updated><title type='text'>Rahasia di Balik Puasa di Bulan Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RujVOAp1HXI/AAAAAAAAAL0/T7P_TM9cJyw/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5109568213922159986" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RujVOAp1HXI/AAAAAAAAAL0/T7P_TM9cJyw/s320/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;em&gt;Dikutip dari: Indri - Bandung (NiasIsland.Com&lt;/em&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;BAGI umat Islam di seluruh dunia, Ramadan merupakan bulan suci yang membawa berkah dan ampunan. Dalam bulan ini, umat Islam sedang menjalankan puasa selama satu bulan penuh untuk melaksanakan kewajiban salah satu dari rukun Islam. Perintah berpuasa ini terdapat dalam Alquran, surat Al-Baqarah yang berbunyi, "&lt;em&gt;Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa&lt;/em&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita perhatikan dan renungkan ayat ini sedalam-dalamnya, kelihatannya ayat ini mengandung arti dan tujuan tertentu, bukan hanya karena anjuran atau imbauan begitu saja supaya orang-orang melakukan puasa, siapa yang mengerjakan puasa akan mendapat ganjaran pahala, sedangkan yang tidak melaksanakan akan mendapatkan siksa. Di dalam ayat itu sepertinya ada suatu makna yang tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ini marilah kita perhatikan kata-kata "Hai orang-orang yang beriman". Ayat ini merupakan satu perintah yang hanya ditujukan kepada orang-orang yang beriman (beragama Islam). Padahal, orang-orang yang beriman itu barangkali sudah pasti akan menjalankan perintah berpuasa tersebut sesuai dengan rukun Islam. Akan tetapi, Allah SWT sepertinya masih merasa khawatir kalau-kalau tidak melaksanakan puasa Ramadan sebaik mungkin karena dalam ayat itu terdapat kata-kata, "sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu". Yang menjadi pemikiran kita ialah siapa "orang-orang sebelum kamu" itu sehingga perlu dimasukkan ke dalam ayat itu. Diperkirakan, apa yang dimaksud dengan orang-orang sebelum kamu itu adalah orang-orang yang di zaman pertama di muka bumi ini. Orang-orang zaman kita ini termasuk orang-orang zaman kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan manusia zaman pertama tersebut peradabannya sudah tinggi. Karena pengetahuan mereka sudah tinggi tentulah cara berpikirnya sudah lain sehingga tidak percaya lagi dengan ajaran Tuhan. Segala sesuatu di alam dunia ini dipandang terjadi dengan sendirinya. Dengan ilmu pengetahuan yang mereka miliki dapatlah mereka membuat segala seuatu yang mereka inginkan. Mereka dapat bersenang-senang dan berbuat sesuatu tanpa mempercayai lagi adanya larangan Tuhan. Mereka tidak percaya lagi dengan takdir yang mengatur alam semesta ini. Karena perbuatan mereka yang sifatnya sudah durhaka itu dan di mata Tuhan sudah menjadi orang-orang yang tidak berguna lagi, turunlah azab berupa bencana besar (hukum kausalitas) sambil mengubah sistem kehidupan di muka bumi ini. Hampir semua dari mereka dihapuskan tertimbun di dalam bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang masih tinggal hidup tersebar di muka bumi saat ini itulah manusia zaman kedua. Jadi cukup jelas pada ayat 183 dalam surat Al-Baqarah, selain berupa perintah juga berupa peringatan keras jangan sampai tidak melaksanakan puasa bagi orang-orang yang beriman. Jangan sampai sejarah zaman pertama itu terulang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, yang menjadi pertanyaan kita lagi ialah mengapa kita harus melakukan puasa? Perkara ini sudah banyak disampaikan oleh para ulama kita. Akan tetapi sebagai tambahan, kita harus memahami terlebih dahulu apa &lt;strong&gt;arti kehidupan ini&lt;/strong&gt;? Kehidupan manusia di muka bumi sebenarnya adalah untuk sementara saja, &lt;strong&gt;yaitu untuk diuji&lt;/strong&gt;. Kehidupan yang sebenarnya ialah kehidupan di akhirat nanti, kehidupan yang kekal. Proses pengembangan alam semesta, termasuk proses kehidupan bumi, semuanya diatur dengan sempurna oleh takdir yaitu hukum kausal (kausalitas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia, khususnya orang-orang yang beriman, akan mengalami ujian. Ujian tersebut dapat berupa godaan yang dapat dilakukan oleh apa yang dinamakan setan. Setan dapat disamakan dengan penyakit bagi manusia. Setan ialah sesuatu yang dapat merusak menusia. Yang dapat menjadi setan ialah jin, manusia, hewan, kuman, virus, dll. Setan berada di lingkungan kehidupan yang selalu mengintip mangsanya, terutama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menempuh perjuangan hidup, manusia selalu mendapat rintangan sehingga harus bekerja keras dan mengalami pengorbanan. Di dalam surat Al-'Ashr, Allah mengatakan bahwa sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Penyakit (setan) masuk ke badan manusia terus ke perut melalui mulut, hidung, mata, telinga, dan lubang lainnya. Penyakit yang paling berbahaya bagi manusia ialah penyakit hati atau penyakit mental. Penyakit setan ini bersemayam di simpul-simpul saraf yang memengaruhi cara berpikir manusia dan proses pertumbuhan badan. Penyakit hati tersebut misalnya, penyakit lemah iman, sering bohong, suka menipu, suka maling dan korupsi, suka zina, malas kerja. Penyakit ini dapat disembuhkan hanya dengan jalan berpuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan berikutnya ialah mengapa puasa mesti dilaksanakan pada bulan Ramadan? Salah satu sebabnya sudah jelas bahwa Rasulullah saw., bersabda, "Ramadan adalah bulan suci yang penuh berkah, rahmat dan ampunan". Ditambah lagi surat Al-Baqarah mengatakan bahwa Malam Qadar lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Dari ayat ini jelas kelihatan bahwa Tuhan dengan penuh kasih sayang-Nya setiap satu tahun sekali mengadakan evaluasi kepada sistem kehidupan di muka bumi ini dan sekaligus mengadakan perbaikan. Tanah yang sudah mulai kurang subur disuburkan kembali. Tumbuh-tumbuhan dan tanaman menjadi segar memberikan buah-buahan yang lebat guna memakmurkan hewan dan manusia. Peternakan berkembang biak. Manusia yang sudah mulai kena stres disegarkan kembali agar dapat bertakwa, yaitu agar dapat menjalankan perintah Allah dengan penuh keikhlasan dan menjauhi larangan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Orang-orang yang melaksanakan puasa dalam bulan Ramadan dapat diibaratkan sebagai sebuah mobil yang menjalani perbaikan (reparasi) besar-besaran (turun mesin). Ramadan dikatakan bulan suci yang penuh berkah (energi dan rezeki) dan ampunan (penyembuhan). Kalau kita tinjau secara ilmiah, Tuhan menurunkan malaikat-malaikat ke bumi dapat diartikan sebagai memberikan energi baru kepada sistem kehidupan di muka bumi. Energi ini berupa radiasi (penyinaran) matahari yang penyebarannya secara meluas sehingga memberikan hawa segar kepada kehidupan. Penyinaran ini terjadi sepanjang bulan Ramadan. Puncak penyinaran terjadi pada malam Qadar, mungkin tatkala terjadi transit antara planet-planet dengan matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Malam Qadar&lt;/strong&gt; lebih baik dari seribu bulan. Kalau kita renungkan kata-kata ini secara logis, kelihatan bahwa Tuhan mengevaluasi dan memperbaiki sistem kehidupan di bumi ini bukan hanya setiap satu tahun sekali, melainkan pula dilakuakn dalam setiap seribu bulan sekali. Seribu bulan sama dengan kira-kira 83 tahun. Bedanya dengan kejadian pada malam Qadar, pada tiap seribu bulan sekali selain terjadi perbaikan sistem kehidupan juga terjadi perombakan secara besar-besaran, yang kadang-kadang berupa bencana besar seperti gempa, ledakan gunung berapi, badai dan topan, gelombang pasang, dan gelombang panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara ilmiah, ini terjadi disebabkan juga oleh gravitasi secara radiasi matahari yang sebenarnya terpusat ke muka bumi, yang kadang-kadang dapat menimbulkan pembakaran, diperkirakan seperti terjadi di daerah Tunguskha Siberia pada tahun 1908. Akibat perbesaran radiasi matahari dapat memecahkan planet-planet menjadi batu-batu meteor. Batu-batu meteor ini dapat berjatuhan di muka bumi. Batu-batu itu dapat dipakai Allah untuk membinasakan kaum durhaka di zaman Nabi Luth di negeri Sodom dan Gomorah. Di samping batu-batu yang berjatuhan juga mereka dihantam oleh ledakan-ledakan petir yang membakar hangus, mereka musnah tanpa kesempatan untuk mengelak dan mendebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman yang demikian senantisa tersedia untuk setiap bangsa yang durhaka, yang tidak peduli dengan larangan Tuhan lagi. Hanya Allah yang dapat menentukan bangsa durhaka mana yang akan disiksanya di muka bumi ini. Tentara gajah di zaman sebelum kelahiran Muhammad saw., telah dimusnahkan oleh batu-batu panas yang berjatuhan, musnah bagaikan debu kering karena mereka akan meruntuhkan Kakbah di Mekah dan mereka menentang agama Ibrahim. Simpulannya, pada bulan Ramadan terjadi perbaikan sistem kehidupan tanpa hukuman. Mudah-mudahan bangsa kita jangan menjadi kaum durhaka yang akan mendapat siksaan.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#66ff99;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-7089571341426993053?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/7089571341426993053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=7089571341426993053' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7089571341426993053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/7089571341426993053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/rahasia-di-balik-puasa-di-bulan.html' title='Rahasia di Balik Puasa di Bulan Ramadhan'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RujVOAp1HXI/AAAAAAAAAL0/T7P_TM9cJyw/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-1939578737060420364</id><published>2007-09-11T21:23:00.001-07:00</published><updated>2007-09-11T21:32:21.588-07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Bulan Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RudqGwp1HWI/AAAAAAAAALs/2sqyJUqI0oo/s1600-h/basma.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5109168966647225698" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RudqGwp1HWI/AAAAAAAAALs/2sqyJUqI0oo/s320/basma.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Oleh Yudhie Prastowo&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama lagi bulan Ramadhan, bulan yang penuh rahmat dan berkah yang senantiasa dinanti dan dirindukan, akan menjelang. Salah satu persiapan yang perlu kita lakukan adalah persiapan fikriyah, yaitu terkait dengan keilmuan dan pengetahuan, misalnya dengan me-refresh kembali segala hal yang terkait dengan Bulan Ramadhan tsb, baik dari hukum-hukum berpuasa, keutamaannya dll.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan dengan persiapan fikriyah tadi, selain dapat menyegarkan kembali ingatan kita tentang fiqh puasa misalnya, juga dapat menjadi ‘pendorong semangat’ kita untuk bersegera dan bergembira dalam menyambutnya serta beramal shalih di dalamnya. Dan untuk memenuhi persiapan fikriyah tersebutlah tulisan ringan ini dimaksudkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Bulan Penuh Berkah dan Rahmat&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu: Adalah Rasulullah SAW memberi kabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Artinya: &lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;“Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (HR. Ahmad dan An- Nasa’i)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Bulan Diwajibkan Berpuasa&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt. berfirman: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya: &lt;em&gt;“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.”&lt;/em&gt; (QS Al Baqarah: 183).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu‘ anhu, bahwa Nabi bersabda:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Artinya: &lt;em&gt;“Setiap amal yang dilakukan anak adam adalah untuknya, dan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya bahkan sampai tujuh ratus kali lipat&lt;/em&gt;." Allah Ta’ala berfirman, &lt;em&gt;‘Kecuali puasa, itu untuk-Ku dan Aku yang langsung membalasnya. la telah meninggalkan syahwat, makan dan minumnya karena-Ku.’ Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum daripada aroma kesturi.”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Bulan Diturunkannya Al-Quran&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt. berfirman: Artinya: &lt;em&gt;“Bulan Ramadhan, yang pada bulan itu Al Qur’an diturunkan sebagai petunjuk buat manusia dan penjelasan tentang petunjuk itu, dan sebagai pemisah (yang haq dan yang batil).”&lt;/em&gt; (QS Al Baqarah: 185).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pendapat yang kuat mengenai hal ini adalah, bahwa Al-Quran diturunkan secara keseluruhan oleh Allah Swt. ke langit dunia sebelum diturunkan berangsur-angsur kepada RasuluLlah saw. Dan hal tersebut terjadi di Bulan Ramadhan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Di bulan ini RasuluLlah saw. juga banyak membaca Al-Quran sebagaimana diriwayatkan:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Dan Jibril ‘Alaihis-Salam menjumpai nabi saw pada setiap malam bulan Ramadhan, dan beliau mengajaknya bertadarrus Al Qur’an”. (HR Muttafaqun ‘alaih)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Bulan yang di Dalamnya Terdapat Malam Seribu Bulan&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt. berfirman: Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikatmalaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS Al-Qadr 1-5).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. juga bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya: “...juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan,...” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i) Malam tersebut adalah Malam Lailatul Qadar, yang terdapat di antara malammalam ganjil pada sepuluh malam terakhir Bulan Ramadhan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Bulan Ampunan&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: Artinya: “Shalat lima waktu, dari Jum’at ke Jum’at, dari Ramadhan ke Ramadhan, dapat menghapuskan dosadosa, apabila dosa-dosa besar dihindari.” (HR Muslim).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;Artinya: &lt;em&gt;“Barang siapa yang melakukan ibadah di malam hari bulan Ramadhan, karena iman dan mengharapkanridha Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni.”&lt;/em&gt; (Muttafaqun ‘alaih). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya: “Barang siapa berpuasa di Bulan Ramadhan dan mengetahui batas-batasnya, dan ia menjaga diri dari segala apa yang patut dijaga, dihapuskanlah dosanya yang sebelumnya.” (HR Ahmad, Baihaqi dengan sanad baik) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Melihat hadits-hadits tersebut, maka Bulan Ramadhan adalah sebuah kesempatan emas bagi kita untuk membersihkan kotoran-kotoran dosa dan kesalahan yang melekat pada diri kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Bulan Tarbiyah&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt. berfirman: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orangorang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.” (QS Al Baqarah: 183).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt. berfirman: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya: “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertaqwa.” (QS Al Hujurat: 13).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan merupakan bulan tarbiyah (pembinaan/pendidikan) bagi setiap insan untuk dapat mencapai derajat takwa. Diharapkan dengan puasa yang dilakukan dan ibadahibadah yang dikerjakan secara rutin  pada bulan tersebut dapat menjadi sarana pendidikan dan pembinaan bagi diri kita sehingga dapat menggapai derajat takwa tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Bulan Santunan&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Disebutkan dalam hadits bahwa: Artinya: “Sebaik-baik sedekah yaitu sedekah di bulan Ramadhan.” (HR Al- Bahaqi, Al-Khatib, At-Turmudzi)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan, dan beliau saw lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan, ketika bertemu Jibril ‘Alaihis- Salam, sungguh, kedermawanan beliau saat itu lebih kuat daripada angin yang bertiup” (HR Muttafaqun ‘alaih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Bulan Sabar&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Telah disebutkan dalam ayat dan hadits sebelum ini, bahwa Bulan Ramadhan adalah bulan puasa di mana pada siang hari kita diperintahkan meninggalkan makanan yang asalnya halal, terlebih lagi yang haram. Begitu pula di saat ada seseorang mengganggu kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;RasuluLlah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya: “Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kama beupuasa, hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata ‘Sesungguhnya aku sedang puasa” (HR. Al- Bukhari, Muslim dan para penulis kitab Sunan)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Bulan Mujahadah&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Telah disebutkan dalam banyak ayat dan hadits dalam poin-poin sebelumnya mengenai poin berikut ini. Bulan Ramadhan adalah bulan diwajibkannya berpuasa, sebagai sarana latihan kita untuk mencapai derajat takwa. Karenanya bulan ini dapat pula dikatakan sebagai bulan mujahadah, bulan perang terhadap hawa nafsu dan keburukan-keburukan lain yang ada di dalam diri kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;RasuluLlah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya: “Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh dengan puasanya dari makan dan minum.” (HR. Al-Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Bisa jadi orang yang qiyamullail itu hanya mendapatkan meleknya saja dan bisa jadi orang yang berpuasa itu hanya mendapatkan lapar dan hausnya saja” (HR Ahmad, Ath-Thabarani dan Al Baihaqi dari Ibnu Umar, juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abu Hurairah dengan redaksi sedikit berbeda).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Bulan Perjuangan, Kekuatan dan Kemenangan&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan bukanlah bulan lemah dan malas, namun justru sebaliknya bahwa Bulan Ramadhan bagi umat Islam adalah bulan perjuangan, jihad, bulan kuat dan bulan kemenangan. Kita dapat melihat dalam sejarah emas Islam, di mana pada Bulan Ramadhan ini berbagai kemenangan dan kesuksesan diraih oleh Umat Islam atas Izin Allah Swt.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Perang Badar Kubro yang diabadikan dalam Al Qur’an sebagai yaumul furqan (hari pembeda antara kebenaran dan kebatilan), dan ummat Islam saat itu meraih kemenangan besar, terjadi pada tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah. Dan saat itu, gembong kebatilan, Abu Jahal, terbunuh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Fathu Makkah (pembukaan Makkah) , yang dibadaikan dalam Al Qur’an sebagai Fathan Mubiiina (kemenangan yang nyata), juga terjadi pada Bulan Ramadhan, tepatnya pada tanggal 10 Ramadhan tahun 8 (delapan) Hijriyah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Serangkaian peristiwa besar lain juga terjadi pada bulan Ramadhan, seperti: Dihancurkannya berhala Uzza oleh Khalid bin Al-Walid ra. pada tanggal 25 Ramadhan tahun 8 (delapan) Hijriyah. Berhala Latta dihancurkan pada bulan Ramadhan tahun 9 Hijriyah. Tersebarnya Islam di Yaman, yang terjadi pada bulan Ramadhan tahun 10 Hijriyah. Andalus (Spanyol sekarang) ditaklukkan pada tanggal 28 Ramadhan tahun 92 Hijriyah di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad.&lt;br /&gt;Peperangan ‘Ain Jalut, dimana bangsa Mongol Tartar dapat dikalahkan oleh Pasukan Islam pertama kalinya yang sebelumnya sempat dianggap mustahil, terjadi pada bulan Ramadhan tahun 658 Hijriyah.&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi yang lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Akhirul kalam, semoga Allah SWT berkenan untuk memanjangkan umur kita agar dapat mencicipi manisnya bulan Ramadhan hingga akhir dan semoga Allah Swt. berkenan pula menjadikan bulan Ramadhan kali ini jauh lebih baik bagi kita dibanding bulan-bulan Ramadhan sebelumnya. “Allahumma bariklanaa fii Rajab wa Sya’ban, wa balighnaa Ramadhan.” ***&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dikutip, diringkas dan disusun kembali dari: Persiapan Menghadapi Bulan Ramadhan (Ust. Abdul Hasib, Lc.), Terjemah ’Fiqhus Sunnah’ (Syaikh Sayyid Sabiq rahimahuLlah), Panduan Ibadah Ramadhan (Ust. Iman Santoso, Lc.), Risalah Ramadhan (IKADI)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-1939578737060420364?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/1939578737060420364/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=1939578737060420364' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/1939578737060420364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/1939578737060420364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/keutamaan-bulan-ramadhan.html' title='Keutamaan Bulan Ramadhan'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RudqGwp1HWI/AAAAAAAAALs/2sqyJUqI0oo/s72-c/basma.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8666149006373942793</id><published>2007-09-06T22:12:00.000-07:00</published><updated>2007-09-06T22:18:38.502-07:00</updated><title type='text'>Tanda-tanda Kematian</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Adapun tanda-tanda kematian menurut ulama adalah benar dan nyata, hanya amalan dan ketakwaan kita saja yang akan dapat membedakan kepekaan kita kepada tanda-tanda ini. Rasulullah SAW diriwayatkan masih mampu memperlihat dan menceritakan kepada keluarga dan sahabat secara lansung akan kesukaran menghadapi sakaratulmaut dari awal hingga akhir hayat Baginda. Imam Ghazali rahimahullah diriwayatkan memperolehi tanda-tanda ini sehingga beliau mampu menyediakan dirinya untuk menghadapi sakaratulmaut secara sendirian. Beliau menyediakan dirinya dengan segala persiapan termasuk mandinya, wuduknya serta kafannya sekali, hanya ketika sampai bahagian tubuh dan kepala saja beliau telah memanggil abangnya yaitu Imam Ahmad Ibnu Hambal untuk menyambung tugas tersebut. Beliau wafat ketika Imam Ahmad bersedia untuk mengkafankan bahagian mukanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Adapun riwayat -riwayat ini memperlihatkan kepada kita sesungguhnya Allah SWT tidak pernah berlaku zalim kepada hambanya. Tanda-tanda yang diberikan adalah untuk menjadikan kita umat Islam supaya dapat bertobat dan bersedia dalam perjalanan menghadap Allah SWT. Walau bagaimanapun, semua tanda-tanda ini akan berlaku kepada orang-orang Islam saja, sedangkan orang-orang kafir yaitu orang yang menyekutukan Allah, nyawa mereka ini akan dicabut tanpa peringatan sesuai dengan kekufuran mereka kepada Allah SWT. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Adapun tanda-tanda ini terbagi pada beberapa keadaan : &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Tanda 100 Hari Sebelum Hari Kematian&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka- mereka yang dikehendakinya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini, hanya apakah mereka sadar atau tidak saja. Tanda ini akan berlaku lazimnya setelah waktu Asar. Seluruh tubuh mulai dari ujung rambut sampai ke ujung kaki akan mengalami getaran, seakan-akan menggigil. Contohnya seperti daging sapi yang baru disembelih, dimana jika diperhatikan dengan teliti kita akan mendapati daging tersebut seakan- akan bergetar. Tanda ini rasanya nikmat, dan bagi mereka yang sadar dan berdetak di hatinya bahwa mungkin ini adalah tanda kematian maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah sadar akan kehadiran tanda ini. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian , tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa ada manfaat. Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;u&gt;Tanda 40 Hari Sebelum Hari Kematian&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tanda ini juga akan terjadi sesudah waktu Asar. Bagian pusat kita akan berdenyut-denyut. Pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya di atas Arash Allah swt. Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya ke atas kita antaranya adalah ia akan mulai mengikuti kita sepanjang waktu. Akan terjadi malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika. Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;u&gt;Tanda 7 hari&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah sakit di mana orang sakit yang tidak makan secara tiba- tiba dia berselera untuk makan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;u&gt;Tanda 3 hari&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada masa ini akan terasa denyutan di bahagian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini dapat diketahui / dipahami maka berpuasalah kita setelah itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti. Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan turun, dan ini dapat diketahui jika kita melihatnya dari bahagian sisi. Telinganya akan layu dimana bahagian ujungnya akan berangsur-angsur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;u&gt;Tanda 1 hari&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akan berlaku sesudah waktu Asar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di bahagian ubun-ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;u&gt;Tanda akhir&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akan berlaku keadaan di mana kita akan merasakan satu keadaan dingin di bahagian pusat dan ianya akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bahagian halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah syahadah dan berdiam diri dan menantikan kedatangan &lt;strong&gt;malaikat maut&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;untuk menjemput kita&lt;/strong&gt; kembali kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;PENUTUP&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sesungguhnya marilah kita bertakwa dan berdoa kepada Allah SWT semoga kita termasuk di antara orang-orang yang yang dipilih oleh Allah yang akan diberi kesadaran untuk peka terhadap tanda- tanda kematian ini; semoga kita dapat membuat persiapan terakhir dalam usaha memohon ampunan baik dari Allah SWT maupun dari manusia sendiri, dari segala dosa dan urusan hutang piutang kita. Namun demikian, sesuai dengan sifat Allah SWT Yang Maha Kuasa lagi Pemurah, Maha Pengasih, maka diriwayatkan bahwa tarikh kematian seseorang manusia itu masih dapat diubah dengan amalan doa, baik doa dari kita sendiri maupun doa dari orang lain. Namun hal ini adalah ketentuan Allah SWT semata-mata. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu marilah kita bersama-sama berusaha dan berdoa semoga kita diberi hidayah dan petunjuk oleh Allah SWT serta kelapangan waktu dan kesehatan tubuh / badan dan juga pikiran dalam upaya kita untuk mencari keridaan Allah SWT di dunia maupun akhirat kelak.&lt;br /&gt;Apa yang baik dan benar itu datangnya dari Allah SWT dan apa yang salah / silap itu adalah dari kelemahan manusia itu sendiri. WALLAHUALAM&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8666149006373942793?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8666149006373942793/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8666149006373942793' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8666149006373942793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8666149006373942793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/tanda-tanda-kematian.html' title='Tanda-tanda Kematian'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-4377149386197616464</id><published>2007-09-06T21:15:00.000-07:00</published><updated>2007-09-06T22:00:12.516-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RuDakW5p2HI/AAAAAAAAAI4/ZI9uQsTtqUM/s1600-h/ramadhan2gq2.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107322295595686002" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RuDakW5p2HI/AAAAAAAAAI4/ZI9uQsTtqUM/s320/ramadhan2gq2.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Saudaraku!!!&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Sebentar lagi kita akan menyambut Bulan yang Mulia dan sangat dinanti-nanti oleh kaum muslim, yakni Bulan Ramadhan. Bulan yang penuh rahmat dan ampunan dimana segala ibadah yang kita lakukan berpahala berlipat ganda, apalagi jika dilakukan karena Allah SWT. Nah, didalam Bulan Penuh Hikmah ini, terdapatlah satu malam yang Paaaling Mulia diantara malam-malam yang lain, yaitu Malam Lailatul Qadar yang lebih baik daripada seribu bulan. Malam dimana jika seorang muslim melakukan amalan mulia dan beribadah akan mendapatkan pahala yang dapat diraih jika seseorang selalu beramal baik dan taat kepada Allah selama seribu bulan. ak ada seorang pun yang tahu persis kapan malam itu akan datang, satu hal yang kita tahu bahwa malam itu terdapat pada Bulan Ramadhan dimalam ganjil pada 10 hari terakhir. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Berikut ini dapat diamalkan pada malam lailatul qadar (sebaiknya mulai tengah malam) :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;1. Sembahyang sunat wudu’.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;2. Sembahyang sunat hajat , berdoa minta dipertemukan Allah dengan malam Lailatul Qadar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;3. Membaca al-Quran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;4. Istighfar:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;ASTAGHFIRULLAAHAL’AZHIIMA WA ATUUBU ILAIHI&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;5. Zikrullah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;LAA ILAAHA ILLALLAAH(U); LAA ILAAHA ILLALLAAHU MUHAMMADAN (R)-RASUULULLAAH (I); ALLAAHU AKBAR&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;6. Bertasbih:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;em&gt;SUB-HAANALLAAHI WAL-HAMDULILLAAHI WA LAA ILAAHA ILLALLAAHU WALLAAHU AKBAR, WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL’ALIYYIL’AZHIIM(I) ;SUB-HAANALLAAHI WA BIHAMDIHI SUB-HAANALLAAHIL’AZHIIM(I);SUB-HAANA RABBIYAL A’LAA&lt;br /&gt;SUB-HAANA RABBIYAL’AZHIIMI WA BIHAMDIH(I)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;7. Salawat:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;8. Sembahyang sunat tahajjud.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;9. Sembahyang sunat tasbih.&lt;br /&gt;Orang yang bertemu dengan Lailatul Qadar dipercayai akan terus dingin badannya karena dihampiri oleh para malaikat (sebentar saja). Hendaklah segera membaca:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;em&gt;ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN KARIIM (UN) TUHIBBUL’AFWA FA’FU ‘ANNII&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Rasulullah s.a.w telah bersabda yang bermaksud: “Barangsiapa beribadat sesaat pada malam Qadar, kira-kira selama seorang penggembala memerah susu kambingnya, maka adalah lebih disukai Allah daripada berpuasa setahun penuh. Demi Allah yang telah mengutus daku dengan hak menjadi nabi, sesungguhnya membaca satu ayat dari al-Quran pada malam Qadar adalah lebih disukai Allah daripada mengkhatamkannya pada malam-malam yang lain.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Dari Aisyah r.a bahwa dia mengatakan, aku bertanya: “Ya Rasulullah, kalau aku bertepatan dengan malam Qadar, maka apakah yang patut aku baca? Jawab Rasulullah s.a.w.: Ucapkanlah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;em&gt;ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN KARIIM (UN) TUHIBBUL’AFWA FA’FU ‘ANNII &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau adalah Tuhan Yang Maha Pemaaf lagi Pemurah, yang suka memberi kemaafan, maka maafkanlah aku.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-4377149386197616464?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/4377149386197616464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=4377149386197616464' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4377149386197616464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4377149386197616464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/saudaraku-sebentar-lagi-kita-akan.html' title=''/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RuDakW5p2HI/AAAAAAAAAI4/ZI9uQsTtqUM/s72-c/ramadhan2gq2.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-2803456231642894433</id><published>2007-09-04T01:50:00.000-07:00</published><updated>2007-09-04T02:11:40.087-07:00</updated><title type='text'>Bentuk Kenikmatan Surga Dan Penghuninya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;1. Di surga terdapat sebatang pohon yang luas bayangannya tidak dapat ditempuh selama seratus tahun berkendaraan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah, ia berkata: Dari Nabi, beliau bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;Allah berfirman: Aku sediakan untuk hamba-hamba-Ku yang saleh sesuatu yang belum pernah dilihat oleh mata dan tidak pernah didengar oleh telinga serta tidak terbesit dalam hati manusia. Bukti kebenaran itu terdapat dalam Alquran, Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan." &lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5050)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Sesungguhnya di dalam surga itu terdapat sebatang pohon di mana seorang pengendara (harus) menempuh luas bayangannya selama seratus tahun."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5054)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Sahal bin Saad ra.: Dari Rasulullah saw., beliau bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Sesungguhnya di dalam surga itu terdapat sebatang pohon di mana (jika) seorang pengendara berjalan di bawah bayangannya selama seratus tahun, ia tidak dapat menempuhnya."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5055)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra.: Dari Nabi saw., beliau bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebatang pohon di mana (jika) seseorang menunggang kuda terlatih yang berlarinya selama seratus tahun tidak dapat menempuh luas bayangannya."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5056)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;2. Diturunkannya keridaan Allah kepada penghuni surga, maka dia tidak akan murka kepada mereka selamanya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra.: Bahwa Nabi saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;Sesungguhnya Allah berfirman kepada penghuni surga: "Hai penghuni surga!" Mereka menjawab: "Kami penuhi seruan-Mu wahai Tuhan kami, dan segala kebaikan ada di sisi-Mu. " Allah melanjutkan: "Apakah kalian sudah merasa puas?" Mereka menjawab: "Kami telah merasa puas wahai Tuhan kami, karena Engkau telah memberikan kami sesuatu yang tidak Engkau berikan kepada seorang pun dari makhluk-Mu." Allah bertanya lagi: "Maukah kalian Aku berikan yang lebih baik lagi dari itu?" Mereka menjawab: "Wahai Tuhan kami, apa yang lebih baik dari itu?" Allah menjawab: "Akan Aku limpahkan keridaan-Ku atas kalian sehingga setelah itu Aku tidak akan murka kepada kalian untuk selamanya."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5057)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;3. Penghuni surga saling melihat penghuni ghurfah (tempat yang tinggi di surga) seperti bintang yang terlihat di langit&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Hadis riwayat Sahal bin Saad ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt;"Sesungguhnya penghuni surga akan melihat ghurfah (tempat yang tinggi) di surga sebagaimana kalian melihat bintang di langit."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; (Shahih Muslim No.5058)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;4. Rombongan yang pertama kali masuk surga itu seperti bulan purnama, sifat mereka dan pasangan mereka&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Abul Qasim saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Sesungguhnya rombongan yang pertama kali memasuki surga itu bagaikan bulan purnama, kemudian rombongan berikutnya seperti bintang yang terang-benderang di langit. Masing-masing mereka berpasangan dua orang yang sumsum betisnya terlihat dari dalam daging dan di dalam surga tidak ada seorang pun yang tidak berpasangan."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5062)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;5. Sifat kemah-kemah surga dan anggota rumah tangga orang mukmin di dalamnya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Musa Al-Asy`ari ra.: Dari Nabi saw., beliau bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Sesungguhnya seorang mukmin mempunyai sebuah kemah di dalam surga yang terbuat dari satu mutiara yang berlubang, panjangnya enam puluh mil, dan orang seorang mukmin juga memiliki keluarga di dalamnya yang akan ia kunjungi padahal sebagian mereka tidak pernah melihat sebagian yang lain."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;  (Shahih Muslim No.5070)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;6. Kaum yang akan masuk surga, hati mereka seperti hati burung&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Allah menciptakan Adam dalam bentuknya setinggi enam puluh hasta. Setelah menciptakannya, Allah berkata: Pergilah dan ucapkanlah salam kepada kelompok itu, yaitu beberapa malaikat yang sedang duduk, dan dengarkanlah apakah jawaban mereka karena itulah ucapan selamat untukmu dan keturunanmu. Maka Adam pergi menghampiri lalu mengucapkan: "Semoga keselamatan menyertai kalian". Mereka menjawab: "Semoga keselamatan dan rahmat Allah menyertai kalian". Mereka menambahkan "rahmat Allah". Maka setiap orang yang memasuki surga itu seperti bentuk Adam yang tingginya enam puluh hasta. Seluruh makhluk setelah Adam terus berkurang tingginya sampai sekarang."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5075)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;7. Panas dan dalamnya neraka Jahanam serta bagian tubuh yang dibakar api neraka&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Nabi saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Api kalian yang dinyalakan anak-cucu Adam adalah sepertujuh puluh dari panas api Jahanam. Para sahabat berkata: Demi Allah, bila sepanas ini saja sudah cukup wahai Rasulullah saw. Beliau bersabda: Sesungguhnya panas api tersebut masih tersisa sebanyak enam puluh sembilan bagian, panas masing-masing sama dengan api ini."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5077)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;8. Neraka akan dihuni para penindas dan surga akan dihuni orang-orang yang lemah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Neraka dan surga saling berdebat, lalu neraka berkata: Aku dimasuki oleh orang-orang yang suka menindas dan sombong. Surga berkata: Aku dimasuki oleh orang-orang yang lemah dan miskin. Lalu Allah berfirman kepada neraka: Kamu adalah siksa-Ku, Aku menyiksa denganmu siapa yang Aku kehendaki. (Atau Allah berfirman: Aku menimpakan bencana denganmu kepada orang yang Aku kehendaki). Dan Allah berfirman kepada surga: Kamu adalah rahmat-Ku, Aku limpahkan rahmat berupa kamu kepada siapa yang Aku kehendaki. Dan masing-masing kamu memiliki penghuninya sampai penuh."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5081)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Anas bin Malik ra.: Bahwa Nabi saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Neraka Jahanam selalu berkata: Apakah masih ada tambahan? Sehingga Allah Maha Suci lagi Maha Tinggi meletakkan telapak kaki-Nya, lalu Jahanam berkata: Cukup, cukup! Demi keagungan-Mu! Dan sebagiannya dikumpulkan kepada sebagian yang lain. "&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5084)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt;"Pada hari kiamat, maut akan didatangkan seperti seekor biri-biri yang berwarna keputih-putihan. (Abu Kuraib dalam periwayatannya menambahkan: Lalu dihentikan di antara surga dan neraka. Kemudian keduanya sepakat tentang isi hadis selanjutnya.) Kemudian diserukan: Wahai ahli surga, apakah kalian mengenal ini? Lalu mereka menjulurkan leher untuk melihat ke arah sang penyeru, kemudian menjawab: Ya, itu adalah maut! Kemudian diserukan lagi: Wahai ahli neraka, apakah kamu sekalian mengenal ini? Lalu mereka menjulurkan leher untuk melihat dan menjawab: Ya, itu adalah maut! Kemudian diperintahkan agar maut (kambing) itu disembelih, lalu diserukan lagi: Wahai ahli surga, keabadian yang tidak akan ada kematian lagi! Wahai ahli neraka, keabadian yang tidak akan ada kematian lagi! Kemudian Rasulullah saw. membacakan ayat: Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, yaitu ketika segala perkara telah diputus dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak pula beriman. Kemudian beliau menunjuk dunia dengan tangan beliau.&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;"(Shahih&lt;/span&gt; Muslim No.5087)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Allah memasukkan ahli surga ke dalam surga dan ahli neraka ke dalam neraka, kemudian seorang penyeru berdiri di antara mereka dan berseru: Wahai ahli surga, tidak ada kematian. Wahai ahli neraka, tidak ada kematian. Masing-masing kekal abadi di tempatnya."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5088)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Gigi geraham atau gigi taring orang kafir itu sebesar gunung Uhud dan kekasaran kulitnya adalah sejauh perjalanan tiga hari. " &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;(Shahih Muslim No.5090)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt;"Jarak antara kedua bahu orang kafir di neraka itu sejauh perjalanan tiga hari dengan kendaraan yang cepat."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; (Shahih Muslim No.5091)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Haritsah bin Wahab ra.: Bahwa ia mendengar Nabi saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Maukah kalian aku beritahu tentang ahli surga? Para sahabat berkata: Mau. Rasulullah saw. bersabda: Yaitu setiap orang yang lemah dan melemahkan diri, seandainya ia bersumpah demi Allah, pasti akan dilaksanakan. Kemudian beliau bertanya lagi: Inginkah kamu sekalian aku beritahukan tentang ahli neraka? Mereka menjawab: Mau. Beliau bersabda: Yaitu setiap orang yang kejam, bengis dan sombong."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5092)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abdullah bin Zam`ah ra., ia berkata: Rasulullah saw. pernah berkhutbah lalu menyebut seekor unta (milik Nabi Saleh) dan menyebutkan orang yang menyembelihnya kemudian membaca ayat: Ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka. Yang bangkit untuk membunuh unta itu adalah seorang yang terhormat di kalangan kaumnya, perusak dan kejam terhadap keluarganya, seperti Abu Zam`ah. Kemudian beliau juga menyebutkan kaum wanita dan memberikan nasihat untuk menghadapi mereka dan bersabda: Untuk apa seorang di antara kalian memukul istrinya. (Shahih Muslim No.5095)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Aku melihat Amru bin Luhai bin Qamaah bin Khindif, yakni nenek moyang Bani Kaab menarik ususnya di dalam neraka."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5096)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;9. Kehancuran dunia dan manusia kelak akan dikumpulkan di hari kiamat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Pada hari kiamat manusia akan dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan tidak berkhitan. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, kaum wanita dan lelaki semuanya akan saling memandang satu sama lain? Beliau bersabda: Wahai Aisyah, keadaan saat itu lebih menegangkan sehingga mereka tidak akan saling memandang satu sama lain."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5102)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Ibnu Abbas ra.: Bahwa ia mendengar Nabi saw. berkhutbah dan berkata: &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Sesungguhnya kalian akan menemui Allah dengan berjalan kaki, tidak beralas kaki, telanjang dan tidak berkhitan." &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;(Shahih Muslim No.5103)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Dari Nabi saw., beliau bersabda:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Manusia akan dikumpulkan dalam tiga kelompok yang penuh harap dan rasa takut dan dua orang di atas satu unta, tiga orang di atas satu unta, empat orang di atas satu unta serta sepuluh orang di atas satu unta. Dan sisa mereka akan dikumpulkan bersama api neraka di mana setiap siang, malam, pagi dan sore hari selalu bersama mereka di mana saja mereka berada. "&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5105)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;10. Sifat hari kiamat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Ibnu Umar ra.: Dari Nabi saw. tentang ayat: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Yaitu hari ketika manusia berdiri menghadap Tuhan semesta, beliau bersabda: Seorang dari mereka berdiri dalam air keringatnya yang mencapai pertengahan kedua telinganya."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5106)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Pada hari kiamat nanti air keringat akan mengalir di tanah sepanjang tujuh puluh depa dan akan menggenang setinggi mulut atau setinggi telinga mereka. Tsaur (perawi hadis) meragukan mana yang disebutkan Nabi."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5107)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;11. Orang mati akan diperlihatkan tempatnya kelak di surga atau neraka, kepastian siksa kubur dan permohonan perlindungan dari siksa kubur&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Ibnu Umar ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Sesungguhnya apabila seorang di antara kamu sekalian mati akan diperlihatkan tempatnya setiap pagi dan sore. Jika ia termasuk ahli surga, maka akan diperlihatkan surga, kalau termasuk ahli neraka, maka akan diperlihatkan neraka, lalu dikatakan: Inilah tempatmu nanti bila Allah telah membangkitkanmu di hari kiamat."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5110)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Ayyub ra., ia berkata: Rasulullah saw. keluar ketika matahari telah terbenam, kemudian beliau mendengar sebuah suara dan bersabda: &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"(Itu suara) orang Yahudi yang sedang disiksa di dalam kuburnya. "&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;(Shahih Muslim No.5114)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata: Nabi saw. bersabda: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Sesungguhnya seorang hamba jika telah diletakkan di dalam kuburnya dan teman-temannya sudah meninggalkannya, ia akan mendengar suara sandal mereka. Kemudian ia didatangi dua malaikat lalu mendudukkannya dan bertanya: Apa pendapatmu tentang lelaki ini (Muhammad saw.)? Adapun orang mukmin, maka ia akan menjawab: Aku bersaksi bahwa dia adalah seorang hamba Allah dan utusan-Nya. Maka dikatakan kepadanya: Lihatlah tempatmu di neraka, Allah telah menggantinya dengan tempat di surga. Lalu Nabi saw. melanjutkan sabdanya: Maka ia dapat melihat keduanya."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5115)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Barra' bin Azib ra.: Dari Nabi saw., beliau membacakan firman Allah: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Allah meneguhkan iman orang-orang mukmin dengan ucapan yang teguh. Kemudian beliau bersabda: Ayat ini turun mengenai siksa kubur. Ditanyakan kepada orang mukmin: Siapakah Tuhanmu? Ia menjawab: Tuhanku Allah dan nabiku Muhammad saw. Itulah yang dimaksudkan dengan firman Allah: Allah meneguhkan iman orang-orang mukmin dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan dunia dan akhirat."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5117)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;12. Penghitungan amal perbuatan (hisab)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Barang siapa yang dihisab pada hari kiamat, maka ia akan disiksa. Aku bertanya: Bukankah Allah berfirman: Maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah. Beliau menjawab: Yang demikian bukanlah hisab, tapi itu hanyalah sekedar berdiri di hadapan Allah karena barang siapa yang diperiksa perhitungan amalnya di hari kiamat, maka ia akan disiksa. "&lt;/span&gt; &lt;/em&gt;(Shahih Muslim No.5122)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;13. Perintah berbaik sangka terhadap Allah ketika hampir mati&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra., ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Jika Allah menghendaki siksaan untuk suatu kaum, maka siksaan tersebut akan menimpa orang-orang yang ada di tengah-tengah mereka, kemudian mereka akan dibangkitkan sesuai dengan amalnya. "&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Muslim No.5127)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-2803456231642894433?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/2803456231642894433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=2803456231642894433' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2803456231642894433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/2803456231642894433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/bentuk-kenikmatan-surga-dan-penghuninya.html' title='Bentuk Kenikmatan Surga Dan Penghuninya'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-5284658014045689293</id><published>2007-09-04T01:34:00.000-07:00</published><updated>2007-09-05T01:53:26.862-07:00</updated><title type='text'>Wanita Ahli Surga dan Ciri-cirinya</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rt5uJG5p2CI/AAAAAAAAAIU/EggaopXVDkI/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5106640130235029538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 126px; CURSOR: hand; HEIGHT: 193px" height="187" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rt5uJG5p2CI/AAAAAAAAAIU/EggaopXVDkI/s320/untitled.bmp" width="126" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Diantaranya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“(Apakah) perumpamaan (penghuni) Surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;(QS. Muhammad : 15)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;.” &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;(QS. Al Waqiah : 10-21)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Di samping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala kelak akan mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari Surga nan rupawan yang banyak dikisahkan dalam ayat-ayat Al Qur’an yang mulia, diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(QS. Al Waqiah : 22-23)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Dan di dalam Surga-Surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (QS. Ar Rahman : 56)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (QS. Ar Rahman : 58)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(QS. Al Waqiah : 35-37)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“ … seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan isinya.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga akan memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Diantara yang didendangkan oleh mereka : “Kami adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik. Istri-istri kaum yang termulia. Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan.” Dan mereka juga mendendangkan : “Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah wanita-wanita yang aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita yang tinggal, tidak akan pergi.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Shahih Al Jami’ nomor 1557) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Apakah Ciri-Ciri Wanita Surga&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga? Bagaimana dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Istri-istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Diantara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;1. Bertakwa.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;4. Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;5. Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;6. Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;7. Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;9. Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;11. Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;13. Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;14. Berbakti kepada kedua orang tua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;15. Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Allah Ta’ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“ … dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;(QS. An Nisa’ : 13).&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Wallahu A’lam Bis Shawab.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-5284658014045689293?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/5284658014045689293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=5284658014045689293' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/5284658014045689293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/5284658014045689293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/wanita-ahli-surga-dan-ciri-cirinya.html' title='Wanita Ahli Surga dan Ciri-cirinya'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rt5uJG5p2CI/AAAAAAAAAIU/EggaopXVDkI/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8493208580548760084</id><published>2007-09-04T01:23:00.000-07:00</published><updated>2007-09-05T20:20:53.302-07:00</updated><title type='text'>Wanita Ahli Neraka</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rt5NB25p2AI/AAAAAAAAAIE/WIa25AkQW24/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5106603721797261314" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rt5NB25p2AI/AAAAAAAAAIE/WIa25AkQW24/s320/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tentang hal ini, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan Imran serta selain keduanya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hadits ini menjelaskan kepada kita apa yang disaksikan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tentang penduduk Surga yang mayoritasnya adalah fuqara (para fakir miskin) dan neraka yang mayoritas penduduknya adalah wanita. Tetapi hadits ini tidak menjelaskan sebab-sebab yang mengantarkan mereka ke dalam neraka dan menjadi mayoritas penduduknya, namun disebutkan dalam hadits lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di dalam kisah gerhana matahari yang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dan para shahabatnya melakukan shalat gerhana padanya dengan shalat yang panjang , beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam melihat Surga dan neraka.Ketika beliau melihat neraka beliau bersabda kepada para shahabatnya radliyallahu ‘anhum : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“ … dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Shahabat pun bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam?” Beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab : “Karena kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab : “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; ” (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam hadits lainnya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan tentang wanita penduduk neraka, beliau bersabda :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari Imran bin Husain dia berkata, Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Sesungguhnya penduduk surga yang paling sedikit adalah wanita.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (HR. Muslim dan Ahmad)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Imam Qurthubi rahimahullah mengomentari hadits di atas dengan pernyataannya : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;“Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Surga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat karena kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum pria dari akhirat dikarenakan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Jahannam Ahwaluha wa Ahluha halaman 29-30 dan At Tadzkirah halaman 369)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saudariku Muslimah … .&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jika kita melihat keterangan dan hadits di atas dengan seksama, niscaya kita akan dapati beberapa sebab yang menjerumuskan kaum wanita ke dalam neraka bahkan menjadi mayoritas penduduknya dan yang menyebabkan mereka menjadi golongan minoritas dari penghuni Surga.&lt;br /&gt;Saudariku Muslimah … . Hindarilah sebab-sebab ini semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan kita dari neraka. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc9933;"&gt;1. Kufur Terhadap Suami dan Kebaikan-Kebaikannya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan hal ini pada sabda beliau di atas tadi. Kekufuran model ini terlalu banyak kita dapati di tengah keluarga kaum Muslimin, yakni seorang istri yang mengingkari kebaikan-kebaikan suaminya selama sekian waktu yang panjang hanya dengan sikap suami yang tidak cocok dengan kehendak sang istri sebagaimana kata pepatah, panas setahun dihapus oleh hujan sehari. Padahal yang harus dilakukan oleh seorang istri ialah bersyukur terhadap apa yang diberikan suaminya, janganlah ia mengkufuri kebaikan-kebaikan sang suami karena Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan melihat istri model begini sebagaimana dijelaskan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (HR. Nasa’i di dalam Al Kubra dari Abdullah bin ‘Amr. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 76)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hadits di atas adalah peringatan keras bagi para wanita Mukminah yang menginginkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Surga-Nya. Maka tidak sepantasnya bagi wanita yang mengharapkan akhirat untuk mengkufuri kebaikan-kebaikan suaminya dan nikmat-nikmat yang diberikannya atau meminta dan banyak mengadukan hal-hal sepele yang tidak pantas untuk dibesar-besarkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jika demikian keadaannya maka sungguh sangat cocok sekali jika wanita yang kufur terhadap suaminya serta kebaikan-kebaikannya dikatakan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sebagai mayoritas kaum yang masuk ke dalam neraka walaupun mereka tidak kekal di dalamnya.&lt;br /&gt;Cukup kiranya istri-istri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dan para shahabiyah sebagai suri tauladan bagi istri-istri kaum Mukminin dalam mensyukuri kebaikan-kebaikan yang diberikan suaminya kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc9933;"&gt;2. Durhaka Terhadap Suami&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kedurhakaan yang dilakukan seorang istri terhadap suaminya pada umumnya berupa tiga bentuk kedurhakaan yang sering kita jumpai pada kehidupan masyarakat kaum Muslimin. Tiga bentuk kedurhakaan itu adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Durhaka dengan ucapan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Durhaka dengan perbuatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Durhaka dengan ucapan dan perbuatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bentuk pertama ialah seorang istri yang biasanya berucap dan bersikap baik kepada suaminya serta segera memenuhi panggilannya, tiba-tiba berubah sikap dengan berbicara kasar dan tidak segera memenuhi panggilan suaminya. Atau ia memenuhinya tetapi dengan wajah yang menunjukkan rasa tidak senang atau lambat mendatangi suaminya. Kedurhakaan seperti ini sering dilakukan seorang istri ketika ia lupa atau memang sengaja melupakan ancaman-ancaman Allah terhadap sikap ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Termasuk bentuk kedurhakaan ini ialah apabila seorang istri membicarakan perbuatan suami yang tidak ia sukai kepada teman-teman atau keluarganya tanpa sebab yang diperbolehkan syar’i. Atau ia menuduh suaminya dengan tuduhan-tuduhan dengan maksud untuk menjelekkannya dan merusak kehormatannya sehingga nama suaminya jelek di mata orang lain. Bentuk serupa adalah apabila seorang istri meminta di thalaq atau di khulu’ (dicerai) tanpa sebab syar’i. Atau ia mengaku-aku telah dianiaya atau didhalimi suaminya atau yang semisal dengan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Permintaan cerai biasanya diawali dengan pertengkaran antara suami dan istri karena ketidakpuasan sang istri terhadap kebaikan dan usaha sang suami. Atau yang lebih menyedihkan lagi bila hal itu dilakukannya karena suaminya berusaha mengamalkan syari’at-syari’at Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sunnah-sunnah Rasul-Nya Shalallahu ‘alaihi wassalam. Sungguh jelek apa yang dilakukan istri seperti ini terhadap suaminya. Ingatlah sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Wanita mana saja yang meminta cerai pada suaminya tanpa sebab (yang syar’i, pent.) maka haram baginya wangi Surga.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi serta selain keduanya. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 85)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Bentuk kedurhakaan kedua&lt;/strong&gt; yang dilakukan para istri terjadi dalam hal perbuatan yaitu ketika seorang istri &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;tidak mau melayani kebutuhan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; seksual suaminya atau &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;bermuka masam&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ketika melayaninya atau menghindari suami ketika hendak disentuh dan dicium atau menutup pintu ketika suami hendak mendatanginya dan yang semisal dengan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Termasuk dari bentuk ini ialah apabila seorang istri &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;keluar rumah tanpa izin&lt;/span&gt; suaminya walaupun hanya untuk mengunjungi kedua orang tuanya. Yang demikian seakan-akan seorang istri lari dari rumah suaminya tanpa sebab syar’i. Demikian pula jika sang istri enggan untuk bersafar (melakukan perjalanan) bersama suaminya, mengkhianati suami dan hartanya, membuka dan menampakkan apa yang seharusnya ditutupi dari anggota tubuhnya, berjalan di tempat umum dan pasar-pasar tanpa mahram, bersenda gurau atau berbicara lemah-lembut penuh mesra kepada lelaki yang bukan mahramnya dan yang semisal dengan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bentuk lain adalah apabila seorang istri tidak mau berdandan atau mempercantik diri untuk suaminya padahal suaminya menginginkan hal itu, melakukan puasa sunnah tanpa izin suaminya, meninggalkan hak-hak Allah seperti shalat, mandi janabat, atau puasa Ramadlan.&lt;br /&gt;Maka setiap istri yang melakukan perbuatan-perbuatan seperti tersebut adalah istri yang durhaka terhadap suami dan bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jika kedua bentuk kedurhakaan ini dilakukan sekaligus oleh seorang istri maka ia dikatakan sebagai istri yang durhaka dengan ucapan dan perbuatannya. (Dinukil dari kitab An Nusyuz karya Dr. Shaleh bin Ghanim As Sadlan halaman 23-25 dengan beberapa tambahan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sungguh merugi wanita yang melakukan kedurhakaan &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;i&lt;/span&gt;ni. Mereka lebih memilih jalan ke neraka daripada jalan ke Surga karena memang biasanya wanita yang melakukan kedurhakaan-kedurhakaan ini tergoda oleh angan-angan dan kesenangan dunia yang menipu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketahuilah wahai saudariku Muslimah, jalan menuju Surga tidaklah dihiasi dengan bunga-bunga nan indah, melainkan dipenuhi dengan rintangan-rintangan yang berat untuk dilalui oleh manusia kecuali orang-orang yang diberi ketegaran iman oleh Allah. Tetapi ingatlah di ujung jalan ini ada Surga yang Allah sediakan untuk hamba-hamba-Nya yang sabar menempuhnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketahuilah pula bahwa jalan menuju neraka memang indah, penuh dengan syahwat dan kesenangan dunia yang setiap manusia tertarik untuk menjalaninya. Tetapi ingat dan sadarlah bahwa neraka menanti orang-orang yang menjalani jalan ini dan tidak mau berpaling darinya semasa ia hidup di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hanya wanita yang bijaksanalah yang mau bertaubat kepada Allah dan meminta maaf kepada suaminya dari kedurhakaan-kedurhakaan yang pernah ia lakukan. Ia akan kembali berusaha mencintai suaminya dan sabar dalam mentaati perintahnya. Ia mengerti nasib di akhirat dan bukan kesengsaraan di dunia yang ia takuti dan tangisi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc9933;"&gt;&lt;strong&gt;3. Tabarruj&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Yang dimaksud dengan tabarruj ialah seorang wanita yang menampakkan perhiasannya dan keindahan tubuhnya serta apa-apa yang seharusnya wajib untuk ditutupi dari hal-hal yang dapat menarik syahwat lelaki. (Jilbab Al Mar’atil Muslimah halaman 120)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini kita dapati pada sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tentang wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang dikarenakan minimnya pakaian mereka dan tipisnya bahan kain yang dipakainya. Yang demikian ini sesuai dengan komentar Ibnul ‘Abdil Barr rahimahullah ketika menjelaskan sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tersebut.Ibnul ‘Abdil Barr menyatakan :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Wanita-wanita yang dimaksudkan Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam adalah yang memakai pakaian yang tipis yang membentuk tubuhnya dan tidak menutupinya, maka mereka adalah wanita-wanita yang berpakaian pada dhahirnya dan telanjang pada hakikatnya … .”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Dinukil oleh Suyuthi di dalam Tanwirul Hawalik 3/103 )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mereka adalah wanita-wanita yang hobi menampakkan perhiasan mereka, padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melarang hal ini dalam firman-Nya : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan-perhiasan mereka.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (An Nur : 31)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Imam Adz Dzahabi rahimahullah menyatakan di dalam kitab Al Kabair halaman 131 : &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Termasuk dari perbuatan-perbuatan yang menyebabkan mereka dilaknat ialah menampakkan hiasan emas dan permata yang ada di dalam niqab (tutup muka/kerudung) mereka, memakai minyak wangi dengan misik dan yang semisalnya jika mereka keluar rumah … .”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan perbuatan seperti ini berarti mereka secara tidak langsung menyeret kaum pria ke dalam neraka, karena pada diri kaum wanita terdapat daya tarik syahwat yang sangat kuat yang dapat menggoyahkan keimanan yang kokoh sekalipun. Terlebih bagi iman yang lemah yang tidak dibentengi dengan ilmu Al Qur’an dan As Sunnah. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sendiri menyatakan di dalam hadits yang shahih bahwa fitnah yang paling besar yang paling ditakutkan atas kaum pria adalah fitnahnya wanita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sejarah sudah berbicara bahwa betapa banyak tokoh-tokoh legendaris dunia yang tidak beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala hancur karirnya hanya disebabkan bujuk rayu wanita. Dan berapa banyak persaudaraan di antara kaum Mukminin terputus hanya dikarenakan wanita. Berapa banyak seorang anak tega dan menelantarkan ibunya demi mencari cinta seorang wanita, dan masih banyak lagi kasus lainnya yang dapat membuktikan bahwa wanita model mereka ini memang pantas untuk tidak mendapatkan wanginya Surga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hanya dengan ucapan dan rayuan seorang wanita mampu menjerumuskan kaum pria ke dalam lembah dosa dan hina terlebih lagi jika mereka bersolek dan menampakkan di hadapan kaum pria. Tidak mengherankan lagi jika di sana-sini terjadi pelecehan terhadap kaum wanita, karena yang demikian adalah hasil perbuatan mereka sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff6666;"&gt;Wahai saudariku Muslimah … . &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hindarilah tabarruj dan berhiaslah dengan pakaian yang Islamy yang menyelamatkan kalian dari dosa di dunia ini dan adzab di akhirat kelak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Dan tinggallah kalian di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Al Ahzab : 33)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masih banyak sebab-sebab lainnya yang mengantarkan wanita menjadi mayoritas penduduk neraka. Tetapi kami hanya mencukupkan tiga sebab ini saja karena memang tiga model inilah yang sering kita dapati di dalam kehidupan masyarakat negeri kita ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff6666;"&gt;Saudariku Muslimah … .&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam pernah menuntunkan satu amalan yang dapat menyelamatkan kaum wanita dari adzab neraka. Ketika beliau selesai khutbah hari raya yang berisikan perintah untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan anjuran untuk mentaati-Nya. Beliau pun bangkit mendatangi kaum wanita, beliau menasehati mereka dan mengingatkan mereka tentang akhirat kemudian beliau bersabda : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;“Bershadaqahlah kalian! Karena kebanyakan kalian adalah kayu bakarnya Jahanam!” Maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita lainnya yang berubah kehitaman kedua pipinya, iapun bertanya : “Mengapa demikian, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Karena kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami!”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (HR. Bukhari)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;Bershadaqahlah!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Karena shadaqah adalah satu jalan untuk menyelamatkan kalian dari adzab neraka. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan kita dari adzabnya. Amin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wallahu A’lam bish Shawwab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8493208580548760084?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8493208580548760084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8493208580548760084' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8493208580548760084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8493208580548760084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/wanita-ahli-neraka.html' title='Wanita Ahli Neraka'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rt5NB25p2AI/AAAAAAAAAIE/WIa25AkQW24/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-4033930804185487500</id><published>2007-09-04T00:50:00.000-07:00</published><updated>2007-09-04T03:11:12.485-07:00</updated><title type='text'>Kemana engkau akan melangkah?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kehidupan dunia terkadang membuat kita lupa akan hakikat untuk apa kita ada, untuk apa Allah menciptakan kita. Allah menciptakan kehidupan ini sebagai ujian dan Allah telah menyiapkan balasannya. Kehidupan dunia ini seperti persinggahan sementara sebelum ke kampung akhirat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengapa dan untuk apa kita ada? Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu … Pernahkah kita merenungkan mengapa kita ada? Mengapa kita hidup di dunia ini? Apakah kerena keinginan dan rencana-rencana kita sehingga kita ada? Tidak, kita tidak mungkin dapat menginginkan dan merencanakan karena kita belum ada. Lalu, apakah karena keinginan dan rencana kedua orang tua kita? Bukan juga, berapa banyak pasangan suami istri yang menginginkan dikarunia anak tetapi belum juga diberi. Adanya kita bukan atas kehendak kita, bukan juga karena kehendak orang tua kita, lantas atas kehendak siapa? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Allah ta’ala menjelaskan dalam Al-Quran yang Mulia :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاء إِلَى أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّى وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِن بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;(Al-Hajj: 5) &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya, adanya kita, adanya manusia, adanya jin, adanya alam semesta ini karena kehendak dan rencana Allah. Lantas, adanya kita tentu bukan karena Allah kurang kerjaan, iseng, atau hanya main-main saja, Allah menegaskan hal ini sebagaimana firman-Nya :&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاء وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;strong&gt;(Al-Anbiya: 16) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Allah menerangkan bahwa Dia ingin menguji para hamba-Nya, siapa yang taat dan siapa yang durhaka, jadi kehidupan di dunia kita adalah untuk ujian! Sadarkah kita? Mengapa kalau UAN, kalau SPMB, begitu disiapkan dengan betul, sementara ujian yang paling besar terkadang kita lupa, atau pura-pura lupa, atau yang lebih parah lagi kelau kita tidak tau bahwa hidup kita untuk diuji! Mereka hidup seperti binatang, mereka hanya mengenyangkan perut dan apa yang di bawahnya, mengumpulkan harta, berbangga-bangga dengan dunia, lalu mati! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Allah swt. menjelaskan :&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ&lt;/span&gt; الْعَزِيزُ الْغَفُورُ&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"[Dialah Allah] Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;strong&gt;(Al-Mulk:2) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu … Betul bahwa kehidupan adalah ujian kita, Allah akan menguji kebaikan amalan kita. Mengapa Allah tidak mengatakan yang paling banyak amalnya? tetapi Allah mengatakan yang paling baik amalnya. Dijelaskan oleh Fudhail bin Iyadh bahwa yang paling baik amalnya adalah yang paling ikhlas dan yang paling sesuai dengan contoh karena amalan tidak akan diterima kecuali ikhlas karena Allah dan sesuai dengan contoh Nabi shalallahu’alaihi wa sallam. Kalau begitu, penting sekali seseorang harus ngaji, harus belajar ilmu syar’i karena tidak mungkin kita mengetahui materi ujian, mengetahui apa-apa yang dilarang dan apa-apa yang diperintahkan kecuali dengan menuntut ilmu syar’i. Bagaimana kalau seseorang ikut ujian tetapi tidak mau tahu materi ujiannya? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Surga dan Neraka, yakinkah kita?&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu … Mengapa beberapa waktu yang lalu ketika diskusi tentang poligami, kita begitu yakin dan bersemangat membela ayat-ayat Al-Quran dan hadits Nabi tentang syariat poligami; mengapa ketika diskusi tentang Ahmadiyah, kita begitu lantang mengatakan bahwa dalam surat Al-Ahzab ayat 40: “Khootaman Nabiyyin” maknanya adalah penutup para Nabi, tetapi,…mengapa kita jarang mengungkit-ungkit ayat dan hadits tentang surga dan neraka? Apakah kita lupa atau pura-pura lupa sehingga topik ini jarang kita pelajari? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seringkali kita lupa diri, tidak tahu diri, sehingga kita lupa dengan tujuan hidup ini, yakni ujian! Untuk mengingatkan kembali untuk apa kita di dunia ini, saya bawakan hadits-hadits tentang surga dan neraka Nabi shalallahu’alaihi wa sallam bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Surga dan neraka telah diperlihatkan kepadaku, maka aku belum pernah memandang hari yang lebih banyak mengandung kebaikan sekaligus keburukan daripada hari ini. Kalau kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis” Anas bin Malik melanjutkan, “Tidak ada hari setelah itu yang lebih berat bagi para Sahabat dibandingkan dengan hari tersebut. Pada hari itu, mereka semua menutup kepalanya sambil terisak-isak karena tangisan”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(HR Bukhari dan Muslim)&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana saudaraku? Apakah hatimu tergetar mendengar hadits ini? Kalau seandainya tidak, maka engkau adalah manusia yang sangat perlu untuk dikasihani, bagaimana tidak? Para sahabat yang jiwa, raga dan hartanya telah mereka curahkan untuk membela dan memperjuangkan Islam, dengan ketakwaannya mereka adalah manusia yang sangat takut kalau-kalau akhir kehidupan mereka di neraka. Sementara kita….? Apa yang telah kita persiapkan? Apa yang telah kita berikan untuk Islam dan kaum muslimin? Mereka dihina, dimusuhi, dilempari, diusir dari kampung halaman, disiksa seperti Bilal, lantas…pernahkah kita mengalami hal seperti itu? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam riwayat lain disebutkan: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Demi Allah, kalau kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit bersenang-senang dan banyak menangis, dan kalian juga tidak akan bersenang-senang terus di atas ranjang dengan istri kalian, lalu kalian akan keluar menuju ke pegunungan (tempat menyepi) untuk beribadah kepada Allah” Abu Dzar berkata, “Sampai-sampai aku menginginkan kalau diriku hanyalah pohon yang tumbang”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dengan sanad yang hasan) &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Begitulah, begitu mengerikannya ketika kita dihisab di akhirat, hanya ada 2 pilihan, surga atau neraka, sampai-sampai Abu Dzar, seorang sahabat Nabi yang keimanan dan amalnya tidak kita ragukan, membela Nabi, membela Islam…, beliau kalau diminta memilih daripada dihisab, beliau memilih menjadi sebatang pohon karena pohon tidak ada beban yang harus dipertanggungjawabkan. Bagaimana dengan kita? Apa yang sudah kita siapkan untuk hari perhitungan nanti? Apakah kita sudah menyiapkan amalan-amalan kebaikan? Apakah kita sudah berprinsip bahwa “waktu adalah ibadah”, atau malah selama ini kita hanya membuang-buang waktu dengan sesuatu yang kurang bermanfaat atau bahkan diisi dengan dosa dan kemaksiatan?! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Allah menjanjikan bagi hambanya yang taat akan diberi balasan yang tiada taranya di Surga kelak. Surga merupakan tempat yang tidak ada di dalamnya kecuali kenikmatan, dan kenikmatan yang paling nikmat adalah melihat wajah Allah, dzat yang selama ini kita bergantung kepadanya, dzat yang ketika kita sakit kita memohon kepada-Nya agar disembuhkan, dzat yang ketika kita kekurangan kita memohon kepadanya, dzat yang apabila kita mendapat nikmat kita bersyukur kepada-Nya, dzat yang selalu kita mohon kebaikan-kebaikan kepada-Nya. Kita adalah perantau … Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu … Bayangkan jika kita dalam sebuah perjalanan untuk menuju suatu pulau-kampung halaman kita. Kemudian dalam perjalanan melewati sebuah pulau kecil, nahkoda memerintahkan agar para penumpang singgah 3 hari untuk mengumpulkan bekal berupa makanan dan minuman. Kemudian kita masuk hutan untuk mengumpulkan bekal. Setiap penumpang bertanggung jawab masing-masing dan tidak dapat saling berbagi bekal, nafsi..nafsi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semuanya memikirkan keselamatan masing-masing karena begitu berat perjalanan bahkan seorang bapak tidak mungkin mau berbagi bekal dengan istri dan anak-anaknya, seorang ibu juga tidak akan mau berbagi bekal kepada anaknya, masing-masing sangat membutuhkan bekal tersebut untuk keselamatannya. Apa yang akan engkau lakukan dalam 3 hari tersebut? Tentu engkau akan memanfaatkan waktu yang hanya 3 hari untuk mencari makanan, mencari buah-buahan dan air segar untuk bekal perjalanan karena perjalanan masih jauh. Tetapi tidak semua seperti itu saudaraku, banyak diantara mereka malah bersenang-senang di pulau kecil tersebut, membuat rumah bahkan ditingkat, bersenang-senang sampai lupa bahwa mereka akan kembali melanjutkan perjalanan sehingga harus mengumpulkan bekal yang cukup untuk sampai ke pulau kampung asal kita. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika nahkoda mengumumkan agar semua penumpang naik ke kapal karena perjalanan akan dilanjutkan, apa yang terjadi? Sebagian penumpang mengumpulkan bekal yang cukup, sebagian hanya sedikit saja, dan sebagian lagi lupa untuk pulang ke kampung halaman-mereka malah bersenang-senang di pulau tersebut, membuat rumah bertingkat, membuat sawah yang luas, beternak binatang dan lain sebagainya. Orang yang mengumpulkan bekal cukup maka akan sampai ke kampung asal dengan selamat, orang yang mengumpulkan bekal sedikit akan sakit-sakitan di perjalanan bahkan bisa jadi meinggal dunia, adapun orang yang lupa akan perjalanan akan tinggal dipulau kecil tersebut dan tidak akan pernah kembali ke kampung asalnya. Kemudian tersiar kabar bahwa Pulau kecil tersebut ternyata pada hari ke 7 sudah hilang tersapu tsunami! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu … Hakikatnya kita semua adalah perantau, kita hanya singgah sebentar di dunia ini. Ingatlah saudaraku, kampung halaman kita adalah di Surga, kakek moyang kita asalnya tinggal di surga. Bukankah Adam ‘alaihissalam asalnya tinggal di surga? Kalau kita tidak dapat pulang ke surga, berarti kita telah terlena seperti penumpang yang bersenang-senang dipulau kecil tersebut. Saudaraku, saya sampaikan wasiat yang wasiat ini juga merupakan wasiat Nabi shalallahu’alaihi wa sallam dan Sahabatnya yang mulia, Ibnu Umar radhiallahu’anhuma :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: أَخَذَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِمنْكبيَّ فَقَالَ: (كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ) وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُوْلُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلا تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلا تَنْتَظِرِ المَسَاءَ. وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لمَوْتِكَ&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhuma, ia berkata: &lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt;”Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam pernah memegang pundakku, lalu bersabda, ‘Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau pegembara’. Ibnu Umar radhiallahu’anhuma berkata, “Apabila kamu berada pada waktu sore janganlah kamu menunggu pagi hari, dan jika kamu berada pada waktu pagi hari, janganlah menunggu sore hari. Manfaatkanlah waktu sehatmu&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;sebelum datang waktu sakitmu, dan manfaatkanlah hidupmu sebelum datang kematianmu’&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(HR. Bukhari, Hadits Arbain An-Nawawiyah No.40) &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Demikianlah wasiat Nabi shalallahu’alaihi wa sallam dan juga wasiat sahabat Ibnu Umar radhiallahu’anhuma.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu … Agar engkau tidak tersesat, agar engkau dapat pulang ke kampung halaman-yakni ke Surga, maka engkau harus mempelajari agama ini dengan serius. Untuk urusan kuliah saja engkau dapat serius, berapa banyak waktu, fikiran, tenaga dan dana tercurahkan untuk kuliah? Sekarang, berapa banyak waktu, fikiran, tenaga dan dana untuk menuntut ilmu syar’i yang telah engkau curahkan? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: &lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;“Aku tinggalkan dua perkara yang apabila kalian berpegang teguh pada keduanya maka tidak akan sesat selama-lamanya yaitu Kitabullah dan Sunnahku"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(HR. Al-Hakim)&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu … Kita sering berdoa“Rabbana atina fiddunnya hasanah wa fil akhirati hasanah” Ya Rabb, berikanlah kami kebaikan di dunia dan berikanlah kami kebaikan di akhirat” Kebaikan di dunia adalah iman dan amal shalih dan kebaikan di akhirat tidak ada yang lain kecuali Surga. Tidaklah dikatakan iman kecuali dibangun diatas ilmu. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Kemanakah engkau akan pergi melangkah?&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu … Jalan petunjuk telah jelas, dan jalan kesesatan juga jelas. Saya yakin bahwa engkau akan mengikuti jalan petunjuk, mempelajari ilmu syar’i dan mengamalkannya. Engkau tidak akan mau terlena seperti penumpang yang bersenang-senang di pulau kecil itu bukan? Jangan sampai engkau memohon ketika ajal menjemput, pada saat meregang nyawa kemudian engkau memohon kepada Allah &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;ارْجِعُونِ لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;(Al-Mu’minun :100) &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Dan saat itu, keinginanmu tidak pernah akan dikabulkan!!!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-4033930804185487500?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/4033930804185487500/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=4033930804185487500' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4033930804185487500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4033930804185487500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/kemana-engkau-akan-melangkah.html' title='Kemana engkau akan melangkah?'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-3326710201942692587</id><published>2007-09-04T00:41:00.000-07:00</published><updated>2007-09-04T00:49:33.831-07:00</updated><title type='text'>Tips Meredam Marah</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rt0N2m5p1-I/AAAAAAAAAH0/DdIpSw_Hsv8/s1600-h/angry.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5106252784314472418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rt0N2m5p1-I/AAAAAAAAAH0/DdIpSw_Hsv8/s320/angry.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;font color="#cc0000"&gt;Marah dan emosi&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; adalah tabiat manusia. Kita tidak dilarang marah, namun diperintahkan untuk mengendalikannya agar tidak sampai menimbulkan efek negatif. Dalam riwayat Abu Said al-Khudri Rasulullah saw bersabda : "Sebaik-baik orang adalah yang tidak mudah marah dan cepat meridlai, sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang cepat marah dan lambat meridlai"(H.R. Ahmad). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Dalam riwayat Abu Hurairah dikatakan Orang yang kuat tidaklah yang kuat dalam bergulat, namun mereka yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah (H.R. Malik).&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menahan marah bukan pekerjaan gampang, sangat sulit untuk melakukannya. Ketika ada orang bikin gara-gara yang memancing emosi kita, barangkali darah kita langsung naik ke ubun-ubun, tangan sudah gemetar mau memukul, sumpah serapah sudah berada di ujung lidah tinggal menumpahkan saja, tapi jika saat itu kita mampu menahannya, maka bersyukurlah, karena kita termasuk orang yang kuat. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;font color="#cc0000"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Cara-cara meredam atau mengendalikan kemarahan: &lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;font color="#6633ff"&gt;1. Membaca Ta'awwudz.&lt;/font&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah bersabda Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu A'uudzu billah mina-syaithaani-r-rajiim Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk (H.R. Bukhari Muslim). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;font color="#6633ff"&gt;2. Berwudlu. &lt;/font&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah bersabda Kemarahan itu itu dari syetan, sedangkan syetan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah (H.R. Abud Dawud). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;font color="#6633ff"&gt;3. Duduk.&lt;/font&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam sebuah hadist dikatakanKalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah (H.R. Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;font color="#6633ff"&gt;4. Diam.&lt;/font&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam sebuah hadist dikatakan Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah (H.R. Ahmad). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;font color="#6633ff"&gt;5. Bersujud&lt;/font&gt;&lt;/strong&gt;, artinya shalat sunnah mininal dua rakaat. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam sebuahh hadist dikatakan &lt;font color="#cc9933"&gt;&lt;em&gt;"Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah di lehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud)."&lt;/em&gt;&lt;/font&gt; &lt;font color="#cc66cc"&gt;&lt;strong&gt;(H.R. Tirmidzi) &lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-3326710201942692587?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/3326710201942692587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=3326710201942692587' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/3326710201942692587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/3326710201942692587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/09/marah-dan-emosi-adalah-tabiat-manusia.html' title='Tips Meredam Marah'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rt0N2m5p1-I/AAAAAAAAAH0/DdIpSw_Hsv8/s72-c/angry.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-1201851851366993273</id><published>2007-08-29T02:47:00.000-07:00</published><updated>2007-08-31T01:21:37.565-07:00</updated><title type='text'>SURAT DARI SETAN UNTUKMU</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RtVFpG5p19I/AAAAAAAAAHs/EtrHCsbSahQ/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5104062325223708626" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RtVFpG5p19I/AAAAAAAAAHs/EtrHCsbSahQ/s320/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu. Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu. Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan "Bismillah" sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ketempat tidurmu. Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya. Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Hai Bodoh, Kamu millikku. Ingat, kau Dan aku sudah bertahun-tahun bersama, Dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu . Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah. Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah. Dia sudah mencampakkan aku dari surga, Dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk membalaskannya. Kau lihat, &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;ALLAH MENYAYANGIMU&lt;/span&gt;. Dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu dihari depan. Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku, Dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka. Sehingga Kita bisa bersama dua kali Dan ini akan menyakiti hati ALLAH. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani. Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangnya , guyon2an jorok, bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat padaorang tua , Tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk. TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Ayolah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya. Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita. Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu. Aku ingin mengucapkan '&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;TERIMAKASIH&lt;/span&gt;' karena sudah mengizinkanku &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;memanfaatkan hampir semua masa hidupmu&lt;/span&gt;. Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu. Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa. Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu. Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda. Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa. Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin. Lakukan semua ini didepan anak-anak dan mereka akan menirunya. Begitulah anak-anak . Baiklah, aku persilahkan kau bergerak sekarang. Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi. Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu. Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit. Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh. Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu. Hanya saja kau harus menjadi orng tolol yang lebih baik dimata ALLAH.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Catatan : Jika kau benar2 menyayangiku , kau tak akan membagi surat ini dengan siapapun&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-1201851851366993273?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/1201851851366993273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=1201851851366993273' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/1201851851366993273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/1201851851366993273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/08/surat-dari-setan-untukmu.html' title='SURAT DARI SETAN UNTUKMU'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/RtVFpG5p19I/AAAAAAAAAHs/EtrHCsbSahQ/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-8709721581054094075</id><published>2007-08-23T02:16:00.000-07:00</published><updated>2007-08-24T02:27:28.886-07:00</updated><title type='text'>Perjalanan Manusia Setelah Mati</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rs6juW5p17I/AAAAAAAAAHc/do03Ngel3qU/s1600-h/1magic_sea.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5102195444674058162" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rs6juW5p17I/AAAAAAAAAHc/do03Ngel3qU/s320/1magic_sea.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;Berikut hadits yang penuh berisi nasehat bagi orang yang mau memikirkannya.Dari Al-Bara' bin 'Azib, dia berkata: "Kami keluar bersama Rasulullah Salallahu 'Alaihi wa Salam (mengantarkan) jenazah seorang laki-laki Anshar. Kemudian kami sampai di kuburan, tetapi belum dibuatkan lah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;*1). Maka Rasulullah Salallahu 'Alaihi wa Salam duduk, dan kami duduk di sekitar beliau. Seolah-olah di atas kepala kami (hinggap) burung &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;*2). Ditangan beliau terdapat kayu yang beliau pukulkan ketanah sampai berbekas.Lalu beliau mengangkat kepalanya, kemudian bersabda: "Berlindunglah kepada Allah dari siksa kubur!",dua kali atau tiga kali- kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya seorang hamba yang mukmin, saat akan meninggalkan dunia dan menuju akhirat, turun kepadanya malaikat-malaikat dari langit, wajah-wajah mereka putih, wajah-wajah mereka seolah-olah matahari. Mereka membawa kafan dari kafan-kafan sorga, dan hanuth &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;*3)dari hanuth sorga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;Sehingga para malaikat itu duduk dari hamba yang mukmin itu sejauh mata memandang.Dan datanglah malakul maut 'alaihis salam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;*4) sehingga dia duduk dekat kepalanya, lalu berkata: "Wahai nafs (jiwa; ruh; nyawa) yang baik, keluarlah menuju ampunan Allah dan keridhaanNya!". Maka nyawa itupun keluar, ia mengalir sebagaimana tetesan air mengalir dari mulut qirbah (wadah untuk menyimpan air yang terbuat dari kulit), lalu malakul maut itu memegangnya.Setelah malakul maut itu memegangnya, mereka (para malaikat yang berwajah putih itu) tidak membiarkan nyawa itu -sekejap mata di tangannya, mereka mengambilnya, dan meletakkannya pada kafan sorga itu. Dan keluarlah darinya bau misk yang paling wangi yang dio dapati di atas bumi.Kemudian mereka naik membawa nyawa tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;Tidaklah mereka melewati sekelompok para malaikat, kecuali sekelompok malaikat itu bertanya:"Ruh siapakah yang baik ini?". Mereka menjawab:"Si Fulan anak Si Fulan", dengan nama terbaik yang dia dahulu diberi nama di dunia. Sehingga mereka membawa nyawa itu sampai ke langit dunia. Kemudian mereka minta dibukakan untuk nyawa tersebut. Maka langit dunia dibukakan untuknya.Kemudian para penghuni pada tiap-tiap langit mengiringi nyawa itu sampai ke langit yang selanjutnya. Sehingga membawa nyawa itu berakhir ke langit yang ke tujuh. Lalu Allah 'Azza wa Jalla berfirman:"Tulislah kitab (catatan) hambaku di dalam 'iliyyin &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;*5), dan kembalikanlah dia ke bumi. (Karena sesungguhnya dari bumi Kami telah menciptakan mereka,dan darinya Kami akan mengeluarkan mereka, pada waktu yang lain. Maka ruhnya dikembalikan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;*6) di dalam jasadnya.Kemudian dua malaikat mendatanginya dan mendudukannya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;# Kedua malaikat itu bertanya:"Siapakah Rabbmu?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;# Dia menjawab:"Rabbku adalah Allah".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;# Kedua malaikat itu bertanya:"Apakah agamamu?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;# Dia menjawab:"Agamaku adalah Al-Islam".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;# Kedua malaikat itu bertanya:"Siapakah laki-laki yang diutus kepada kamu ini?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;# Dia menjawab:"Beliau utusan Allah".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;# Kedua malaikat itu bertanya:"Apakah ilmumu?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;# Dia menjawab:"Aku membaca kitab Allah, aku mengimaninya dan membenarkannya".Maka seorang penyeru dari langit berseru: "HambaKu telah (berkata) benar, berilah dia hamparan dari sorga, (dan berilah dia pakaian dari sorga) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;*7) bukakanlah sebuah pintu untuknya ke surga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;Maka datanglah kepadanya bau sorga dan wanginya sorga. Dan diluaskan baginya di dalam kuburnya sejauh mata memandang.Dan datanglah seorang laki-laki berwajah tampan kepadanya, berpakaian bagus, beraroma wangi, lalu mengatakan: "Bergembiralah dengan apa yang menyenangkanmu, inilah harimu yang engkau telah dijanjikan(kebaikan)". Maka ruh orang mukmin itu bertanya kepadanya: "Siapakah engkau, wajahmu adalah wajah yang membawa kebaikan?" Dia menjawab: "Aku adalah amalmu yang shalih". Maka ruh itu berkata: "Rabbku tegakkanlah hari kiamat, sehingga aku akan kembali kepada istri dan hartaku". Dan sesungguhnya seorang hamba yang kafir, pada saat akan meninggalkan dunia dan menuju akhirat, turun kepadanya malaikat-malaikat yang memiliki wajah-wajah hitam.Mereka membawa pakaian-pakaian dari rambu, sehingga duduk darinya sejauh mata memandang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;Kemudian datanglah malakul maut, sehingga dia duduk di dekat kepalanya, lalu berkata: "Wahai nafs (jiwa; ruh; nyawa) yang jahat, keluarlah menuju kemurkaan Allah dan kemarahannya!". Maka nyawa itupun bercerai-berai di dalam jasadnya. Maka malakul maut mencabutnya, sebagaimana dicabutnya saffud &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;*8) dari wol yang basah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;Lalu malakul maut itu memegangnya. Setelah malakul maut memegangnya, mereka (para malaikat yang berwajah hitam itu) tidak membiarkan nyawa itu -sekejap mata- di tangannya, sehingga mereka mengambilnya, dan meletakkannya pada pakaian dari rambut itu. Dan keluarlah darinya seperti bangkai yang paling busuk yang didapati di atas bumi.Kemudian mereka naik membawa nyawa tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;Tidaklah mereka melewati sekelompok para malaikat kecuali sekelompok para malaikat itu bertanya: "Ruh siapakah yang jahat ini?". Mereka menjawab: "Si Fulan anak si Fulan", dengan nama terburuk yang dia dahulu diberi nama di dunia. Kemudian minta dibukakan, tetapi langit di dunia tidak dibukakan untuknya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;Kemudian Rasulullah Salallahu 'Alaihi wa Salam membaca: "Sekali-kali tidak dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lobang jarum." (QS. Al-A'raf:40)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;Lalu Allah 'Azza wa Jalla berfirman: "Tulislah kitab (catatan) hambaku di dalam sijjin", &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;*9) di bumi yang bawah, kemudian nyawanya dilempar dengan keras.Kemudian Rasulullah Salallahu 'Alaihi wa Salam membaca: "Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh." (QS: Al Hajj:31)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;Kemudian ruhnya dikembalikan di dalam jasadnya. Dan dua malaikat mendatanginya dan mendudukkannya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;# Kedua malaikat itu bertanya:"Siapakah Rabbmu?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ff9900;"&gt;# Dia menjawab:"Hah, hah, aku tidak tahu". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;# Kedua malaikat itu bertanya:"Apakah agamamu?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;# Dia menjawab:"Hah, hah, aku tidak tahu".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;# Kedua malaikat itu bertanya:"Siapakah laki-laki yang telah diutus kepada kamu ini?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;# Dia menjawab: "Hah, hah, aku tidak tahu". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;Maka seorang penyeru dari langit berseru: "Hambaku telah (berkata) dusta, berilah dia hamparan dari neraka, dan bukakanlah sebuah pintu untuknya ke neraka". Maka datanglah kepadanya panasnya neraka dan asapnya. Dan kuburnya disempitkan atasnya, sehingga tulang-tulang rusuknya berhimpitan. Dan datanglah seorang laki-laki berwajah buruk kepadanya berpakaian buruk, beraroma busuk, lalu mengatakan: "Terimalah kabar dengan apa yang menyusahkanmu, inilah harimu yang engkau telah dijanjikan (keburukan)".Maka ruh orang kafir itu bertanya kepadanya:"Siapakah engkau, wajahmu adalah wajah yang membawa keburukan?" Dia menjawab: "Aku adalah amalmu yang buruk". Maka ruh itu berkata: "Rabbku, janganlah engkau tegakkan hari kiamat".(HR. Ahmad, dishahihkan Syaikh Al-Albani di dalam Ahkamul Janaiz dan Shahih Al-Jami' no:1672)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;Note:&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;1). Celah yang ada pada kiblat kubur sebagai tempat mayit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;2). Di dalam perkataan ini terdapat isyarat diam di saat penguburan, tidak mengeraskan dzikir-dzikir, dan berteriak dengan tahlil (perkataan: Allahu Akbar), maka renungkanlah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;3). Minyak wangi khusus yang dicampur untuk mayit, memiliki aroma yang wangi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;4). Banyak orang menamakannya Izra'il, namun itu tidak ada dalilnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;5). Dari kata 'a-'uluw (tinggi),ada juga yang mengatakan: itu adalah langit ke tujuh, dan disanalah ruh-ruh kaum mukminin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;6). Dalam kurung ini tidak terdapat di dalam kitab berbahasa Arab yang kami terjemahkan: Al-Maut, karya Syaikh Ali bin Hasan, tetapi ada di dalam kitab asalnya, Ahkamul Janaiz karya Syaikh Al-Albani, dan terdapat di dalam lafazh hadits imam Ahmad di dalam Musnadnya, maka kamipun menuliskannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;7). Lihat fone note sebelum ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;8). Gancu; besi-besi bercabang yang dibengkokkan (ujungnya)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;9). Yakni: penjara dan tempat yang sempit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ff9900;"&gt;&lt;em&gt;Dikutip dari Majalah As-Sunnah Hal 07, Edisi 02/Tahun VIII/1425H/2004M &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-8709721581054094075?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/8709721581054094075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=8709721581054094075' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8709721581054094075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/8709721581054094075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/08/perjalanan-manusia-setelah-mati.html' title='Perjalanan Manusia Setelah Mati'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rs6juW5p17I/AAAAAAAAAHc/do03Ngel3qU/s72-c/1magic_sea.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-1029305372046332234</id><published>2007-08-22T03:31:00.000-07:00</published><updated>2007-08-24T02:44:36.275-07:00</updated><title type='text'>KEMATIAN YANG INDAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rs6oQG5p18I/AAAAAAAAAHk/kmpOv9ov5jc/s1600-h/palace.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5102200422541154242" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rs6oQG5p18I/AAAAAAAAAHk/kmpOv9ov5jc/s320/palace.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ADA orang yang matinya indah, lancar, gampang. bahkan tampaknya gembira dan tersenyum. Dan ada pula yang matinya seret, susah, menakutkan, disertai oleh kejangan-kejangan, berbelit-belit menghempaskan badan ke kiri dan ke kanan, sambil bunyi sesak nafas dan bersuara yang seram.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Keadaan yang demikian, bukan saja menurut persaksian orang-orang yang sering menghadiri atau melepas orang menghembuskan nafas terakhir, tetapijuga diakui dan diterangkan oleh Islam dengan Hadis dan ayat-ayat al-Quran. Kematian yang seret, susah dan menakutkan itu diterangkan al Quran: "Ingatlah bila roh sudah sampai di kerongkongan. Ditanyakan: Siapakah lagi yang dapat menyembuhkan? Yakinlah ia bahwa perpisahan (mati) sudah datang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berbelitiah kepayahan demi kepayahan. Kepada Tuhanmu di hari itu ia akan kembali. Padahal ia tidak membenarkan (ajaran Allah) dan tidak ber-sembahyang. Bahkan senantiasa mendustakan dan berpaling. Laild kembali mendapatkan keluarganya dengan bersombong diri. Celakalah engkau dan celaka. Lagi sekali celakalah engkau dan celaka. " (al-Qiamah: 26-35)&lt;br /&gt;Demikian pula Hadis yang menerangkan susah dan seretnya kematian seorang yang bernama Alqamah, karena kedurhakaannya terhadap ibunya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Orang yang seret dan susah kematiannya, ialah orang-orang yang semasa hidupnya banyak melakukan dosa-dosa besar; mengengkari akan ajaran Allah, pernah bersombong diri terhadap Allah, pernah mengeluarkan kata-kata yang menghipa terhadap Allah. Demikianjuga orang yang pernah melakukan pembunuhan sesama manusia tanpa alasan yang sah, atau orang yang durhaka terhadap ibu dan bapanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di antara beratus atau beribu contoh, ialah kematian Josef Stalin yang menurut keterangan anaknya sendiri dengan tulisannya di berbagai surat-surat khabar, ia mati sesudah 2 x 24 jam lamanya ia membanting diri ke kiri dan ke kanan, dengan dada yang kembang-kempis, nafas-sesak, mengerang, mengeluh dan berteriak. Benar-benar sebagai yang diterangkan ayat al-Quran tersebut di atas: berbelit kepayahan demi kepayahan, celaka, celaka, celaka dan celaka. Karena melihat pemandangan yang luar biasa itu, anaknya sejak keciinya atheis, lalu mulai percaya akan adanya Tuhan, sehingga dengan kepercayaannya itu ia terpaksa meninggalkan tanahairnya, Rusia, lari ke India, Eropah, akhirnya menetap di Amerika, negara musuh bangsanya dan bapanya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di dalam al-Quran diterangkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;"Adapun bila yang meninggal itu adalah orang-orang yang mendekatkan diri (kepada Allah). Maka (kematian baginya) adalah lega, semerbak dan nikmat sekali." (al-Waqi'ah: 88-89)&lt;br /&gt;Tegas sekali ayat tersebut menerangkan keindahan mati bagi manusia yang mendekatkan diri kepada Tuhan. Sekalipun matinya dengan mata pedang, peluru senapang, di atas tiang gantungan atau di Lubang Buaya sekalipun, baginya mati itu tetap lega, semerbak dan nikmat sekali. Berpuluh Hadis menerangkan indahnya kematian banyak sahabat Rasulullah s.a.w. baik di medan perang atau di tempat aman. Di antara mereka ada yang matinya karena luka-luka parah di sekujur batang tubuh mereka, rnereka tampaknya tak menderita, malah tenang, senyum seakan-akan mereka tak merasakan sakitnya luka parah itu. Perjuangan dan jasa-jasa baik mereka semasa hidupnya dan keyakinan (kepercayaan) mereka akan mendapatkan tempat bahagia dalam Barzakh dan Akhirat rupanya telah menyebabkan mereka menjadi kebal, tak dapat merasakan pedihnya luka dan mati itu. Sebaliknya bagi orang yang berdosa besar, semua dosa dan kesalahan yang pernah mereka lakukan akan teringat dan terbayang kembali ketika m,ereka menghadapi sakaratil-maut. lnilah yang menyebabkan penderitaan mereka menjadi berlipat-ganda sebagai yang diterangkan oleh ayat alQuran. surah al-Qiamah tadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Rasulullah s.a.w. sering berdoa agar dihindarkan Tuhan dari kesusahan mati dengan sabdanya: "Ya Allah, ringankanlah bagiku sakaratil-maut" Doa Rasulullah s.a.w. ini yang sebenarnya tidak perlu beliau ucapkan karena beliau adalah seorang suci, seorang Utusan Allah. Doa itu beliau ucapkan sebagai ajaran dan nasihat bagi ummatnya, supaya mereka selalu berdoa, metakukan kebajikan dan mendekatkan diri kepada Tuhan agar digampangkan dan diringankan menghadapi sakaratil-maut itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Perhatikanlah pula firman Allah dalam al-Quran:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang berkata: "Tuhan kami Allah". lalu senantiasa meluruskan jalan hidupnya menurut ajaran Allah akan turun kepada mereka para Malaikat (di kala menghadapi maut) untuk mengenali merekajangan takut dan sedih, bahkan bergembiralah dengan Syurga yang telah dijanjikan. Kamilah yang menjadi pelindungmu dalam kehidupan dunia dan dalam kehidupan Akhirat. Bagimu dalam Syurga itu telah tersedia apa saja yang kamu inginkan, dan apa saja yang kamu minta; sebagai jamuan dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Pengasih." (Hamim as-Sajadah: 30-32)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan demikian. dapatlah kita bayangkan bagaimana indahnya kematian orang-orang yang beriman dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Kalau bagi orang yang masih hidup sekarang ini ayat tersebut hanya sebagai pegangan atau kepercayaan, tetapi bagi orang-orang yang beriman dan mendekatkan diri kepada Tuhan, bukan hanya sebagai pegangan kepercayaan, tetapi mereka di kala menghadapi sakaratil-maut itu melihat sendiri para malaikat yang datang menghibur itu, kepada mereka diperlihatkan betul akan Syurga yang dijanjikan Allah itu. Sebab itulah mereka tak takut dan tak sedih menghadapi maut, malah merasa gembira. senang dan lega, tidak sedih berpisah dengan dunia, anak-isteri atau keluarga. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman berpuluh-puluh orang yang menyaksikan sendiri akan orang-orang yang baik-baik menghadapi maut menyakinkan kita akan kebenaran ayat-ayat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sekalipun bagaimana juga hebatnya penyakit yang sedang rilereka derita, mereka tampaknya tenang, senang, gembira, tak tampak pada wajah mereka keriuhan atau kesedihan di kala menghadapi sakaratil-maut itu. lnilah yang disebut Husnul-Khatimah atau Happy End, dalam kehidupan manusia, sekalipun sebelumnya selalu susah dan menderita. Yang paling jelek ialah Su'ul-Khatimah atau Bad End. iaitu keseretan, keluh-kesah, jeritan dalam menghadapi maut. sekalipun sebelumnya ia hidup senang, mewah dan gembira. Rasullulah s.a.w. selalu berdoa dan menganjurkan kita selalu berdoa agar diberi Husnul-Khatimah, Dijauhkan Su'ul-Khatiman.&lt;br /&gt;"Ya Allah, aku mohon diberi Husnul-Khatimah, dan mohon dijauhkan dari Su'ul-Khatimah."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sabda Rasullulh s.a.w.:&lt;br /&gt;"Siapa yang suka menemui Allah, Allah suka menemuinya. dan barangsiapa yang benci menemui Allah, Allah benci pula menemuinya." Kami (para sahabat) berkata: "Semua kami membenci mati, ya Rasuluilah." Berkata Rasulullah: "Bukan demikian yang dimaksud, tetapi adalah dia itu seorang Mu'min ketika menghadapi sakaratul-maut, maka datanglah kepadanya suatu berita gembira daripada Allah Ta'ala memberitahu ke mana dia akan di bawa, maka tiada sesuatu yang lebih disukainya daripada menemui Allah Ta'ala. lantaran itu Allahjuga senang menemuinya. Adapun orang yang jahat, ataupun orang kafir, ketika dia menghadapi sakaratul-maut maka datanglah suatu berita memberitahu di mana dia akan berakhir di tempat yang celaka, atau akan dilontarkan ke dalam siksa yang berat, maka dia pun benci menemui Allah, maka Allah pula benci menemuinya." - (Riwayat Imam Ahmad dari Anas)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di dalam Hadis yang lain: Perawi Hadis itu mengatakan; maka ramai orang pada menangis. Lalu baginda bertanya: Mengapa kamu sekalian menangis? Jawab mereka: Kami sekalian memang bencikan mati, wahai Rasulullah! Maka bersabda Rasulullah s.a.w.: Bukan begitu maksudnya, tetapi nanti apabila orang itu telah ihtidhar (nazak).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Begitulah pula hidupnya manusia akhirnya akan menemui mati juga. u'min akan mati. Si kafir juga akan mati. Si munafik pun akan mati. Mereka sekalian akan menghadapi keadilan Tuhan. Tiada seorang pun yang akan tersisih dari mati. Bagi si Mu'min itu, dia memang sudah yakin akan mati, dan hidup sesudah mati. Maka dia sentiasa beramal menurut apa yang diperintah Tuhan. Dipelihara dirinya dari segala macam dosa dan maksiat supaya nanti, apabila dia sudah mati, dia akan menemui Tuhan, sedang Tuhan meridhainya, sebab itu dia suka sekali menemui Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Akan tetapi si kafir, perhatiannya semua kepada dunia semata. Dunialah yang akan membawa kebahagiaan atau kesusahan. Dia tiada yakin, bahwa sesudah mati nanti akan ada hidup yang lain, akan ada kebangkitan dan nusyur, akan ada pertanyaan dan keadilan, akan ada syurga dan neraka, jadi dia merasa takut akan mati, tidak mahu mati, kerana mati itu bererti akan meninggalkan 'hidup di dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ataupun, jika nanti diberitahu kepadanya, apabila sudah mati akan menghadapi semua perkara-perkara tersebut di atas itu, dan bahwa nasibnya kerana kufur dan syirik itu, akan dilontarkan saja ke dalam neraka, maka dia merasa takut. Dia tidak ingin mati, dan tidak ingin menemui Tuhan untuk menanggung segala macam siksa yang sedang menungguinya itu. Sebab itu Tuhan juga tidak suka menemui orang-orang yang kafir itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam banyak Hadis diterangkan, bagaimana indahnya mati itu bagi orang yang beriman dan bagaimana seramnya bagi orang yang engkar. Ada orang yang matinya dengan tiba-tiba, ' tanpa menderita penyakit lebih dahulu, dan ada pula yang sesudah menderita sakit lebih dahulu berminggu atau berbulan, bahkan bertahun. Menurut Rasulullah s.a.w., lebih baik menderita sakit lebih dahulu, sebab makin lama orang sakit, dia semakin sadar menghadapi mati, makin tebal imannya, sehingga dia mempunyai kesempatan untuk ber-taubat, mensucikan diri. Dengan keimanan dan kesucian itu, orang akan lebih ber'sih menghadapi mati, dan keluarga yang ditinggalkan tidak terperanjat, sehingga kurang bahayanya bagi yang ditinggalkan.&lt;br /&gt;Begitulah mati di waktu umur sudah terlalu lanjut, sehingga menjadi pikun, Rasulullah s.a.w. tak menyukainya, sehingga Rasuluilah sering berdoa:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Aku mohon perlindungan Engkau dari umur yang terlalu lanjut."&lt;br /&gt;Yakni Rasulullah s.a.w. berlindung diri kepada Allah s.w.t supaya tidak hidup hingga terlalu tua sampai ke usia tua bangka, yang akan menyebabkan manusia nyanyuk, dan sudah tidak kenalkan dirinya lagi. Dan mati itu, apabila sampai masanya, tidak ada tangguh-tangguh lagi, sesuai dengan bunyi firman Allah Ta'ala:&lt;br /&gt;Apabila sampai ajalnya, mereka tidak dapat mengundurkannya barang sedikit pun dan tidak dapat mendahuluinya. " (a]-A'raf: 34)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam pada itu Rasulullah menerangkan bahwa bagi orang Yang berumur terlalu lanjut itu banyak pula kebaikannya. Orangnya semakin sadar, semakin kuat beribadat, semakin dapat mensucikan diri dengan taubat dan ibadat, sehingga orang itu hapus segala dosanya, sehingga di-amin oleh Allah masuk Syurga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sabda Rasuluilah s.a.w.:&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang dipanjangkan umurnya di dalam beragama Islam mencapai 40 tahun, dihindarkan Allah dia dari berbagai bencana, gila, kusta dan sopak. Bila mencapai 50 tahun, Allah akan ringankan perhisabannya. Bila mencapai 60 tahun, Allah anugerahkan kepadanya sifat mendekatkan diri kepada Allah. Bila mencapai 70 tahun, diampuni Allah dosanya yang ulu dan yang sekarang, dan digelari dia "asirullah (Tawanan Allah), dan mencintainya penduduk langit (Malaikat). Bila mencapai 80 tahun, h menerima daripadanya segala kebaikannya, serta diampunkan-Nya segala kesalahannya. Bila mencapai 90 tahun, Allah mengampuni segala dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang, dan dia dikira sebagai tawanan Allah di buminya, dan Allah mengizinkannya untuk mensyafaat-kan sekalian ahli rumahtangga." (Riwayat Imam Ahmad daripada Anas bin Malik) Firman Allah: "Dan siapa yang Kami panjangkan umurnya, Kami kembalikan kejadiannya (sebagai anak kecil kembali), apakah mereka tidak fikirkan?" (Yasin: 68)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sabda Rasululah pula:&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah pula: "Sebaik-baik manusia ialah orang yang panjang umurnya dan baik perbuatannya, dan sejelek-jelek manusia ialah orang yang panjang umurnya tetapi jelek perbuatannya."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-1029305372046332234?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/1029305372046332234/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=1029305372046332234' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/1029305372046332234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/1029305372046332234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/08/kematian-yang-indah.html' title='KEMATIAN YANG INDAH'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/Rs6oQG5p18I/AAAAAAAAAHk/kmpOv9ov5jc/s72-c/palace.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-4039625333711615699</id><published>2007-08-22T03:23:00.000-07:00</published><updated>2007-08-31T01:31:36.995-07:00</updated><title type='text'>KIAMAT BESAR</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#ff6666;"&gt;&lt;strong&gt;SETIAP&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; hari (saat) ada manusia lahir, dan setiap saat pula ada manusia mati. Tetapi angka kelahiran rupanya lebih besar dari angka kematian, sehingga dunia ini makin lama makin lebih ramai. Berbagai-bagai umur yang dapat dicapai masing-masing manusia dalam hidup di dunia ini, tetapi rata-rata sebahagian terbesar manusia mati antara umur 60 dan 70 tahun. Bila kurang dari itu dikatakan kemudaan matinya, dan bila lebih ketuaan umurnya. Bila seorang mati,- dalam istilah agama dikatakan datang kiamatnya, iaitu kiamat kecil. Termasuk juga dinamakan kiamat kecil bila terjadi bencana-bencana, baik yang berupakan perang atau gempa-gempa bumi dan lain-lain kerusakan besar di alam ini. Beberapa Hadis Sahih menerangkan bahwa keadaan manusia makin lama makin jelek, sekalipun ilrnu pengetahuan dan teknik bertambah maju.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabda Rasulullah SAW:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;"Tiap tahun, keadaan yang sesudahnya lebih jelek dari yang sebelumnya, sehingga kamu menemui Tuhanmu." &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sabdanyalagi: &lt;em&gt;"Setiap tahun berkurang kebaikan padanya dan bertambah kejelekan."&lt;/em&gt; (Hadis Hasan riwayat Tabrany dari Abu Dar).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bila keadaan makin lama makinjelek, maka sudah barang tentu akan datang suatu masa di mana keadaan manusia paling jelek. Di dalam Kitab Miskat al-Masabih diterangkan bahwa ketika itu Allah memerintahkan malaikat-malaikat untuk mengirim manusia-ma.nusia jahat itu semuanya ke dalam Neraka. Malaikat bertanya: "Berapa jumlah mereka itu?" &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Allah menjawab: "Sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang dalam seribu."&lt;br /&gt;Maka bila keadaan -manusia sudah begitu jeleknya, maka benar-benar tidak ada gunanya lagi mempertahankan kehidupan manusia di dunia ini. Maka ketika itu terjadilah Kiamat Besar itu. Di dalam banyak Hadis, Rasulullah s.a.w. menerangkan pula akan tanda-tanda sudah dekatnya Kiamat Besar itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;1. KIAMAT PASTI TERJADI, JANGAN RAGU LAGI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;BERULANG-ULANG dalam Kitab Suci al-Quran dan Hadis-hadis Rasulullah s.a.w. diterangkan bahwa kiamat itu pasti terjadi, tidak ada keraguan lagi padanya. Sebab itulah kepercayaan terhadap kiamat ini termasuk salahsatu rukun iman yang enam, iaitu rukun iman kelima, bergantung dengan kepercayaan terhadap Akhirat. Firman Allah:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya kiamat itu pasti datang tidak ada keraguan padanya dan sesungguhnya Allah akan membangkitkan orang-orang yang di dalam kubur. (al-Haj: 7)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Sesungguhnya ldamat itu pasti datang, hamper Aku sembunyikan rahasianya, supaya tiap-tiapjiwa dibalas dengan apa yang ia lakukan. "&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;(Ta ha: I 5)&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Sesungguhnya Qiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya, tetapi kebanyakan manusia tidak mau beriman." &lt;/em&gt; (al-Mu'min: 59)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Adalah berdasarkan rasa kasih sayang Allah- Yang Maha Besar, Allah memberitahukan kepada manusia tentang akan terjadinya kiamat dan kebangkitan di Hari Akhirat dengan mengutus para Nabi dan Rasul. Kalau tidak, tentu kita manusia tidak akan mengetahuinya, kita akan buta sebagai Nabi dan Rasul Penutup, sebagai yang telah kita terangkan sebelum ini. umat Islam  yang dapat membersihkan diri dan Berbahagialah kepercayaan mereka dari ajaran-ajaran yang menyeleweng itu, iaitu dengan tetap dan teguh berpegangan kepada Kitab Allah al-Quran al-Karim dan Sunnah Rasulullah yang merupakan Hadis-hadis yang sahih. Memang terasa sekali besarnya bahaya yang dihadapi umat manusia di abad-abad yang terakhir ini bila tidak ada pegangan hidup iaitu al-Quran dan Hadis Rasulullah. Kesesatan demi kesesatan, khurafat demi khurafat telah mempengaruhi kehidupan manusia yang tedauh dari al-Quran dan Hadis Rasulullah, baik manusia-manusia yang pintar dan berpengetahuan tinggi. apatagi manusi,a yang bodoh-bodoh yang berpengetahuan sederhana sekali.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban setiap peribadi Muslimin untuk menyebarkan ajaran al Quran dan Sunnah Rasulullah seluas-luasnya dan segiat-giatnya, di mana dan kapan saja di tengah-tengah masyarakat manusia sekarang ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;2. BAGAIMANA TERJADINYA KIAMAT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;KIAMAT adalah kejadian maha dahsyat yang pasti terjadi. Di dalam al-Quran keiadian dahsyat ini diberi nama dengan beberapa nama yang hebat-hebat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Di antara namanya: Al-Haqqah, artinya: Sesuatu yang pasti datang, pasti teriadi. Al-Qari'ah, artinya: Penggegar, sesuatu yang menggoncangkan dengan keras sekali. Al-Faza'ul-Akbar, artinya: Kegemparan yang maha besar. Az-Zalzalah, artinya: Gempa kegoncangan bumi.&lt;br /&gt;Perhatikanlah ayat-ayat al-Quran berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;"Yang pasti terjadi. Apakah yang pasti terjadi itu? Tahukah engkau, Dengan susunan (kesusasteraan) kalimat yang terdiri dari 3 tingkat, pertama kata tunggal (al-Haqqah) tanpa pokok dan sebutan, boleh dianggap sebagai pokok dan boleh pula sebagai sebutan. Kemudian dengan bentuk pertanyaan yang sederhana. Dan terakhir dengan bentuk pertanyaan yang mendalam. Demikiantah caranya Allah membavangkan kehebatan dan kedahsyatan kejadian yang pasti teriadi itu. apakah yang pasti terjadi itu ? " (&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;al-Haqqah: 1-3)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Penggegar. Apakah penggegar itu? Tahukah engkau apakah penggegar itu ?" (al-Qari'ah: 1-3)&lt;br /&gt;Sama dengan susunan ayat di atasnya, Allah menerangkan bagaimana hebatnya penggegar yang menimbulkan kegoncangan itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Kedahsyatan yang maha hebat itu tidak akan menggemparkan mereka (orang-orang beriman), mereka akan disambut oleh para Malaikat. Inilah hariyang sudah dijanjikan kepadamu. Di hari itu, Kami akan gulung langit seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. Bagaimana Kami memulai setiap kejadian, begitu pula Kami mengulangi kejadian itu, sebagai perjanjian atas Kami, sesungguhnya Kami pasti memenuhi peyanjian itu."&lt;/em&gt; (al-Anbiya'- 103-104)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ayat diterangkan kehebatan kegemparan hari kiamat itu, tetapi orang-orang-yang beriman tidak sedih dan gempar menghadapinya, sebab masing-masing mereka di dampingi dan dihibur oleh para Malaikat, karena di saat itu mereka teringat akan kebahagiaan yang sudah dijanjikan Allah bagi mereka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Hai manusia, taqwalah terhadap Tuhanmu, karena sesungguhnya gempa saat itu amatlah hebatnya. Di hari itu akan kamu lihat, tiap-tiap wanita yang menyusui anak akan lupa terhadap anak susuannya itu, dan tiap wanita yang hamil akan keguguran apa yang dikahdungnya itu. Sem ua manusia mabuk (panik), yang sebenarnya mereka bukan mabuk, tetapi siksaan Allahlah yang amat keras sekali."&lt;/em&gt; (al-Haj: 1-2)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kejadian kiamat ini diterangkan dengan ayat-ayat yang banyak sekali jurniahnya di dalam al-Quran, ditambah dengan beratus-ratus Hadis yang sahih. Sekalipun begitu yang kita ketahui dengan perantaraan ayat-ayat dan Hadis-hadis itu hanyalah garis-garis besarnya saja, kita tak tahu kejadian secara terperinci. Dan kita tidak tahu proses kejadiannya taraf demi taraf. Diterangkan di dalam banyak ayat dan Hadis, bahwa kehidupan manusia di permukaan bumi ini makin lama makin rusak, apalagi setelah berkuasanya Dajal-dajal di permukaan bumi ini. Manusia banyak tertarik menjadi pengikut Dajal, karena mendapat harta kekayaan dan kesenangan duniawi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekalipun Nabi Isa Ibnu Maryam turun ke dunia dan dapat mengalahkan Dajal itu dan di dunia ini lalu berkuasa seorang Imam atau Khalifah yang amat adil, sehingga semua manusia hidup makmur dan aman, tetapi kekuasaan ini tidak begitu lama. Hanya dalam waktu 7, 8 atau 9 tahun saja. Turunnya Nabi Isa lbnu Maryam dan berkuasanya seorang Imam yang adil, hanyalah sekadar memberikan tanda kepada orang-orang yang beriman, bahwa kiamat sudah dekat sekali, agar mereka tetap sabar dan tenang menghadapi segala kemungkinan, kedahsyatan, kehebatar, keganasan, kekejaman dan serba macam mala petaka menjelang terjadinya kiamat itu. Di kala keadaan manusia tiba di puncak kebobrokan, kerusakan dan kekufuran dan - kekejaman itu, lalu Allah memerintah Malaikat lsrafil meniup sangkakala atau trompet. Trompet besar yang berbunyi terdengar dari Timur sampai ke Barat, bahkan sampai ke ruang angkasa luar sekaiipun. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di saat itu bumi lalu bergoncang sehebat-hebatnya, gunung-gunung berterbangan meletus menjadi abu, air lautan bergulung-gulung (tidak teratur lagi jalannya). Terjadi letusan demi letusan, di bumi, di langit dan di mana saja. Terjadi kilat yang luar biasa tajamnya sehingga membutakan segala mata. Hati dan jantung berdebar dan remuk, mata merem ketakutan. Terjadilah kematian total yang serentak bagi segala makhluk hidup dan makhluk seluruhnya. Mati semua manusia, mati semua malaikat, mati semua jin dan iblis, - mati semua binatang dan tumbuh-tumbuhan. Mati semua bintang dan planit (tidak beredar lagi), mati segala angin (tidak berembus lagi), mati semua air atau lautan, tidak ada riak dan gelombang lagi. Mati segala-galanya. Yang tetap hidup hanya Zat Allah Yang Maha Hidup dan tidak akan mati-mati selamanya. Dan yang terakhir sekali. matinya ialah Malaikat Israfil yang meniup trompet dan Kemudian itu Malaikat maut sendiri. Terjadilah kesepian, tenang, tidak ada yang bergerak dan berbunyi di seluruh alam, di langit dan di bumi. Tidak ada detik, detak atau dentum, tidak ada gerak, gerik atau gerok. Sepi sesepi-sepinya dalam masa kirakira 40 tahun lamanya.&lt;br /&gt;Perhatikanlah ayat-ayat berikut ini: &lt;em&gt;"Bila digempakan bumi sekeras-kerasnya. Dan bumi lalu menyemburkanisikandungannya. Manusia berkata : Kenapa begitu?&lt;/em&gt; " (az-Zalzalah: 1-3)&lt;br /&gt;"Penggegar. Apakah penggegar itu? Tahukah engkau apakah peng, gegar itu? Di han'itu manusia seperti kupu-kupu yang berterbangan. Dan gunung-gunung sepeft bulu yang dihamburkan. (al-Qari'ah: 1 -5)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;"Di hari itu akan bergegar keras sesuatu yang bergegar. Diikuti oleh kejadian lain (iaitu bunyi trompet). Setiap hati merasa takut ngeri. Setiap mata akan tunduk merendah (tidak seorang manusia yang sanggup ber- sombong diri lagi. (an-Nazi'at: 6-9)&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Dan ditiuplah trompet- lalu matilah semua penduduk langit dan penduduk bumi, kecuali yang di kehendak Allah. Lalu ditiup trompet sekali lagi, tiba-tiba semua manusia had kembali berdiri melihat dan menunggu. " (&lt;/em&gt;az-Zumar: 68)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bunyi trompet pertama menyebabkan kematian total bagi seluruh isi langit (malaikat) dan isi bumi (manusia danjin), kecuali Allah dan Malaikat israfil. Sedang bunyi trompet yang kedua menyebabkan semua manusia. jin, malaikat dan lain-lain makhluk yang pernah hidup menjadi hidup kembali. lnilah yang dinamakan Hari Kebangkitan (hidup kembali) atau Akhirat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Bila matahari digulung (tidak bersinar lagi). Dan bila bintang-bintang berguguran (tidak teratur jalannya). Bila gunung-gunung dihapuskan (meletus). Bila unta-unta yang bunting dibiarkan (tidak ada yang mau memeliharanya lagi). Bila binatang-binatang buas berkumpul (tidak ganas lagi). Bila laut-laut mendidih (panas). Bila roh-roh dikembalikan (ke tubuh). Bila anak-anak perempuan yang dikuburkan hidup-hidup ditanyai. Dengan dosa apa mereka dibunuh. Bila surat-surat amal disebarkan. Bila langit dicabul Bila Neraka dinyalakan. Bila Syurga dihampirkan. "&lt;/em&gt; (at-Takwir: 1-13) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat tersebut menerangkan 4 gelombang kejadian hebat, itu kematian total (kiamat), kebangkitan total (hidup kembali), perhisaban (pengadilan), dan akhirnya pembalasan dengan Neraka atau Syurga. &lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;"(Ingatlah) bila ter]adi kejadian besar itu (kiamat). Tentang kejadiannya bukan kabar dusta. (Kejadian) itu akan merendahkan dan meninggikan. Ingatlah bila digoncangkan bumi sekeras-kerasnya. Dan dihancurkan gunung-gunung selumat-lumatnya. Maka jadilah ia debu yang befterbangan. Makajadilah kamu (manusia) 3 golongan. laitu golongan kanan dan siapakah golongan -kanan itu? Dan golongan celaka dan siapakah golongan celaka itu? Dan golongan yang terdahulu itulah yang terdahulu. "&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(al-Waqi'ah: 1-10)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ayat-ayat tersebut di antara lain diterangkan bahwa kejadian kiamat itu gunanya ialah untuk merendahkan dan menghinakan manusia yang kafir, berdosa dan jahat, dan meninggikan manusia-manusia yang beriman, berbuat kebajikan dan berakhlak tinggi selama hidup di dunia ini. Sebab di dalam kehidupan di dunia ini kadang-kadang terjadi sebaliknya: Orang-orang yang kafir, jahat dan berdosa mendapat kedudukan yang tinggi, sedang orang-orang yang iman, baik dan berjasa direndahkan, dianiaya dan disiksa atau dirugikan.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;"&lt;strong&gt;Di hari itu bumi diganti dengan bumi lain, begitu juga langit (bintang-bintang dan planet), dan mereka akan menghadap Allah Yang Maha Tunggal dan Maha Kuasa&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;strong&gt;."&lt;/strong&gt; (Ibrahim: 48)&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menurut ayat ini sesudah kejadian kiamat itu nanti, bumi dan langit (bintang-bintang dan planit-planit) tetap ada, tetapi bumi, bintang-bintang dan planit-planit yang baru, bukan bumi, bintang-bintang dan planit-plaflit \yang sekarang ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Sabda Rasulullah s.a.w. dari Abdullah bin Mas'ud&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Telah datang seorang pendita (Yahudi) kepada Nabi s.a.w. berkata: "Ya Muhammad atau Ya Abal Qasim. sesungguhnya Allah ,rnemegang semua langit di atas sebuah jari, dan seluruh bumi di atas sebuah jari dan gunung-gunung bersama kayu-kayuannya di atas sebuahjari pula, atas sebuah jari pula, dan lain-lain makhluk di air dan seluruh sarnudera di goyangkan semuanya itu (lalu terjadi atas sebuah jari pula, lalu Allah kiarnat) sambil berkata: Saya kuasa, saya kuasa." Mendengar itu Rasulullah s.a.w. ketawa mengagumi apa yang dikatakan peneta itu sambil membenarkannya. Kemudian itu Rasulullah s.a.w. lalu membaca (&lt;strong&gt;al-Quran az-Zumar ayat 67&lt;/strong&gt;)&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Dan mereka (orang kafir itu) tidak hormati Allah dengan penghormatan yang sepantasnya padahal bumi seluruhnya dalam genggamanNya, pada hari kiamat, sedang seluruh langit tergulung di dalam tangan kanan-Nya. Maha Suci Dia dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka sekutukan. "&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hadis dan-ayat ini menunjukkan bagaimana gampangnya bagi Allah menghancurkan seluruh langit dan bumi, atau menggantinya dengan bumi dan langit yang baru. Orang yang tak percaya ini berarti tidak dapat menghormati Allah dengan penghormatan yang sepantasnya. Nabi Muhammad s.a.w. arnat gembira mendengar keterangan pendeta Yahudi itu, karena sesuai dengan apa yang diwahyukan Allah kepada beliau dalam ayat yang tersebut di dalam Hadis itu. Demikianlah cara terjadinya kiamat itu menurut garis-garis besar yang diajarkan oteh Kitab Suci al-Quran dan Hadis-hadis Rasulullah s.a.w. Orang yang beriman tidak ragu sedikit pun. Kalau masih ragu menandakan yang imannya masih belum sempurna. Siapa saja yang masih ragu, harus memeras otak dan fikirannya kembali sampai menjadi yakin seyakin-yakinnya. Keyakinan itu harus dicapai sebelum dia meninggalkan dunia yang fana ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu keyakinan itu (iaitu mati) (al-Hijr: 99) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-4039625333711615699?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/4039625333711615699/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=4039625333711615699' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4039625333711615699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/4039625333711615699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/08/kiamat-besar.html' title='KIAMAT BESAR'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-9076722090652971488</id><published>2007-08-22T03:22:00.000-07:00</published><updated>2007-09-04T00:36:21.056-07:00</updated><title type='text'>BUKTI ADANYA KEHIDUPAN DI AKHIRAT NANTI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;DENGAN berbagai cara Allah s.w.t. memberikan petunjuk dengan firman- firmanNya dalam Kitab Suci-Nya al-Quran al-Karim, yang disampaikan dengan perantaraan Rasul-Nya, Muhammad s.a.w. untuk meyakinkan manusia akan adanya kehidupan kekal sesudah kehidupan yang fana di dunia sekarang ini. Kadang-kadang dengan cara lemah gemulai dan kata-kata berirama yang penuh dengan keindahan, kadang-kadang dengan cara tegas, keras dan ancaman yang menegakkan bulu roma, dan kadang-kadang dengan secara ilmiah, rasional. filosofis yang menggetarkan perasaan tiap-tiap orang yang berfikir. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam uraian-uraian yang silam (di atas ini) kita telah bawakan firman-firman Allah yang mengajak kita merenungkan terjadi dan terciptanya nuthfah yang amat halus. dan bagaimana nuthfah itu dalam prosesnya berubah meniadi darah menjadi segumpal daging. Dan bagaimana daging itu berubah menjadi kerangka yang berupakan tulangbelulang yang dibalut oleh daging kulit. lalu terjadi kepala, kaki dan tangan dengan semua pancaindera alat-alat perlengkapan tubuh yang banyak dan halus sekali. Akhimya dipompakan kepadanya roh, iaitu suatu zat yang bagi kita seghaib-qhaibnya. Sehingga kita lahir ke dunia menjadi bayi yang sempurna, lama-kelamaan menjadi manusia sempurna dengan segala kemampuan. Setelah memberikan keterangan yang amat indah dan ilmiah-filosofis itu. Allah langsung bertanya kepada kita: Apakah Allah yang sudah menciptakan manusia sedemikian rupa tidak akan sanggup menghidupkan manusia yang sudah mati?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seengkar-engkar, sebodoh-bodoh dan sepintar-pintar manusia yang mendengar keterangan tersebut di atas akan menjawab pertanyaan Allah itu dengan jawaban yang positif. Ya, tentu saja Allah sanggup menghidupkan kembali manusia-manusia yang sudah mati itu.&lt;br /&gt;Langsung di bawah keterangan yang seperti di atas ini, Allah berfirman lagi dengan firman-Nya yang amat indah pula:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Kamu lihat bumi yang mati (kering), bila Kami turunkan atasnya air (hujan), maka segar-merkah dan menjadi suburlah ia, dan bertumbuhanlah padanya bermacam tumbuhan yang menarik hati." &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;(al-Haj:5)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Cobalah renungkan perumpamaan yang diberikan Allah ini sebaik-baiknya. Satu tanah mati, kering di mana tidak akan dapat tumbuh apapun juga. Tetapi setelah air hujan jatuh padanya, tanah yang keras itu segera menjadi merkah, menjadi lunak sehingga dapat dicangkul, lalu menjadi subur. Bila kita tanam padanya biji mangga dan lainnya, biji itu akan segera tumbuh. berbatang, berdaun, berdahan, akhirnya beranting. beringkang, berkembang, dan akhirnya berbuah. Mula-mula berupakan putik yang hijau dan pahit. falu menjadi besar dan masam, akhirnya menguning dan sangatiah enak dan manisnya bila dimakan. Terang tak dapat dibantah, tanah kering dan air itulah yang menjadi batang, dahan, ranting, daun dan buah yang manis itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Demikian pula caranya Allah menciptakan tumbuh-tumbuhan dan tanaman lainnya yang berpuluh-puluh ribu macam dan ragamnya, berpuluh macam rasa dan warnanya.  Bilamana tanaman dan tumbuhan itu sudah sampai umurnya, dia menguning lalu kering, mati dan tumbang menjadi tanah kembali. Dan kemudian dari biji atau uratnya yang sudah kering itu, akan tumbuh kembali menjadi tumbuh-tumbuhan dan tanaman yang sama dengan asal usulnya semula, dengan tak berobah bentuk, warna dan rasanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah menerangkan hal yang tersebut itu, dengan lantang Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Kejadian itu adalah menunjukkan bahwa Allah itu Maha Benar KataNya, iaitu bahwa Dia akan menghidupkan orang-orang yang sudah mati, dan bahwa Dia Maha Kuasa dalam segala hal (perkara). Dan bahwa Kiamat itu pasti datang, tak ada keraguan padanya, dan bahwa Allah akan membangkitkan orang-orangyang dalam kubur itu. "&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(al-Haj: 6-7)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Demikian jelas dan terangnya keterangan itu, demikian rasionalnya, tetapi orang-orang yang kafir, iaitu manusia-manusia yang otak dan cara berfikirnya terganggu, mungkin diganggu oleh syaitan atau iblis, atau diganggu oleh berbagai-bagai urusan duniawi, tetapi tidak dapat meyakinkan kehidupan Akhirat yang diterangkan oleh Allah dalam Kitab Suci-Nya itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Dengan gagah mereka tetap menyanggah sebagai yang diterangkan Allah dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Jauh, jauh sekali, (untuk dapat dipercayai) apa yang dijanjikan kepada kamu itu. Tidak ada hidup selain kehidupan kami di dunia sekarang ini, kami mati dan hidup, dan tidaklah sesudah mati itu kami akan dibangkitkan kembali. la (Nabi yang menyampaikan keterangan itu) tidak lain hanyalah seorang yang berbohong atas nama Tuhan, dan kami tidak akan beriman dengan dia."&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;&lt;strong&gt;(&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;al-Mu'minun: 36-38)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah mendengar sanggahan orang-orang yang kafir itu, Nabi mengeluh dan bermohon kepada Allah:&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt;"Berkata Nabi: Ya Tuhan, tolonglah aku karena mereka sudah mendustakan akan daku. Ber-firman Allah: Tidak akan lama lagi, mereka pasti akan menyesal." &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;(al-Mu'minun: 39-40) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang tetap tak mau percaya akan adanya kehidupan Akhirat akhirnya akan pasti menyesal. sesal yang tak berguna, karena sesal yang datangnya amat terlambat.&lt;br /&gt;Cobalah bayangkan sendiri, bagaimana hebatnya sesal di hati nanti, bila orang yang sekarang tidak percaya itu tiba-tiba mati, lalu dihidupkan bersama-sama orang lain di Alam Akhirat, lalu melihat dan mengalami sendiri akan kehidupan Akhirat yang didustakan itu, lalu melihat sendiri orang-orang yang percaya itu masuk Syurga, sedangkan dia sendiri dihalau ke dalam Neraka.&lt;br /&gt;Berbagai-bagailah keluhan orang-orang yang menyesal ini. Ada yang bermohon agar dia tidak dihidupkan tetapi diabadikan tanah saja. Ada yang minta agar diberi kesempatan hidup ke dunia kembali, dengan perjanjian ian yang ia akan beriman dan percaya bersama-sama orang mu'minin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Di hari itu orang kafir itu sama mengeluh: Kiranya kami ini dijadikan tanah saja. (An-Naba': 40) Firman Allah lagi: Dan (alangkah hebatnya, sedihnya) kalau engkau melihat ketika mereka (orang-orang) itu dijejerkan di pinggir Neraka nanti, lalu mereka sama mengeluh: Alangkah baiknya jika kami dikembalikan hidup ke dunia. Kami tidak akan mendustakan lagi akan ayat-ayat Tuhan kami, dan kami pasti menjadi orang-orang yang beriman. Bahkan ia sesudah menjadi kenyataan apa yang dulunya tersembunyi bagi mereka.jika mereka benar-benar dikembalikan ke dunia, pasti mereka kembali lagi kepada apa yang mereka dilarang (pasti mereka akan mendustakan dan kafir lagi), karena sesungguhnya mereka itu adalah pendusta."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;span style="color:#996633;"&gt;(al-An'am: 27-28)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Persislah tabiat atau karakter orang-orang yang kafir itu seperti mereka minta tabiatnya pencuri profisional bila tertangkap dan dihukum, mereka minta dibebaskan dan berjanji tidak akan mencuri lagi. Tetapi sekiranya benar -benar mereka dibebaskan, pasti tak lama kemudian mereka akan mencuri kembali. Allah,sudah tahu bahwa tidak ada yang dapat menyadarkan orang-ora g yang kafir dan pencuri itu kecuali mereka dimasukkan ke dalam api Neraka yang bergejolak, biariah di sana mereka terbakar, tersiksa dan me.nyesal (mengeluh) terus-menerus buat selama-lamanya. Alangkah sedih dan ngerinya nasib yang demikian itu. Mati adalah batas kehidupan dunia dan kehidupan Akhirat, batas waktu untuk menyesal dan bertaubat. Sesudah mati tidak akan ada gunanya sesalan dan taubat lagi. Setiap orang pasti akan mati, mungkin dalam waktu yang masih panjang, dan mungkin pula dalam waktu yang sangat dekat. Sebab itu bertaubat dan sesaiiiah segala kesalahan dengan secepat mungkin, agar kita terhindar dari sesalan, keluhan yang hebat dan mengerikan itu. Mudah-mudahan Allah s.w.t. berkenan mengampuni segala dosa dan kesalahan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-9076722090652971488?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/9076722090652971488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=9076722090652971488' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/9076722090652971488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/9076722090652971488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/08/bukti-adanya-kehidupan-di-akhirat-nanti.html' title='BUKTI ADANYA KEHIDUPAN DI AKHIRAT NANTI'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-329441031776689998</id><published>2007-08-22T03:12:00.000-07:00</published><updated>2007-08-22T03:13:42.152-07:00</updated><title type='text'>TANDA-TANDA KIAMAT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hudzaifah bin As-yad al-Ghifary berkata, sewaktu kami sedang berbincang, tiba-tiba datang Nabi Muhammad S.A.W kepada kami lalu bertanya, "Apakah yang kamu semua sedang bincangkan.?" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu kami menjawab, "Kami sedang membincangkan tentang hari Kiamat."&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah S.A.W. "Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;1.. Asap&lt;br /&gt;2.. Dajjal&lt;br /&gt;3.. Binatang melata di bumi&lt;br /&gt;4.. Terbitnya matahari sebelah barat&lt;br /&gt;5.. Turunnya Nabi Isa A.S&lt;br /&gt;6.. Keluarnya Yakjuj dan Makjuj&lt;br /&gt;7.. Gerhana di timur&lt;br /&gt;8.. Gerhana di barat&lt;br /&gt;9.. Gerhana di jazirah Arab&lt;br /&gt;10.. Keluarnya api dari kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dajjal maksudnya ialah bahaya besar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai hari kiamat. Dajjal boleh membuat apa sahaja perkara-perkara yang luar biasa. Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis perkataan 'Ini adalah orang kafir'. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Asap akan memenuhi timur dan barat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap itu, ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafir pula keadaannya seperti orang mabuk, asap akan keluar dari hidung, telinga dan dubur mereka.&lt;br /&gt;Binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ard ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ard ini akan membawa tongkat Nabi Musa A.S dan cincin Nabi Sulaiman A.S. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orang itu 'Ini adalah orang yang beriman'. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah 'Ini adalah orang kafir'. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Turunnya Nabi Isa. A.S di negeri Syam di menara putih, beliau akan membunuh dajjal. Kemudian Nabi Isa A.S akan menjalankan syariat Nabi Muhammad S.A.W.&lt;br /&gt;Yakjuj dan Makjuj pula akan keluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satu lagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulqarnain. Apabila keluarnya mereka ini, bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut Thahatiah diminum nescaya tidak akan tinggal walau pun setitik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Rasulullah S.A.W telah bersabda, " Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit sahaja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi di merata-rata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berkata Ali bin Abi Talib, Akan datag di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya sahaja, agama hanya bentuk sahaja, Al-Qur'an hanya dijadikan bacaan sahaja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut Asma Allah. Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga. Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sabda Rasulullah S.A.W, "Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada agama, orang lelaki taat kepada isterinya, menderhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, oarng dimuliakan kerana ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamata."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ Laman Naeim&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197171727098958738-329441031776689998?l=advance-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://advance-earth.blogspot.com/feeds/329441031776689998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197171727098958738&amp;postID=329441031776689998' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/329441031776689998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197171727098958738/posts/default/329441031776689998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://advance-earth.blogspot.com/2007/08/tanda-tanda-kiamat.html' title='TANDA-TANDA KIAMAT'/><author><name>Dewy Azura</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16879615643885286535</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2xolC88zHKY/SkCioh2l8UI/AAAAAAAAA7w/4RwKogyJ63Q/S220/Lala.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197171727098958738.post-328694935835265402</id><published>2007-08-22T01:50:00.000-07:00</published><updated>2007-08-22T01:52:16.635-07:00</updated><title type='text'>HARI-HARI PENANTIAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Bagi seorang gadis, ada masa penantian yang acapkali menimbulkan suasana rawan, menanti jodoh. Padahal jodoh, maut dan rezeki adalah wewenang Allah semata. Tak ada sedikitpun hak manusia untuk mengklaim wewenang tersebut. Tapi, watak manusia terkadang lupa dengan janji Allah. Apalagi bila lingkungan sekitarnya terus menerus memburu'nya untuk menikah, sementara jodoh yang dinantikan tak kunjung tiba. Dalam keadaan demikian, kerap muncul bermacam efek yang dapat membahayakan dirinya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita akan dianggap dewasa bila ia telah mengalami menstruasi. Islam mencatat masa ini sebagai masa awal mukallafnya seorang wanita. Yang perlu diketahui, wanita sekarang menjadi akil baligh jauh lebih cepat dibanding masa dahulu. Dua puluh tahun yang lampau, wanita paling cepat mengalami menstruasi pada usia 15 tahun. Namun pada masa ini, tak jarang wanita mulai mens pada usia 11 tahun. Akibatnya, kedewasaan wanita terhadap masalah-masalah perkawinan akan meningkat secara cepat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Keresahan mulai melanda tatkala usia sudah merangkak naik, tapi calon suami tak kunjung datang. Tanpa disadari, ada perilaku-perilaku yang mestinya tak layak dilakukan oleh seseorang yang sudah dianggap sebagai teladan dilingkungannya. Ada muslimah-muslimah yang menjadi sangat sensitif terhadap acara-acara walimah ataupun wacana-wacana seputar jodoh dan pernikahan. Ada juga yang bersikap seolah tak ingin segera menikah dengan berbagai alasan seperti karir, studi maupun ingin terlebih dulu membahagiakan orang tua. Padahal, hal itu cuma sebagai pelampiasan perasaan lelah menanti jodoh. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, ada juga muslimah yang cenderung bersikap over acting. Terlebih bila sedang menghadiri acara-acara yang juga dihadiri lawan jenisnya. Ia akan melakukan berbagai hal agar "terlihat", berkomentar hal-hal yang nggak perlu yang gunanya cuma untuk menarik perhatian, atau aktif berselidik jika mendengar ada laki-laki (ikhwan) yang siap menikah. Seperti halnya wanita dimata laki-laki, kajian dengan tema "ikhwan" pun menjadi satu wacana favorit yang tak kunjung usai dibicarakan dalam komunitas muslimah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Data yang terlihat dibeberapa biro jodoh juga menambah daftar panjang fenomena yang menggambarkan betapa kaum Hawwa sangat dihantui masalah-masalah rawan yang membuat kita berpikir panjang dan harus segera dicarikan jalan keluarnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tentang hal diatas, Al qur'an dengan apik mengisahkan ketidakberdayaan seorang wanita menghadapi masa penantian. "Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali ..." (QS. An Nahl:92). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan memang bukan fardhu. Tidak ada dosa atas seseorang yang tidak menikah selama ia memang tidak menentang sunnah Rasul ini. Jadi, sekarang atau nanti kita menikah, bukanlah problem utama. Yang terpenting adalah bagaimana mengisi masa-masa penantian ini dengan hal-hal yang positif ataupun aktifitas yang berkenaan dengan persiapan pra nikah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Persiapan berawal dari hati. Kebersihan hati akan membuat seseorang tenang dalam melangkah. Istilah "perawan tua" tidak akan menggetarkan perjalanannya dan membuat dia berpaling dari jalan dakwah. Kalaupun tak berjodoh di dunia, bukankah Allah akan menggantikannya di akhirat kelak sesuai dengan tingkatan amalnya?&lt;br /&gt;Kebersihan hati juga akan sangat menentukan sikap qona'ah (ikhlas menerima dan merasa cukup) terhadap pemberian Allah. Sehingga ia dengan senang hati menerima, jika sekiranya Allah memberinya jodoh seseorang yang secara fisik (selain agama) tidak sesuai harapannya, agar tidak kaget melihat standar kebahagiaan yang diluar bayangannya.&lt;br /&gt;Orang tua dan keluarga juga perlu dikondisikan, agar mereka tidak menyalahkan Islam. Banyak orang tua yang beranggapan bahwa jilbab adalah yang selama ini menjadi penghalang anaknya tidak mendapatkan pasangan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, bersabar dan berdo'a nampaknya merupakan kunci mutlak untuk menstabilkan moral (akhlaq). Dengan kesabaran, ada pintu-pintu yang terbuka yang barangkali tak terlihat ketika kita sedang sempit dada. Dengan do'a, ada jalinan mesra dengan Sang Pemilik. Mungkin tidak saat itu juga do'a-do'a kita akan segera dikabulkan, tetapi bukankah do'a adalah ibadah? Jadi, semakin banyak do'a terucap, semakin banyak pula ibadah dilakukan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Buat 
